Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri, KPK Langsung Gelar Pemeriksaan Intensif Malam Ini

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menggelar pemeriksaan intensif terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkarnaen setelah ked

Jul 07, 2026 - 23:21
0 0
Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri, KPK Langsung Gelar Pemeriksaan Intensif Malam Ini

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menggelar pemeriksaan intensif terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkarnaen setelah keduanya menyerahkan diri pada Selasa malam (30/6/2026). Kedatangan mereka ke Gedung Merah Putih KPK mengakhiri masa pencarian yang berlangsung sejak KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Riau.

Menurut informasi yang dihimpun Apaberita.com, Suhardiman dan Zulkarnaen tiba di gedung KPK sekitar pukul 21.17 WIB. Begitu memasuki lobi utama, keduanya langsung diarahkan menuju ruang pemeriksaan oleh penyidik yang telah bersiaga. Tak butuh waktu lama, prosedur administrasi dan pemeriksaan awal segera dimulai. Langkah cepat ini diambil KPK untuk memastikan keterangan yang diperoleh masih segar dan menghindari potensi penyelarasan cerita dengan pihak-pihak lain yang belum tertangkap.

“Keduanya langsung menjalani pemeriksaan intensif. Ketika tiba, penyidik sudah menunggu dan tidak ada lagi waktu tunda. Kami akan menggali semua fakta dari mereka malam ini juga,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan.

Menghilangnya Dua Tokoh Kunci Saat OTT

Bupati Suhardiman dan Sekda Zulkarnaen sempat menjadi teka-teki saat tim penindakan KPK melancarkan OTT di Kuansing beberapa hari sebelumnya. Dalam operasi senyap yang sudah direncanakan matang, KPK berhasil mengamankan sejumlah pihak dan barang bukti, namun dua tokoh utama ini justru tidak berada di lokasi. Kondisi itu memicu spekulasi bahwa keduanya sudah lebih dulu mendapat informasi akan adanya penangkapan.

Setelah OTT, KPK memasukkan nama Suhardiman dan Zulkarnaen ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tim penyidik melakukan pencarian di sejumlah lokasi di Riau, bahkan berkoordinasi dengan Polda Riau untuk mempersempit pergerakan mereka. Selang beberapa hari, kabar penyerahan diri akhirnya terkonfirmasi. Keputusan ini dinilai lebih baik dari sisi keamanan dan proses hukum, karena mengurangi risiko penyelundupan atau perusakan barang bukti yang bisa dilakukan jika mereka terus melarikan diri.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merilis pernyataan resmi mengenai isi pemeriksaan malam itu. Namun, sumber internal Apaberita.com menyebutkan bahwa penyidik akan mengonfirmasi lebih dulu peran masing-masing dalam dugaan transaksi suap atau gratifikasi yang menjadi pemicu OTT. Pemeriksaan intensif ini, menurut sumber yang sama, diperkirakan berlangsung hingga tengah malam. Apabila cukup bukti, tidak menutup kemungkinan KPK akan menggelar konferensi pers pada Rabu (1/7) dini hari untuk mengumumkan status hukum Suhardiman dan Zulkarnaen secara resmi.

Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Kuansing belum memberikan komentar resmi. Masyarakat Kuansing menanti perkembangan kasus ini dengan harapan penegakan hukum berjalan transparan dan memberi efek jera di lingkungan pemerintahan daerah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User