Astrid Widayani, Wakil Wali Kota Solo yang Baru Dilantik dari PSI

Jabatan Wakil Wali Kota Solo resmi diemban oleh Astrid Widayani sejak pelantikan pada 20 Februari 2025. Bersama Wali Kota Teguh Prakosa, ia memimpin Kota Bengawan periode 2025-2030. Sosok yang juga me...

Jul 12, 2026 - 07:44
0 1
Astrid Widayani, Wakil Wali Kota Solo yang Baru Dilantik dari PSI

Jabatan Wakil Wali Kota Solo resmi diemban oleh Astrid Widayani sejak pelantikan pada 20 Februari 2025. Bersama Wali Kota Teguh Prakosa, ia memimpin Kota Bengawan periode 2025-2030. Sosok yang juga menjabat Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Solo ini langsung menjadi perhatian karena jejak politik dan profesionalnya yang panjang di kota kelahirannya.

Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung DPRD Solo, dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan partai politik, serta keluarga besar Astrid Widayani. Dalam sambutannya, Wali Kota Teguh Prakosa menegaskan, “kami berdua akan bekerja maksimal untuk mewujudkan Solo yang lebih inklusif dan berdaya saing. Ibu Astrid memiliki kapasitas yang tidak perlu diragukan.”

Latar Belakang Pendidikan dan Profesional

Astrid Widayani lahir di Solo pada 15 Januari 1980 dari keluarga pengusaha batik lokal. Ia menamatkan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2002, kemudian meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Indonesia (UI) pada 2008. Selama lebih dari 15 tahun, ia berkarier di sektor perbankan dan properti sebelum sepenuhnya terjun ke dunia politik pada 2019. Pengalaman profesionalnya mencakup posisi sebagai Head of Business Development di sebuah bank BUMN dan direktur operasional di perusahaan properti nasional.

“Latar belakang saya di dunia keuangan dan manajemen bisnis sangat membantu dalam merancang program-program pembangunan yang efisien dan akuntabel,” ujar Astrid Widayani dalam pertemuan dengan jurnalis usai pelantikan. Ia menekankan pentingnya membawa semangat korporasi yang profesional ke dalam tata kelola pemerintahan kota.

Karier Politik dan Kepemimpinan di PSI

Astrid Widayani bergabung dengan PSI pada awal 2019, tertarik pada platform partai yang menjanjikan politik antikorupsi dan keberpihakan pada pemuda. Dalam waktu singkat, ia terpilih sebagai Ketua DPD PSI Solo pada Maret 2020 melalui Konferensi Kota (Konferkota) yang berlangsung di Hotel Alana. Di bawah kepemimpinannya, PSI Solo berhasil meraih tiga kursi di DPRD pada Pemilu 2024, meningkat dari satu kursi pada periode sebelumnya.

Ketua Umum PSI, Hiro Ananda, dalam keterangannya pada 21 Februari 2025, menyatakan, “Astrid adalah kader yang tangguh dan memiliki visi jelas untuk memajukan Solo. Beliau mampu menjembatani kepentingan partai dengan kebutuhan masyarakat luas.”

Di internal partai, Astrid dikenal sebagai figur yang vokal dalam isu pemberdayaan perempuan dan transparansi anggaran. Ia pernah menginisiasi program “Solo Bicara” yang menjadi ruang diskusi publik bulanan antara warga dan DPRD.

Misi Utama sebagai Wakil Wali Kota

Dalam pidato perdana di hadapan DPRD, Astrid Widayani memaparkan tiga prioritas: pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas, penanganan banjir di daerah aliran sungai Bengawan Solo, dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan primer. “Kami targetkan angka pengangguran terbuka turun dari 4,2 persen menjadi di bawah 3 persen pada 2027,” tegasnya. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Solo per Agustus 2024 menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,19 persen, sehingga target tersebut memerlukan penambahan sekitar 5.000 lapangan kerja baru.

Bersama Wali Kota, Astrid menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 yang akan disahkan paling lambat enam bulan pasca pelantikan. Ia berkomitmen memangkas proses birokrasi perizinan melalui digitalisasi Surat Izin Usaha (SIUP) dan Tanda Daftar Usaha (TDP) yang dijadwalkan beroperasi penuh pada kuartal ketiga 2025. “Pelaku UMKM harus bisa mengurus izin dalam hitungan jam, bukan hari,” katanya dalam Rapat Koordinasi Teknis di Bappeda Solo, 22 Februari 2025.

Respons Publik dan Dukungan Partai Koalisi

Kehadiran Astrid Widayani disambut beragam oleh kalangan pengusaha dan akademisi. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo, Andre Purwanto, menyebut profilnya sebagai “wajah baru yang membawa optimisme, karena menguasai seluk-beluk bisnis secara teknis dan memiliki jaringan luas.” Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Dwi Kurniawan, menilai bahwa pengalaman manajerial Astrid menjadi modal besar untuk memperkuat fungsi koordinasi wakil wali kota yang selama ini cenderung seremonial.

Fraksi-fraksi pendukung di DPRD, yakni PSI, Golkar, dan Gerindra, menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program Astrid. Ketua Fraksi Gerindra, Suryo Baskoro, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal pengesahan anggaran untuk tiga program prioritas Wakil Wali Kota. “Kami tidak hanya berbicara di pleno, tetapi akan memastikan alokasi APBD perubahan 2025 mengakomodasi kebutuhan mendesak, terutama penanganan banjir,” ujarnya.

Dengan kombinasi pengalaman sektor swasta dan politik, Astrid Widayani diharapkan mampu membawa inovasi pada tata kelola pemerintahan Solo. Masyarakat menantikan realisasi janji-janji kampanye yang telah ia suarakan, khususnya penciptaan lapangan kerja dan transformasi layanan publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User