Sep 17, 2026
Hukum

Badung Raih Juara Umum UDG Bali 2026 Usai Borong 21 Emas

BADUNG — Kontingen Kabupaten Badung menorehkan prestasi gemilang dengan mengukuhkan diri sebagai Juara Umum pada ajang bergengsi Utsawa Dharma Gita (UDG) T

Badung Raih Juara Umum UDG Bali 2026 Usai Borong 21 Emas

BADUNG — Kontingen Kabupaten Badung menorehkan prestasi gemilang dengan mengukuhkan diri sebagai Juara Umum pada ajang bergengsi Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Badung tampil mendominasi jalannya kompetisi keagamaan dan literasi sastra suci Hindu tersebut dengan memborong 21 medali emas atau juara pertama dari total 37 kategori yang dipertandingkan.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukadana, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus rasa syukur atas capaian membanggakan tersebut. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar perolehan piala, melainkan cerminan nyata dari komitmen kuat masyarakat Badung dalam melestarikan seni, sastra, dan tradisi budaya Bali.

“Dengan raihan 21 gelar juara pertama dari total 37 kategori yang dilombakan, Kabupaten Badung berhasil dinobatkan sebagai Juara Umum,” ujar Sukadana saat memberikan keterangan resmi, Kamis (17/9/2026).

Sinergi dan Perjalanan Meraih Gelar Juara

Dominasi Kabupaten Badung dalam perhelatan UDG Bali 2026 tidak diraih secara instan. Keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan berjenjang dan kolaborasi solid antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta para pegiat seni budaya lokal. Sukadana memaparkan sejumlah pilar utama yang menjadi motor penggerak kemenangan:

  1. Pembinaan Intensif Lembaga Widyasabha: Pelatihan terstruktur bagi para peserta lomba di tingkat banjar, desa adat, hingga kecamatan untuk mengasah kemampuan vokal, pembacaan sloka, kekawin, dan pemahaman filosofi sastra suci.
  2. Kolaborasi Lintas Elemen Adat: Keterlibatan aktif tokoh adat, seniman senior, budayawan, dan pembina dalam mendampingi talenta-talenta muda secara konsisten.
  3. Dukungan Penuh Pemerintah Daerah: Komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengalokasikan ruang pembinaan dan fasilitas representatif bagi kontingen daerah.

Sukadana menambahkan, keikutsertaan para generasi muda dalam ajang Utsawa Dharma Gita membuktikan bahwa kearifan lokal serta sastra keagamaan Bali tetap hidup dan memiliki daya adaptasi tinggi di era modernisasi.

“Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi para seniman dan generasi muda Badung untuk terus berkarya sekaligus memperkuat pelestarian seni dan budaya Bali sebagai bagian dari identitas masyarakat,” tutur birokrat asal Petang tersebut.

Fokus Menatap Panggung Nasional di Palu

Gelar juara umum tingkat provinsi ini dipastikan bukan menjadi garis akhir perjuangan kontingen Badung. Para duta seni terpilih kini langsung dialihkan fokusnya untuk mewakili Provinsi Bali pada kompetisi Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah.

Persiapan menuju tingkat nasional akan menitikberatkan pada beberapa tahapan penting:

  • Penyempurnaan teknik vokal, penghayatan wirama, dan keselarasan nada bagi seluruh peraih medali emas.
  • Penguatan mental dan kedisiplinan para peserta agar siap tampil optimal di hadapan dewan juri tingkat nasional.
  • Pemusatan latihan (training center) secara berkala yang diawasi langsung oleh tim pakar dan pembina provinsi.

Sukadana menegaskan, evaluasi dan pematangan materi harus terus dilakukan agar kontingen mampu mempertahankan standar penampilan terbaik saat berkompetisi dengan perwakilan provinsi lain di Palu mendatang.

“Keberhasilan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus melangkah lebih jauh dalam persiapan lomba UDG tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Palu,” pungkas Sukadana.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User