Golkar Solo Tetapkan Sekar Tandjung sebagai Bakal Calon Wali Kota

SOLO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Solo resmi mengusung Sekar Krisnauli Tandjung sebagai bakal calon wali kota dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang. Keputusan ters...

Golkar Solo Tetapkan Sekar Tandjung sebagai Bakal Calon Wali Kota

SOLO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Solo resmi mengusung Sekar Krisnauli Tandjung sebagai bakal calon wali kota dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang. Keputusan tersebut disampaikan Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Solo, Taufiqurrahman, di Solo, Jawa Tengah, setelah partai merampungkan proses penjaringan internal secara berjenjang.

Taufiqurrahman menegaskan, pengusungan kader perempuan tersebut merupakan hasil mekanisme resmi organisasi, bukan keputusan perseorangan. Nama putri mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung itu dinilai mengerucut setelah pengurus menimbang aspirasi dari tingkat bawah serta kebutuhan figur yang dianggap sanggup membawa perubahan bagi Kota Solo.

"Pada prinsipnya, Partai Golkar Kota Solo telah menetapkan satu nama untuk diusung pada pilkada mendatang. Keputusan ini lahir dari pembahasan internal yang matang dan akan kami tindaklanjuti sesuai mekanisme partai," ujar Taufiqurrahman.

Ia menyatakan, keputusan tingkat kota tersebut belum bersifat final. Sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai, usulan daerah wajib mendapatkan rekomendasi tertulis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sebelum pasangan calon didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ditetapkan dalam Rapat Pleno Pengurus

Taufiqurrahman menjelaskan, pengusungan Sekar Krisnauli Tandjung ditetapkan dalam rapat pleno pengurus DPD II Partai Golkar Kota Solo. Dalam rapat itu, unsur pimpinan kecamatan hingga organisasi sayap partai diberikan kesempatan menyampaikan pandangan mengenai figur yang layak diusung.

Berdasarkan hasil pleno, mayoritas peserta sepakat mengusulkan satu nama kepada pengurus daerah. Sekar dinilai memenuhi kriteria yang ditetapkan partai, antara lain kapasitas kepemimpinan, komitmen terhadap perjuangan partai, serta kemampuan membangun komunikasi politik dengan berbagai lapisan masyarakat.

"Kami telah melalui tahapan penjaringan yang panjang. Dari seluruh nama yang berkembang dalam pembahasan, pleno akhirnya menetapkan Ibu Sekar Krisnauli Tandjung sebagai figur yang kami usung," katanya.

Hasil keputusan pleno selanjutnya diserahkan kepada DPD I Partai Golkar Jawa Tengah untuk diteruskan kepada DPP Partai Golkar di Jakarta. Rekomendasi resmi dari DPP akan menjadi dasar pendaftaran pasangan calon ke KPU Kota Solo sesuai jadwal tahapan yang ditetapkan penyelenggara pemilihan.

Profil Sekar Krisnauli Tandjung

Sekar Krisnauli Tandjung merupakan kader Partai Golkar yang telah lama berkecimpung dalam kegiatan politik dan organisasi kemasyarakatan. Ia adalah putri dari Akbar Tandjung, tokoh senior partai yang pernah menjabat Ketua Umum DPP Partai Golkar serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Dalam kancah politik nasional, Sekar tercatat pernah berkontestasi pada pemilihan umum legislatif sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Golkar. Pengalaman tersebut dipandang pengurus daerah sebagai bekal penting dalam memahami persoalan konstituen, termasuk di wilayah Kota Solo dan sekitarnya.

Kalangan internal partai menilai kehadiran Sekar memberi warna baru dalam kontestasi pilkada. Selain memiliki jaringan politik yang luas, ia dipandang mewakili generasi penerus yang diharapkan mampu memadukan pengalaman berpolitik dengan gagasan segar bagi pembangunan kota.

Konsolidasi Internal dan Penjajakan Koalisi

Meski telah menetapkan satu nama, DPD II Partai Golkar Kota Solo mengakui masih perlu membangun komunikasi dengan partai politik lain. Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, partai politik atau gabungan partai politik dapat mendaftarkan pasangan calon apabila memenuhi ambang batas pencalonan, yakni 20 persen kursi DPRD atau 25 persen perolehan suara sah pada pemilihan umum terakhir.

Dengan komposisi kursi yang dimiliki saat ini, Partai Golkar Kota Solo memerlukan dukungan partai lain untuk dapat mengusung pasangan calon secara resmi. Karena itu, pengurus daerah membuka ruang dialog dengan seluruh partai politik guna membahas kemungkinan kerja sama, termasuk penentuan figur calon wakil wali kota pendamping.

"Kami membuka diri untuk berkomunikasi dengan semua partai politik. Yang terpenting, koalisi yang dibangun memiliki kesamaan visi untuk kemajuan Kota Solo," ucap Taufiqurrahman.

Seiring penjajakan koalisi, partai menyiapkan konsolidasi internal hingga tingkat kelurahan. Mesin partai diminta bergerak memperkenalkan figur yang diusung kepada masyarakat sembari menunggu rekomendasi resmi DPP serta pembukaan pendaftaran pasangan calon oleh KPU.

Taufiqurrahman menambahkan, seluruh tahapan yang dijalankan partai berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan keputusan organisasi. Ia berharap proses yang berlangsung tertib dan terbuka itu dapat menghadirkan kepemimpinan yang membawa kemajuan bagi masyarakat Kota Solo.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User