BANJARBARU — Polda Kalsel dan Ditjenpas Resmi Perkuat Sinergi Pengamanan Lapas

BANJARBARU, – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan (Kanwil Kem

Jul 09, 2026 - 06:05
0 0
BANJARBARU — Polda Kalsel dan Ditjenpas Resmi Perkuat Sinergi Pengamanan Lapas

BANJARBARU, – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan (Kanwil Kemenkumham Kalsel) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) resmi memperkuat sinergi pengamanan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara. Nota Kesepahaman (MoU) diteken langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalsel di Markas Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (14/7/2025). Kesepakatan strategis ini menjadi respons atas meningkatnya dinamika keamanan di 15 unit pelaksana teknis pemasyarakatan yang tersebar di seluruh provinsi tersebut.

Pertemuan Tingkat Tinggi

Pertemuan digelar sejak pukul 09.00 WITA di Ruang Rupatama Polda Kalsel. Hadir seluruh pejabat utama kedua instansi, termasuk Direktur Reserse Narkoba, Direktur Reserse Kriminal Umum, serta Kepala Satuan Brimob Polda Kalsel. Diskusi berlangsung intens membahas ancaman aktual, seperti pengendalian peredaran narkoba dari dalam lapas, potensi kerusuhan pada blok hunian overkapasitas, serta deteksi dini upaya pelarian narapidana. Rapat menghasilkan komitmen untuk menyatukan instrumen pengamanan secara terpadu dan terukur.

Penandatanganan Nota Kesepahaman

  1. Pukul 10.00 WITA – Pemaparan kondisi keamanan lapas oleh Kabag Operasional Ditjenpas Kalsel. Ditekankan bahwa rasio penghuni terhadap sipir mencapai 1:65, jauh di atas standar ideal 1:20.
  2. Pukul 10.30 WITA – Kapolda dan Kakanwil Kemenkumham Kalsel menandatangani dokumen MoU disaksikan seluruh peserta.
  3. Pukul 10.45 WITA – Tukar cendera mata dan foto bersama sebagai simbol penyatuan komitmen.
  4. Pukul 11.00 WITA – Konferensi pers bersama di mana Kapolda Kalsel memaparkan empat pilar sinergi yang disepakati.

Empat Pilar Sinergi Pengamanan

Nota Kesepahaman mencakup pengamanan fisik, intelijen, personel, dan penanganan krisis dengan rincian:

  1. Patroli gabungan rutin: Bhabinkamtibmas akan ditempatkan di sekitar perimeter lapas dan patroli bersama petugas lapas dilaksanakan dua kali sepekan di titik rawan penyelundupan.
  2. Pertukaran data intelijen real-time: Informasi tentang jaringan narkoba, potensi kerusuhan, dan rencana pelarian akan dibagikan melalui aplikasi aman terpadu yang terhubung langsung ke Pusat Kendali Operasi Polda.
  3. Pelatihan taktis terstruktur: 350 personel lapas akan mengikuti program pelatihan penanganan huru-hara dan pengendalian massa yang dipandu instruktur Brimob Polda Kalsel selama tiga bulan ke depan.
  4. Simulasi tanggap darurat berkala: SOP respons cepat akan diuji melalui geladi kebakaran, kerusuhan, dan penyanderaan setiap kuartal di seluruh lapas dan rutan di Kalsel.

Data Keamanan Terkini di Lapas Kalsel

Kapolda Kalsel mengungkapkan sejumlah data penting yang mendasari sinergi ini. Sepanjang Januari–Juli 2025, pihaknya mencatat tujuh kasus temuan narkoba yang melibatkan warga binaan, serta dua percobaan pelarian yang berhasil digagalkan berkat koordinasi cepat antara Ditresnarkoba Polda dan petugas lapas. Sementara itu, populasi penghuni lapas dan rutan di Kalsel mencapai 8.425 orang, melampaui kapasitas maksimal yang hanya 4.900 orang (kelebihan 72%). “Dengan sinergi ini, kami ingin mempertegas bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas, juga mencegah upaya kabur akibat fasilitas yang melebihi kapasitas,” tegas Irjen Pol Andi Rian Djajadi.

Langkah Lanjutan: Apel Gabungan dan Inspeksi

Sebagai tindak lanjut MoU, pekan depan akan digelar apel bersama yang melibatkan 300 personel gabungan Polda dan Ditjenpas di Lapas Kelas IIA Banjarmasin. Apel itu akan dilanjutkan inspeksi mendadak ke blok hunian, dapur, dan area kunjungan untuk mendeteksi benda terlarang. Kanwil Kemenkumham Kalsel juga berkomitmen menambah 45 unit CCTV beresolusi tinggi di seluruh titik buta lapas yang akan terintegrasi langsung ke Command Center Ditreskrimum Polda Kalsel akhir Agustus 2025. Evaluasi efektivitas kerjasama ini akan dilakukan setiap bulan melalui rapat koordinasi bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User