JAKARTA — Satu unit eskalator di peron 1 Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilaporkan tidak berfungsi pada Rabu sore (8/10/2026). Akibatnya, penumpang yang hendak meninggalkan peron terpaksa mengantre mengular untuk menggunakan eskalator tunggal yang masih beroperasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean penumpang terlihat memanjang dari mulut eskalator yang aktif hingga mendekati area peron. Kondisi tersebut terjadi pada jam-jam sibuk sore ketika volume penumpang commuter line meningkat signifikan menuju kawasan permukiman penyangga Ibu Kota.
Gangguan Fasilitas pada Jam Sibuk
Eskalator yang mati tersebut berada tepat di jalur utama keluar peron 1 yang melayani rute Commuter Line menuju sejumlah stasiun penyangga. Dengan hanya satu eskalator yang berfungsi, arus penumpang dari peron menuju ruang utama stasiun menjadi tersendat.
"Antreannya panjang sekali, terutama kalau kereta baru tiba. Semua orang harus lewat satu eskalator, jadi harus sabar menunggu bergantian," ujar Amir (42), penumpang yang ditemui di lokasi.
Sejumlah penumpang tampak memilih menggunakan tangga manual sebagai alternatif untuk menghindari antrean, khususnya mereka yang hanya membawa tas kecil. Namun, penumpang dengan barang bawaan banyak serta lanjut usia dan ibu hamil tetap bergantung pada eskalator yang beroperasi.
Antisipasi Kepadatan Arus Penumpang
Kondisi peron 1 yang terganggu menuntut kejelasan dari pengelola stasiun mengenai durasi perbaikan. Kepadatan di jam sibuk sore menjadi perhatian serius karena bersinggungan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa angkutan umum.
Petugas di lapangan menyatakan gangguan pada eskalator tersebut telah dilaporkan ke pihak terkait. Langkah antisipasi berupa pengaturan arus penumpang dan pengawasan di titik-titik berpotensi menumpuk terus dilakukan selama perbaikan berlangsung.
"Kami mengimbau penumpang menggunakan tangga alternatif dan mengikuti arahan petugas agar tidak terjadi penumpukan," ujar salah satu petugas stasiun.
Stasiun Tanah Abang merupakan salah satu simpul transportasi publik terpadat di Jakarta Pusat. Tingginya mobilitas penumpang dari kawasan ini menuju wilayah lain membuat kesiapan fasilitas pendukung seperti eskalator menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran perjalanan harian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti gangguan maupun jadwal penyelesaian perbaikan eskalator tersebut. Penumpang berharap fasilitas itu dapat segera kembali beroperasi normal agar antrean tidak berulang pada hari-hari berikutnya.
Comments (0)