Bocah 12 Tahun Viral Ngamen Demi Biaya Sekolah, Kapolres Depok Datangi Langsung Rumahnya
Kisah Novi, seorang bocah sekolah dasar di Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang viral karena mengamen demi biaya sekolah, menggugah hati Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras. Tanpa menunggu lama, pe
Kisah Novi, seorang bocah sekolah dasar di Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang viral karena mengamen demi biaya sekolah, menggugah hati Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras. Tanpa menunggu lama, perwira menengah itu langsung turun tangan mendatangi kediaman Novi dan keluarganya yang berlokasi di Gang Kober, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, pada Jumat (26/6/2026).
Kehadiran Kombes Abdul Waras bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan wujud nyata kepedulian institusi Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah yang masih berjuang mempertahankan hak pendidikannya. Dalam pertemuan itu, tampak raut wajah Novi yang berbinar saat Kapolres menyampaikan dukungan dan bantuan di hadapan orang tuanya.
Menurut laporan yang dihimpun media kami, Apaberita.com, Kombes Abdul Waras menegaskan bahwa anak berusia 12 tahun seperti Novi seharusnya tidak terbebani kerasnya perekonomian jalanan. Mereka masih layak mendapatkan waktu belajar, bermain, dan menikmati masa anak-anak dengan aman dan gembira. "Apa yang dilakukan Novi adalah refleksi ketangguhan, tapi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan tidak ada lagi anak yang mengamen demi sekolah," ujarnya dengan nada prihatin.
Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah, uang tunai, dan jaminan pendampingan pendidikan agar Novi tak perlu kembali ke jalanan.
Kisah Novi sebelumnya mencuat di media sosial setelah sejumlah warga merekam aksinya menyanyikan lagu-lagu di perempatan jalan. Dengan suara lantang dan gitarnya, ia berusaha mengumpulkan uang untuk membeli seragam dan buku. Video tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang simpati banyak pihak, termasuk jajaran kepolisian.
Kunjungan ini juga menjadi sinyal tegas dari jajaran Polda Metro Jaya bahwa setiap anak berhak atas perlindungan dan pendidikan, terlepas dari latar belakang ekonomi. Kombes Abdul Waras menambahkan, ke depan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas sosial dan pemerintah daerah setempat agar masalah serupa bisa dicegah lebih dini melalui program identifikasi dan intervensi keluarga rentan.
Tetangga dan warga sekitar menyambut positif langkah Kapolres. Mereka berharap bantuan ini menjadi titik balik bagi Novi untuk fokus mengejar cita-citanya tanpa harus kembali merasakan panasnya aspal jalanan. Sementara itu, Novi berjanji akan rajin belajar dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan.
Comments (0)