Bamsoet Dorong RI-China Tingkatkan Kerja Sama Bidang Teknologi Kesehatan

Jakarta, Apaberita.com – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet mendorong pemerintah Indonesia dan China untuk meningkatkan kerja sama di bidang teknologi kesehatan. Fokus kolabo

Jul 08, 2026 - 05:44
0 0
Bamsoet Dorong RI-China Tingkatkan Kerja Sama Bidang Teknologi Kesehatan

Jakarta, Apaberita.com – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet mendorong pemerintah Indonesia dan China untuk meningkatkan kerja sama di bidang teknologi kesehatan. Fokus kolaborasi ini diarahkan pada digitalisasi layanan kesehatan, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pengembangan telemedicine, hingga penguasaan teknologi alat kesehatan mutakhir.

Menurut Bamsoet, langkah tersebut sangat penting untuk mempercepat transformasi sistem kesehatan nasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan terjangkau, penguatan kapasitas riset dan inovasi dalam negeri menjadi sebuah keniscayaan. “Indonesia tidak bisa hanya menjadi konsumen pasif. Kita harus menjadi pemain utama yang mampu memproduksi dan mengembangkan teknologi kesehatan sendiri,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Apaberita.com, Selasa (23/06/2026).

"Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi teknologi kesehatan negara maju. Kerjasama dengan negara lain harus diarahkan sebagai sarana transfer knowledge, transfer teknologi, dan transfer pengalaman agar tenaga kesehatan, peneliti, perguruan tinggi, serta industri alat kesehatan nasional mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju," ujar Bamsoet.

Politisi senior tersebut menyoroti empat pilar utama dalam kerja sama ini. Pertama, digitalisasi layanan kesehatan yang mencakup rekam medis elektronik terintegrasi dan sistem informasi rumah sakit modern. Kedua, penerapan kecerdasan buatan untuk mempercepat diagnosis penyakit, analisis citra medis, serta prediksi risiko kesehatan berbasis data. Ketiga, pengembangan telemedicine guna menjembatani kesenjangan akses layanan di daerah terpencil dan kepulauan. Dan keempat, penguasaan teknologi alat kesehatan mutakhir melalui kolaborasi riset dan produksi bersama antara lembaga penelitian, universitas, dan industri alat kesehatan Indonesia dengan mitra dari China.

Bamsoet menekankan bahwa China sebagai salah satu mitra strategis Indonesia memiliki kemajuan signifikan di bidang health-tech. Kolaborasi yang dirancang dengan kerangka transfer pengetahuan dan teknologi dapat mempercepat kemandirian sektor kesehatan nasional. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi ketergantungan pada impor alat kesehatan yang selama ini mendominasi pasar domestik.

“Kita ingin para peneliti dan tenaga kesehatan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga inovator. Dengan kemitraan yang tepat, kita bisa melakukan lompatan besar dalam pengembangan kapasitas riset kesehatan,” tambahnya. Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi potensi krisis kesehatan di masa depan, termasuk memperkuat sistem deteksi dini dan respon cepat berbasis teknologi digital.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User