BEKASI — Tugas seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) ternyata tidak melulu berurusan dengan kobaran api. Berbagai

“Ya paling maaf-maaf ya, kayak cincin nyangkut di kemaluan, kayak kalau musim Idul Adha atau kurban itu sapi masuk parit, gitu-gitu aja sih,” Roby menyampaikan pengalaman tersebut kepada Apabe

Jul 08, 2026 - 05:36
0 0
BEKASI — Tugas seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) ternyata tidak melulu berurusan dengan kobaran api. Berbagai
“Ya paling maaf-maaf ya, kayak cincin nyangkut di kemaluan, kayak kalau musim Idul Adha atau kurban itu sapi masuk parit, gitu-gitu aja sih,”

Roby menyampaikan pengalaman tersebut kepada Apaberita.com di kantor Damkar Bekasi Selatan, Kamis (25/6/2026), saat melayani warga yang ingin menjajal tiang luncur darurat. Menurutnya, permintaan semacam itu sudah menjadi bagian dari dinamika pekerjaannya.

Pelayanan di Luar Dugaan

Peristiwa cincin yang tersangkut di kemaluan bukan satu-satunya kejadian di luar kebakaran yang ditangani. Roby mencontohkan, pada momen Idul Adha atau hari raya kurban, ada warga yang meminta bantuan mengevakuasi sapi yang terperosok ke dalam parit. Situasi seperti ini menuntut kesigapan dan inovasi dari para personel damkar, meski tidak berkaitan langsung dengan api.

Sepanjang musim kurban, petugas sering dikerahkan untuk membantu hewan ternak yang jatuh atau terjebak di selokan, parit, atau tempat sempit lainnya. Sebab, warga umumnya tidak memiliki peralatan dan teknik penyelamatan yang memadai, sementara damkar dilengkapi peralatan tanggul serta keterampilan rescue.

Operasi pelepasan cincin dari area sensitif juga menjadi bukti bahwa petugas damkar dihadapkan pada keragaman masalah masyarakat. Dengan peralatan pemotong logam dan keahlian teknis, tim rescue biasanya menangani insiden semacam itu dengan hati-hati untuk menghindari cedera lebih lanjut. Meski cenderung langka, laporan semacam ini cukup membekas karena menyangkut privasi dan kenyamanan warga.

Pihak damkar menyadari bahwa masyarakat memandang mereka sebagai garda terdepan dalam penanganan berbagai kondisi darurat, tidak hanya kebakaran. Roby menambahkan, petugas selalu siap merespons selama berada dalam kapasitas dan standar operasional yang dimiliki.

Kejadian tak biasa ini sekaligus mengingatkan pentingnya pemahaman warga terhadap risiko penggunaan perhiasan di area tertentu, serta pengamanan hewan ternak menjelang hari raya. Damkar pun berharap, selain bantuan reaktif, masyarakat turut meningkatkan kewaspadaan agar insiden serupa tidak terulang.

Kantor Damkar Bekasi Selatan terus membuka layanan darurat 24 jam bagi warga yang membutuhkan, termasuk yang menghadapi situasi non-kebakaran darurat. “Kami tidak membeda-bedakan laporan, selama itu darurat dan bisa kami bantu, pasti kami tangani,” tutup Roby.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User