Dua Videotron Informasi Publik Diresmikan di Nanga Pinoh, Melawi
Nanga Pinoh, Melawi – Pemerintah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, meresmikan pengoperasian dua unit videotron raksasa di pusat Kota Nanga Pinoh pada Senin (14/7/2025). Peresmian dilakukan oleh Bu...
Nanga Pinoh, Melawi – Pemerintah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, meresmikan pengoperasian dua unit videotron raksasa di pusat Kota Nanga Pinoh pada Senin (14/7/2025). Peresmian dilakukan oleh Bupati Melawi bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Melawi, menandai babak baru penyebaran informasi publik berbasis digital di wilayah tersebut.
Dua layar LED berukuran masing-masing 4 meter kali 6 meter itu kini berdiri di Simpang Empat Tugu Khatulistiwa dan di halaman depan Kantor Bupati Melawi. Kedua lokasi dipilih karena merupakan titik dengan intensitas lalu lintas tinggi dan menjadi pusat aktivitas masyarakat serta pemerintahan. Dengan peresmian ini, Pemkab Melawi menargetkan informasi pembangunan, layanan administrasi kependudukan, pengumuman lelang, serta peringatan dini bencana dapat tersampaikan secara real-time kepada warga.
"Pemasangan videotron ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga Melawi mendapatkan akses informasi yang cepat, akurat, dan resmi langsung dari pemerintah,"ujar Bupati Melawi dalam sambutannya.
Ditempatkan di Dua Titik Vital
Kepala Diskominfo Kabupaten Melawi, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa pemilihan dua lokasi tersebut telah melalui kajian bersama tim ahli dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta kepolisian setempat. Simpang Empat Tugu Khatulistiwa dipilih karena menjadi ikon kota dan jalur utama yang dilalui ribuan kendaraan setiap hari. Sementara itu, area depan Kantor Bupati Melawi di Jalan Raya Nanga Pinoh–Sintang dinilai strategis sebagai pusat informasi pemerintahan.
"Kami tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika, tetapi juga keamanan dan efektivitas penyampaian informasi. Kedua titik ini memiliki durasi pandang yang ideal bagi pengendara maupun pejalan kaki. Selain itu, lokasi ini terhubung langsung dengan jaringan listrik dan fiber optik yang memadai untuk mendukung operasional videotron selama 24 jam,"kata Kepala Diskominfo Melawi.
Konten Informasi dan Integrasi Command Center
Videotron ini tidak hanya menayangkan konten statis. Seluruh materi informasi dikelola dari Command Center Diskominfo Melawi yang beroperasi 24 jam. Konten yang ditampilkan mencakup jadwal pelayanan publik, profil potensi daerah, video dokumentasi kegiatan pemerintah, informasi kesehatan, jadwal imunisasi, hingga peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Dari sisi teknis, videotron ini memiliki tingkat kecerahan 8.000 nits sehingga tetap terlihat jelas di bawah sinar matahari langsung. Spesifikasi teknis tersebut memastikan visibilitas optimal pada siang hari, sementara pada malam hari intensitas cahaya diatur secara otomatis agar tidak mengganggu pengguna jalan. Sistem juga dilengkapi dengan pemutar konten otomatis berbasis jadwal yang dapat diperbarui secara jarak jauh melalui jaringan tertutup Diskominfo.
Anggaran dan Spesifikasi Teknis
Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp2,1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2025. Pengerjaan fisik dilakukan oleh perusahaan rekanan lokal, PT Cahaya Khatulistiwa Digital, yang memenangkan tender terbuka pada Maret 2025. Proses pemasangan memakan waktu tiga bulan sebelum akhirnya dinyatakan lolos uji kelayakan oleh tim teknis Diskominfo dan konsultan pengawas independen.
"Kami menggunakan komponen LED berkualitas tinggi dengan masa pakai hingga 100.000 jam. Struktur penyangga videotron juga telah melalui simulasi kekuatan terhadap angin kencang dan gempa ringan, sesuai standar keamanan bangunan di wilayah Kalimantan,"terang Direktur PT Cahaya Khatulistiwa Digital, Hendra Gunawan.
Komitmen Menuju Smart City
Peresmian videotron ini juga menjadi bagian dari tahapan Melawi Smart City yang dicanangkan Bupati Melawi sejak awal masa jabatannya. Selain videotron, Diskominfo Melawi juga tengah mengembangkan aplikasi layanan publik terintegrasi, jaringan wifi gratis di ruang publik, serta sistem pelaporan warga berbasis digital. Kepala Bappeda Kabupaten Melawi, yang turut hadir dalam peresmian, menyebutkan bahwa pengembangan infrastruktur informasi ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.
"Kami menargetkan pada 2027, seluruh desa di Kabupaten Melawi sudah terhubung dengan layanan informasi digital. Videotron ini adalah etalase pertama dari komitmen besar tersebut,"ujar Kepala Bappeda.
Dengan beroperasinya dua videotron ini, Pemerintah Kabupaten Melawi optimistis tingkat partisipasi publik dalam berbagai program pembangunan akan meningkat. Masyarakat pun menyambut baik kehadiran sarana informasi modern ini. Salah seorang warga Nanga Pinoh, Yuliana, mengaku senang karena bisa mendapatkan informasi terkini tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.
"Saya setiap hari lewat Simpang Empat. Sekarang bisa lihat pengumuman langsung di layar besar itu. Informasi tentang jadwal pembuatan KTP atau vaksinasi juga ada. Sangat membantu,"ujarnya.
Pemkab Melawi berencana menambah unit videotron di dua kecamatan lain, yakni Kecamatan Belimbing dan Kecamatan Ella Hilir, pada tahun 2026 mendatang. Evaluasi efektivitas dua videotron perdana ini akan dilakukan setiap tiga bulan oleh tim monitoring Diskominfo, dengan melibatkan masukan langsung dari masyarakat melalui kanal pengaduan resmi.
Comments (0)