Sep 17, 2026
Hukum

BPOM dan Unhan Sepakat Cetak SDM Farmasi Unggul di Daerah 3T

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mempererat sinergi strategis bersama Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia guna mencetak sumber da

BPOM dan Unhan Sepakat Cetak SDM Farmasi Unggul di Daerah 3T

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mempererat sinergi strategis bersama Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang farmasi dan pengawasan obat serta makanan. Kolaborasi ini difokuskan secara khusus untuk memperkuat benteng pertahanan kesehatan di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di seluruh pelosok Nusantara.

Langkah progresif ini diambil sebagai respons konkret atas ketimpangan distribusi tenaga ahli kefarmasian sekaligus tingginya kerentanan wilayah perbatasan terhadap peredaran produk ilegal yang membahayakan ketahanan kesehatan nasional.

Kronologi dan Skema Kolaborasi Berkelanjutan

Kerja sama antara lembaga pengawas dan institusi pendidikan pertahanan ini disusun melalui rangkaian tahapan terpadu demi memastikan kesiapan lulusan saat diterjunkan langsung ke lapangan:

  1. Penyelarasan Kurikulum Akademik: BPOM dan Fakultas Farmasi Militer Unhan memadukan modul pengawasan mutu, regulasi kefarmasian, dan standar keamanan pangan ke dalam kurikulum berbasis pertahanan kesehatan.
  2. Program Magang dan Pelatihan Teknis: Mahasiswa serta kadet Unhan diberikan akses langsung ke laboratorium pengujian canggih milik BPOM guna mengasah keterampilan teknis forensik produk obat dan makanan.
  3. Riset Bersama Berbasis Wilayah Perbatasan: Menginisiasi pemetaan risiko masuknya produk pangan dan obat tanpa izin edar melalui jalur-jalur tikus di area perbatasan darat maupun laut.
  4. Penempatan Tenaga Ahli Terdedikasi: Menyiapkan penugasan lulusan farmasi militer di unit pelaksana teknis (UPT) BPOM dan fasilitas layanan kesehatan di kawasan perbatasan dan pelosok 3T.
"Ketersediaan tenaga farmasi yang andal dan berjiwa patriotik di daerah perbatasan bukan hanya soal pemenuhan layanan kesehatan dasar, melainkan pilar penting dalam menjaga kedaulatan serta ketahanan bangsa dari ancaman produk berbahaya," tegas pimpinan dalam pertemuan kemitraan tersebut.

Urgensi Ketahanan Pangan dan Obat di Wilayah Terdepan

Wilayah 3T sering kali menghadapi tantangan ganda, yakni keterbatasan akses terhadap obat-obatan bermutu serta tingginya potensi penyelundupan produk ilegal dari negara tetangga. Tanpa pengawasan yang ketat dan SDM yang mumpuni, masyarakat di wilayah perbatasan sangat rentan menjadi korban peredaran kosmetik berbahaya, obat tradisional mengandung bahan kimia obat (BKO), hingga makanan kedaluwarsa.

Melalui keterlibatan Unhan, para calon tenaga farmasi tidak hanya dibekali dengan kompetensi saintifik yang tinggi, namun juga kedisiplinan dan wawasan pertahanan teritorial. SDM lulusan program ini diproyeksikan mampu menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan mengantisipasi ancaman biosekuriti di tingkat tapak.

Penguatan Jaringan dan Infrastruktur Pengawasan

Selain penyiapan tenaga manusia, sinergi ini mencakup penguatan jejaring informasi pengawasan obat dan makanan secara terintegrasi. Beberapa sasaran prioritas yang ditetapkan meliputi:

  • Edukasi Komprehensif Masyarakat 3T: Mendorong kesadaran konsumen perbatasan melalui program komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang masif.
  • Digitalisasi Pengawasan Terpadu: Pemanfaatan sistem digital guna mempercepat deteksi dini dan pelaporan peredaran produk tanpa izin di pulau-pulau terluar.
  • Pemberdayaan Potensi Bahan Alam Lokal: Penelitian bersama untuk mengangkat komoditas herbal lokal di daerah pelosok menjadi produk fitofarmaka yang aman dan berdaya saing.

Dengan integrasi keilmuan dan semangat bela negara ini, BPOM dan Unhan optimis perlindungan terhadap kesehatan masyarakat di kawasan perbatasan dapat terwujud secara merata dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User