DKI dan Kemenpora Sepakati Indonesia Youth Summit 2026 Sambut Sumpah Pemuda

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menandatangani nota kesepahaman untuk menyelenggarakan Indonesia Youth Summit 2026 dan Wira Sena Youth...

Jul 13, 2026 - 13:32
0 0
DKI dan Kemenpora Sepakati Indonesia Youth Summit 2026 Sambut Sumpah Pemuda

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menandatangani nota kesepahaman untuk menyelenggarakan Indonesia Youth Summit 2026 dan Wira Sena Youth Camp. Penandatanganan berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7/2026), dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, dan Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi. Momentum ini menjadi langkah awal rangkaian panjang menuju peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada 28 Oktober 2028.

Dalam sambutannya, Menteri Ariotedjo menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi ini merupakan wujud nyata pembinaan kepemudaan yang berkelanjutan. "Indonesia Youth Summit akan menjadi ajang strategis untuk mengonsolidasikan gagasan, kreativitas, dan kapasitas kepemimpinan generasi muda dari seluruh provinsi. Kami tidak hanya merayakan sejarah, tetapi mempersiapkan masa depan," ujarnya. Sementara itu, Penjabat Gubernur Teguh Setyabudi menyatakan bahwa Jakarta siap menjadi tuan rumah yang merepresentasikan semangat pluralisme dan inovasi.

Spektrum Kegiatan dan Peserta

Menurut dokumen perjanjian yang disahkan, Indonesia Youth Summit 2026 akan digelar pada 22–25 Oktober 2026 di beberapa lokasi di Jakarta, termasuk kawasan Gelora Bung Karno dan Taman Ismail Marzuki. Kegiatan ini dirancang dalam format konferensi, lokakarya, dan aksi sosial yang melibatkan 2.000 delegasi muda berusia 16–30 tahun dari 38 provinsi. Terdapat pula program pendamping, Wira Sena Youth Camp, yang akan digelar di Kepulauan Seribu pada 26–28 Oktober 2026, dengan penekanan pada pendidikan karakter, ketahanan nasional, dan ekowisata bahari.

Rangkaian acara akan dibagi ke dalam empat pilar utama: Pendidikan dan Literasi Digital, Kewirausahaan Berkelanjutan, Ketahanan Iklim, serta Pemajuan Budaya dan Toleransi. Setiap pilar akan dikuratori oleh tim ahli dari kalangan akademisi, praktisi industri, dan tokoh masyarakat. Para peserta terpilih akan melalui seleksi ketat berbasis proposal proyek sosial, sehingga setiap delegasi diharapkan membawa rencana aksi konkret ke daerah asalnya.

Dukungan Anggaran dan Fasilitas

Kesepakatan menetapkan bahwa biaya penyelenggaraan ditanggung bersama melalui mekanisme hibah daerah dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola Kemenpora, dengan total proyeksi mencapai Rp 48,7 miliar. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan fasilitas transportasi massal gratis bagi delegasi, akomodasi di wisma atlet dan asrama mahasiswa, serta layanan kesehatan darurat. Sementara Kemenpora menanggung biaya perjalanan delegasi dari luar Pulau Jawa, honor narasumber, dan produksi materi konferensi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengalokasikan ruang publik terintegrasi untuk menjamin kenyamanan dan keamanan peserta. "Kami akan menyulap kawasan Monumen Nasional sebagai pusat ekshibisi dan panggung budaya. Seluruh venue akan dilengkapi teknologi interaktif untuk memperkuat pengalaman kolaboratif," katanya.

Konteks Historis dan Politik Kebijakan

Inisiatif ini tidak dapat dilepaskan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menempatkan pengembangan karakter pemuda sebagai salah satu agenda prioritas. Indonesia Youth Summit 2026 juga menjadi wadah untuk merumuskan rekomendasi konkret bagi revisi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Direktur Jenderal Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Edi Nurinda, menegaskan bahwa hasil konferensi akan diserap langsung menjadi kertas kebijakan yang akan dibahas di tingkat kementerian dan DPR RI.

Lebih jauh, peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda menjadi titik refleksi atas perjalanan bangsa. "Nilai-nilai sumpah pemuda seperti persatuan, gotong royong, dan patriotisme harus diterjemahkan ulang ke dalam tindakan kolektif generasi milenial dan Gen Z. Forum ini akan menghasilkan Deklarasi Jakarta yang memuat komitmen pemuda terhadap pembangunan nasional," ujar Edi. Deklarasi tersebut direncanakan akan dibacakan di hadapan Presiden pada puncak peringatan Sumpah Pemuda 2028.

Kolaborasi DKI-Kemenpora ini juga mendapat sambutan dari fraksi-fraksi di DPRD DKI. Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, menyatakan dukungannya dalam rapat paripurna, "Ini investasi jangka panjang bagi daya saing bangsa. Kami mendorong evaluasi berkala agar program tidak berhenti sebagai seremoni."

Dengan kesepakatan yang telah ditandatangani, panitia pengarah akan segera membentuk sekretariat bersama pada minggu ketiga Juli 2026, diikuti pembukaan pendaftaran delegasi secara daring pada Agustus. Pemerintah pusat dan daerah optimistis Indonesia Youth Summit 2026 akan menjadi tonggak baru dalam pemberdayaan pemuda yang inklusif, inovatif, dan berwawasan kebangsaan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User