Helm dan Botol Jadi 'Wakil' Antrean Orang Tua di Sukabumi demi Masuk SD Favorit

Kota Sukabumi – Ratusan orang tua murid memadati trotoar di depan Sekolah Dasar Negeri Cipta Bina Mandiri (SDN CBM) Suryakencana, Kota Sukabumi, sejak pukul 04.00 WIB pada Selasa dini hari. Suasana

Jul 08, 2026 - 00:04
0 0
Helm dan Botol Jadi 'Wakil' Antrean Orang Tua di Sukabumi demi Masuk SD Favorit

Kota Sukabumi – Ratusan orang tua murid memadati trotoar di depan Sekolah Dasar Negeri Cipta Bina Mandiri (SDN CBM) Suryakencana, Kota Sukabumi, sejak pukul 04.00 WIB pada Selasa dini hari. Suasana subuh yang gelap dan dingin tidak menyurutkan niat mereka untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah dasar negeri favorit tersebut.

Menurut pantauan Apaberita.com di lokasi, antrean panjang yang didominasi kaum ibu ini sudah mulai terbentuk jauh sebelum panitia pendaftaran datang. Mereka duduk lesehan di sepanjang trotoar depan gerbang besi yang masih terkunci rapat. Pihak panitia memang membatasi jumlah pendaftar harian, sehingga para orang tua rela mengorbankan waktu tidur demi mendapatkan nomor urut pada hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

‘Wakil’ Antrean dari Botol hingga Helm

Di tengah antrean yang kian memanjang, terlihat pemandangan unik. Sejumlah botol minum (tumbler), buku catatan, tas berisi berkas, hingga helm motor sengaja diletakkan berjejer rapi di atas aspal. Barang-barang pribadi tersebut berfungsi sebagai pengganti diri dan penanda posisi antrean, sekaligus mengamankan tempat ketika pemiliknya beristirahat sejenak di trotoar.

"Kami letakkan helm dan botol biar tidak kehilangan antrean. Kalau kosong, bisa diambil orang. Ini sudah jadi tradisi di sini setiap musim pendaftaran sekolah," ujar Rina (35), seorang ibu yang sudah berada di lokasi sejak pukul 03.30 WIB, kepada Apaberita.com.

Para orang tua memang harus berbagi tugas: ada yang tetap duduk menjaga antrean, sementara yang lain membeli kopi hangat atau sekadar meregangkan badan. Hawa dingin yang menusuk membuat jaket tebal dan selimut menjadi perlengkapan wajib. Gelas-gelas plastik berisi air mineral dan bungkus roti kering terlihat berserakan di sekitar mereka, menjadi saksi bisu perjuangan sejak dini hari.

Gerbang Baru Dibuka Pukul 07.30

Pihak sekolah menginformasikan bahwa gerbang baru akan dibuka pada pukul 07.30 WIB. Namun, jauh sebelum jam tersebut, jumlah peminat sudah melebihi ekspektasi. Sebagian warga bahkan sudah menginap di area sekitar sekolah sejak malam sebelumnya. Kepanitiaan menyatakan akan membagikan nomor antrean resmi begitu pintu dibuka, dengan jatah harian yang disesuaikan aturan PPDB tahun ini.

Antusiasme warga terhadap SDN CBM Suryakencana memang sangat tinggi. Sekolah negeri ini dikenal memiliki prestasi akademik yang baik dan fasilitas yang memadai, sehingga menjadi incaran utama para orang tua di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Persaingan untuk mendapatkan bangku di kelas satu pun menjadi semakin ketat setiap tahunnya.

Untuk mengantisipasi kericuhan, petugas keamanan setempat dikerahkan dan ditempatkan di beberapa titik strategis. Hingga pukul 06.00 WIB, antrean masih bertambah panjang. Suara tangis bayi yang dibawa sang ibu, tawa kecil, dan obrolan tentang harapan masa depan anak bercampur menjadi satu, melukiskan potret pengorbanan tanpa henti demi pendidikan buah hati.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User