Apresiasi kepada Polda Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat yang berhasil menangkap Taufik Hidayat (30). Pria tersebut merupakan pelaku penyekap

Jul 08, 2026 - 05:42
0 0
Apresiasi kepada Polda Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat yang berhasil menangkap Taufik Hidayat (30). Pria tersebut merupakan pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, YTR (29), yang sebelumnya menjadi buronan dan menyita perhatian publik. Penangkapan berlangsung cepat dan menjadi kabar melegakan bagi banyak pihak, termasuk keluarga korban.

Orang nomor satu di Jabar yang akrab disapa KDM itu mengungkapkan rasa terima kasihnya secara langsung. Ia bahkan telah menghubungi Kapolda Jabar Irjen Setiawan begitu mendengar kabar tertangkapnya Taufik Hidayat.

“Yang pertama, saya ucapkan terima kasih. Tadi malam saya sudah sampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Kapolda, bahwa cepat sekali Taufik Hidayat bisa ditangkap,” ujar Dedi kepada wartawan di Garut, seperti dilaporkan Apaberita.com, Rabu (24/6/2026).

Nasib Sayembara Rp 250 Juta

Selain memberi apresiasi, Dedi Mulyadi juga akan segera menemui Kapolda Jabar untuk membicarakan nasib sayembara senilai Rp 250 juta yang sebelumnya ia umumkan. Sayembara tersebut ia tawarkan kepada siapa pun yang bisa memberikan informasi atau membantu penangkapan Taufik Hidayat. Kini, setelah pelaku berhasil diringkus oleh tim Polda Jabar, publik bertanya-tanya bagaimana status hadiah besar itu.

Dedi Mulyadi mengonfirmasi akan melakukan pertemuan dengan Irjen Setiawan. Pertemuan tersebut rencananya tidak hanya membahas apresiasi atas kinerja kepolisian, tetapi juga teknis penyaluran uang sayembara. Beberapa kemungkinan muncul, apakah hadiah nantinya diberikan kepada tim kepolisian yang bertugas, disumbangkan untuk korban, atau dialihkan ke program lain yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kasus penyekapan dan penganiayaan ini sempat menggegerkan warga Jawa Barat. Aksi kejar-kejaran dan pelarian Taufik Hidayat membuat banyak pihak geram. KDM yang dikenal vokal dalam isu kemanusiaan kemudian turun tangan dengan menyediakan sayembara untuk mempercepat penangkapan. Langkah tersebut dinilai efektif karena menambah tekanan psikologis bagi pelaku dan memperkuat sinergi antara masyarakat serta aparat.

Kini, setelah pelaku ditangkap, Dedi ingin memastikan tidak ada kebingungan soal janji sayembara. Ia menekankan pentingnya transparansi dan tanggung jawab moral atas ucapannya. “Saya akan temui Pak Kapolda untuk membicarakan sayembara itu,” imbuhnya singkat.

Penangkapan Taufik Hidayat sendiri dilakukan melalui strategi khusus yang diatur oleh tim Polda Jabar. Sebelumnya, eks atasan pelaku sempat membantu dengan menyusun strategi agar Taufik tidak kembali melarikan diri. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pelaku terus berpindah tempat dan melakukan perlawanan sebelum akhirnya berhasil diamankan.

Dengan tertangkapnya Taufik Hidayat, perhatian kini bergeser pada proses hukum yang akan dijalani pelaku. Sementara itu, masyarakat menanti kepastian dari Gubernur Jabar dan Kapolda terkait realisasi sayembara yang sempat menjadi topik hangat di berbagai platform media. Dedi Mulyadi berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan keseriusan negara dalam menindak pelaku kekerasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User