Buru Pelaku Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Pengacara di Ciracas, Polisi Periksa Rekaman CCTV
Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur terus menggencarkan penyelidikan terkait insiden pelemparan bom molotov yang menyasar kediaman seorang pengacara di wilayah Ciracas. Serangan tersebut ter
Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur terus menggencarkan penyelidikan terkait insiden pelemparan bom molotov yang menyasar kediaman seorang pengacara di wilayah Ciracas. Serangan tersebut terjadi pada dini hari dan menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar. Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, korban bernama Sulardi, seorang advokat yang selama ini dikenal menangani sejumlah kasus cukup menyita perhatian publik.
Polisi Periksa CCTV dan Saksi
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengonfirmasi bahwa aparat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Salah satu fokus utama saat ini adalah pemeriksaan rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. "Iya, tentu polisi melakukan pengecekan CCTV di lokasi tersebut," ujar AKP Made Budi saat diwawancarai Apaberita.com, Sabtu (4/7/2026).
Selain itu, polisi juga telah memeriksa dua orang saksi yang berada di sekitar rumah korban saat kejadian berlangsung. Dari keterangan para saksi, aksi nekat tersebut diduga kuat dilakukan oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Keduanya datang secara tiba-tiba, melemparkan bom molotov ke arah halaman rumah, kemudian langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi.
"Saksi melihat dua orang berboncengan motor melempar botol berisi cairan yang mudah terbakar. Setelah api menyala, mereka kabur," kata AKP Made Budi, mengutip hasil pemeriksaan awal.
Hingga kini, motif di balik penyerangan tersebut masih dalam pendalaman. Polisi belum dapat memastikan apakah aksi ini terkait dengan profesi korban sebagai pengacara atau karena faktor lain. Namun, petugas terus mengembangkan informasi dari rekaman CCTV dan meminta keterangan tambahan dari pihak-pihak yang diduga mengetahui kejadian ini.
Warga sekitar diimbau untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan. Pihak kepolisian berjanji akan mengungkap kasus ini secepat mungkin dan menangkap para pelaku yang telah meresahkan masyarakat. Apaberita.com akan terus memantau perkembangan penyelidikan ini dan menyajikan informasi terbaru kepada pembaca.
Comments (0)