Frans Tukar Rupiah ke Dolar Singapura Sebelum Kirim ke Gembong Narkoba Fredy Pratama di Thailand
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar modus operandi pencucian uang hasil jaringan narkotika internasional yang melibatkan Frans Antony, seorang kepercayaan gembong na
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar modus operandi pencucian uang hasil jaringan narkotika internasional yang melibatkan Frans Antony, seorang kepercayaan gembong narkoba Fredy Pratama. Dalam menjalankan aksinya, Frans diketahui secara sistematis menukarkan uang rupiah hasil penjualan narkoba menjadi mata uang dolar Singapura (SGD) sebelum mengirimkannya kepada Fredy yang berada di Thailand. Langkah ini dilakukan untuk menyamarkan jejak transaksi keuangan ilegal tersebut.
Pengungkapan ini disampaikan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Frans Antony berperan sebagai kurir sekaligus pengelola keuangan utama dalam sindikat yang dikendalikan oleh Fredy Pratama dari luar negeri.
"Modus utama yang digunakan adalah menukarkan uang hasil kejahatan narkotika, khususnya pecahan USD 1.000 di sejumlah money changer yang tersebar di Indonesia. Uang hasil penjualan narkotika tersebut kemudian dikumpulkan dan diangkut langsung oleh Frans Antony," kata Brigjen Eko Hadi Santoso, Sabtu (20/6/2026).
Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa Frans tidak hanya bertugas mengumpulkan uang dari para pengedar di berbagai daerah, tetapi juga melakukan konversi mata uang secara bertahap. Penukaran dilakukan di sejumlah tempat penukaran uang (money changer) yang lokasinya tersebar untuk meminimalkan kecurigaan. Setelah terkumpul dalam bentuk dolar Singapura, uang tersebut selanjutnya dibawa langsung oleh Frans menuju Thailand untuk diserahkan kepada Fredy Pratama.
Metode ini, menurut Brigjen Eko, merupakan bentuk penyamaran asal-usul uang atau yang dikenal dengan istilah layering dalam tindak pidana pencucian uang. Dengan mengubah bentuk dan denominasi mata uang, para pelaku berusaha memutus keterkaitan langsung antara uang tunai tersebut dengan aktivitas perdagangan narkotika di Tanah Air. "Ini adalah upaya sistematis untuk menyamarkan asal-usul uang haram tersebut," tegasnya.
Jaringan Fredy Pratama sendiri telah lama menjadi target operasi Bareskrim Polri. Fredy diketahui mengendalikan bisnis narkoba dari Thailand dengan memanfaatkan jaringan kurir dan pengedar di berbagai wilayah Indonesia. Penangkapan Frans Antony menjadi mata rantai penting dalam upaya membongkar keseluruhan struktur organisasi ini, termasuk aliran dana yang selama ini menjadi urat nadi operasional mereka.
Hingga saat ini, penyidik terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk para pemilik atau pengelola money changer yang digunakan untuk menukarkan uang hasil kejahatan tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh sindikat ini, baik yang berada di dalam maupun luar negeri.
Comments (0)