Gerindra Jajaki Koalisi dengan PKB, Sudaryono: Kalau Ada Jalannya, Kenapa Tidak?

Rembang, Apaberita — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, melakukan pertemuan terbatas dengan mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023 yang juga tokoh...

Gerindra Jajaki Koalisi dengan PKB, Sudaryono: Kalau Ada Jalannya, Kenapa Tidak?

Rembang, Apaberita — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, melakukan pertemuan terbatas dengan mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023 yang juga tokoh senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Taj Yasin Maimoen, di Pondok Pesantren Al Anwar IV, Sarang, Kabupaten Rembang, pada Jumat (5/7/2024). Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam ini disebut sebagai langkah penjajakan serius untuk membangun poros koalisi baru menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024.

Dalam diskusi yang digelar di kediaman pribadi pengasuh ponpes tersebut, kedua tokoh politik muda itu membahas peta kekuatan politik terkini. Sudaryono secara eksplisit menyatakan keterbukaan Gerindra untuk menyatukan langkah dengan PKB, partai yang memiliki basis massa kuat di kalangan pesantren dan Nahdliyin di provinsi berpenduduk sekitar 37 juta jiwa ini.

Pintu Terbuka bagi PKB

Seusai pertemuan, Sudaryono menegaskan bahwa komunikasi politik tidak dapat dihindarkan dalam situasi menjelang kontestasi. Ia menekankan bahwa semua kemungkinan masih dieksplorasi, termasuk opsi menduetkan diri dengan kader PKB.

“Kami berdiskusi intens dengan Gus Yasin. Banyak hal kami bicarakan, termasuk peluang bekerja sama. Saya sampaikan secara terbuka, kalau memang ada jalannya, why not? Toh kami sama-sama memiliki komitmen membangun Jawa Tengah yang lebih maju dan sejahtera,”

ujar Sudaryono kepada awak media yang menunggu di luar kompleks pesantren.

Pernyataan ini menjadi sinyal paling kuat sejauh ini bahwa Gerindra tidak menutup diri dari kemungkinan menggandeng PKB, partai yang dalam dua dekade terakhir selalu menjadi pemain kunci di Jawa Tengah. Taj Yasin sendiri merupakan putra dari almarhum KH Maimoen Zubair, ulama kharismatik yang memiliki pengaruh besar di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Merawat Silaturahmi Politik

Sementara itu, Taj Yasin Maimoen menyambut baik inisiatif Gerindra. Ia menegaskan bahwa PKB selalu membuka ruang komunikasi dengan semua kekuatan politik, terutama yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan.

“Silaturahmi ini bagian dari ikhtiar politik. PKB selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan siapa pun, apalagi Gerindra yang selama ini memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan umat dan kemajuan pesantren,”

kata Taj Yasin yang akrab disapa Gus Yasin. Ia menambahkan bahwa pertemuan ini juga membahas potensi sinergi program antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat yang kini diampu oleh Presiden dan Wakil Presiden dari koalisi yang sama.

Duet Nasionalis-Religius yang Potensial

Pertemuan ini langsung memantik spekulasi politik mengenai terbentuknya pasangan calon gubernur-wakil gubernur dengan kombinasi nasionalis-religius. Sudaryono, mantan juru bicara pribadi Prabowo Subianto yang memiliki latar belakang militer dan nasionalisme kuat, dinilai dapat merepresentasikan segmen pemilih perkotaan dan profesional. Sementara Gus Yasin, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur periode 2018-2023, mewakili basis tradisional NU yang tersebar di lebih dari 40 ribu pesantren di Jawa Tengah.

Analis politik menilai, duet ini berpotensi meredam polarisasi identitas yang kerap muncul dalam kontestasi politik di provinsi tersebut. Elektabilitas Sudaryono yang terus meningkat dalam sejumlah survei terbaru, ditambah jaringan kultural Gus Yasin, membentuk fondasi yang sulit ditandingi oleh poros lain.

Digital Politika Institute (DPI) dalam rilis surveinya pada Juni 2024 menempatkan Sudaryono di posisi tiga teratas bursa calon gubernur dengan tingkat keterpilihan 14,8 persen. Sementara Taj Yasin Maimoen memiliki tingkat pengenalan mencapai 82 persen berkat kinerjanya selama mendampingi Gubernur Ganjar Pranowo.

Sinyal dari Pusat dan Peta Persaingan

Langkah penjajakan ini tidak terlepas dari dinamika koalisi di tingkat nasional. Gerindra dan PKB merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengantarkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ke tampuk kepresidenan. Di tingkat provinsi, kedua partai ini memiliki kursi signifikan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah—Gerindra dengan 17 kursi dan PKB menguasai 19 kursi—sehingga gabungan keduanya telah memenuhi syarat pencalonan tanpa perlu menggalang partai lain.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Pilkada, untuk mengusung pasangan calon sendiri dibutuhkan minimal 20 persen dari total 120 kursi DPRD Jateng, atau 24 kursi. Dengan total 36 kursi, Gerindra dan PKB sudah jauh melampaui ambang batas tersebut.

Komunikasi politik yang dibangun melalui pertemuan di Sarang ini, menurut sumber di internal Gerindra, juga telah mendapatkan restu dari Dewan Pimpinan Pusat. Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dalam beberapa kesempatan menyatakan bahwa partainya membebaskan daerah untuk menjalin komunikasi dengan partai mana pun, selama sejalan dengan visi partai dan kepentingan rakyat.

Peta persaingan Pilgub Jateng kini semakin dinamis. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang telah dua dekade berkuasa di provinsi ini melalui duet Ganjar-Heru Sudjatmoko lalu Ganjar-Taj Yasin, dikabarkan tengah mematangkan pencalonan Hendrar Prihadi, mantan Wali Kota Semarang. Sementara itu, Partai Golkar masih mempertimbangkan sejumlah nama. Dengan menguatnya sinyal koalisi Gerindra-PKB, persaingan diprediksi akan semakin ketat dan mengerucut pada dua hingga tiga poros besar.

Rapat Koordinasi internal DPD Gerindra Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung pekan depan untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dan menyusun strategi finalisasi koalisi. Keputusan resmi pasangan calon dijadwalkan akan ditetapkan pada akhir Juli 2024, menunggu rekomendasi final dari DPP Gerindra dan PKB.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User