DPR Tetapkan Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi Golkar Gantikan Mukhtarudin

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golongan Karya (F-Golkar) yang baru, menggantikan Mukhtarudin. Keputusan ini diambil ...

Jul 12, 2026 - 07:19
0 1
DPR Tetapkan Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi Golkar Gantikan Mukhtarudin

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golongan Karya (F-Golkar) yang baru, menggantikan Mukhtarudin. Keputusan ini diambil dalam Rapat Pleno Fraksi yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin sore, 24 Maret 2025. Penetapan tersebut menindaklanjuti Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar bernomor KEP-03/DPP/GOLKAR/III/2025 tertanggal 22 Maret 2025, yang secara resmi menunjuk Sari Yuliati untuk menduduki jabatan strategis di alat kelengkapan dewan tersebut.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa pergantian ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi internal fraksi. "Kami telah menerima surat keputusan dari DPP Partai Golkar perihal penunjukan Sdr. Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi. Keputusan ini kami tindaklanjuti melalui Rapat Pleno Fraksi hari ini dan telah disahkan secara internal," ujar Sarmuji di sela-sela rapat. Dokumen keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Jenderal, Lodewijk F. Paulus.

Profil dan Rekam Jejak Sari Yuliati

Sari Yuliati bukan merupakan wajah baru di lingkungan Partai Golkar maupun DPR RI. Perempuan kelahiran Jakarta, 12 Juli 1974 ini merupakan anggota DPR RI terpilih dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) II yang meliputi Pulau Lombok dan sekitarnya. Pada Pemilu Legislatif 2024, ia berhasil memperoleh total 98.456 suara sah berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), menempatkannya sebagai salah satu peraih suara tertinggi dari internal Partai Golkar di dapil tersebut.

Sari Yuliati pertama kali dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024, di mana ia ditempatkan di Komisi IV yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, dan kelautan. Pada periode 2024-2029, ia kembali dipercaya oleh konstituennya dan kini duduk di Komisi VIII yang menangani urusan agama, sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak. Sebelum ditetapkan sebagai Sekretaris Fraksi, ia aktif sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, yang memberinya pengalaman luas dalam proses penganggaran nasional.

Sebelum memasuki dunia politik legislatif, Sari Yuliati memiliki latar belakang sebagai pengusaha dan aktivis organisasi kemasyarakatan. Ia tercatat sebagai pendiri Yayasan "Baiti Jannati" pada tahun 2010 yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi perempuan dan pendidikan anak usia dini di Lombok. Di internal partai berlambang beringin ini, Sari memulai karier sebagai anggota Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, salah satu sayap organisasi Partai Golkar. Kiprahnya di organisasi tersebut membawanya menduduki posisi sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan DPP Kosgoro periode 2020-2025.

Rapat Pleno dan Mekanisme Pergantian

Penetapan Sari Yuliati dilakukan melalui mekanisme Rapat Pleno Fraksi yang dihadiri oleh seluruh anggota F-Golkar di DPR RI. Rapat dimulai pukul 14.30 WIB di Ruang Rapat Fraksi Partai Golkar, Gedung Nusantara I, Kompleks MPR/DPR/DPD RI. Berdasarkan keterangan resmi yang dibacakan oleh pimpinan rapat, dari total 102 anggota fraksi, sebanyak 87 anggota hadir secara fisik, sementara 15 anggota lainnya mengikuti secara virtual melalui platform video konferensi yang telah ditentukan. Keputusan diambil secara musyawarah mufakat tanpa melalui mekanisme pemungutan suara.

Mukhtarudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Fraksi, telah dialihtugaskan oleh DPP Partai Golkar ke posisi lain di luar struktur DPR RI. "Sdr. Mukhtarudin mendapatkan penugasan baru dari partai yang memerlukan konsentrasi penuh, sehingga beliau tidak dapat melanjutkan tugasnya sebagai Sekretaris Fraksi. Kami menghormati keputusan partai dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi beliau selama menjabat," jelas Sarmuji dalam konferensi pers usai rapat. Pergantian ini efektif berlaku sejak tanggal ditetapkannya surat keputusan DPP, yaitu 22 Maret 2025, dan seluruh administrasi kesekretariatan telah diserahterimakan pada 25 Maret 2025.

Agenda Prioritas dan Komposisi Pimpinan Fraksi

Dalam keterangan perdananya sebagai Sekretaris Fraksi, Sari Yuliati menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi internal dan memperlancar komunikasi dengan alat kelengkapan dewan lainnya. "Prioritas utama saya adalah memastikan seluruh agenda legislasi dan pengawasan yang menjadi tanggung jawab F-Golkar dapat berjalan efektif dan terkoordinasi dengan baik bersama seluruh anggota," ujar Sari Yuliati. Ia juga menyatakan akan melanjutkan program kerja yang telah dirancang oleh Fraksi Golkar untuk masa sidang IV Tahun Sidang 2024-2025, termasuk pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025.

Dengan ditetapkannya Sari Yuliati, susunan Pimpinan Fraksi Partai Golkar DPR RI periode 2024-2029 kini terdiri dari Muhammad Sarmuji sebagai Ketua Fraksi, Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi, dan tiga wakil ketua fraksi yang membidangi masing-masing klaster komisi. Ketiga wakil ketua tersebut adalah Adies Kadir yang membidangi klaster A (Komisi I, II, III, dan Mahkamah Kehormatan Dewan), Bambang Riyadi yang membidangi klaster B (Komisi IV, V, VI, dan VII), serta Kahar Muzakir yang membidangi klaster C (Komisi VIII, IX, X, dan XI). Komposisi ini diharapkan dapat memperkuat soliditas fraksi dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan pada sisa masa jabatan periode 2024-2029.

Fraksi Partai Golkar merupakan fraksi terbesar kedua di DPR RI setelah Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dengan total 102 kursi atau setara dengan 17,6 persen dari keseluruhan 580 kursi di parlemen. Posisi strategis ini menempatkan F-Golkar sebagai pemain kunci dalam setiap proses pengambilan keputusan di lembaga legislatif nasional, termasuk dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User