Apaberita.com, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan akan meluncurkan satelit buatan dalam negeri

Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan kabar tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Ia menjelaskan bahwa satelit tersebut merupakan hasil produksi BRIN sendiri dan akan d

Jul 08, 2026 - 04:40
0 0
Apaberita.com, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan akan meluncurkan satelit buatan dalam negeri

Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan kabar tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Ia menjelaskan bahwa satelit tersebut merupakan hasil produksi BRIN sendiri dan akan diluncurkan bekerja sama dengan Indian Space Research Organisation (ISRO).

"Kita akan melakukan launching satelit yang diproduksi oleh BRIN di India, insyaallah awal Januari 2027, yaitu satelit buatan BRIN," ujar Arif.

Kolaborasi Berkelanjutan dengan ISRO

Kerja sama antara BRIN dan ISRO bukanlah hal baru. Kedua lembaga antariksa tersebut telah lama menjalin kolaborasi dalam pemantauan satelit melalui stasiun pengamat di Biak, Papua. Stasiun ini berfungsi untuk memonitor pergerakan satelit milik India, memanfaatkan letak geografis Indonesia yang strategis di jalur khatulistiwa.

"Jadi selama ini BRIN dengan ISRO sebagai lembaga antariksa yang ada di India ini memang sudah berkolaborasi untuk monitoring satelit yang ada di Biak. Lokasinya di Biak, kemudian kita memonitor peredaran satelit dari India," jelas Arif.

Keberhasilan kolaborasi tersebut kemudian berkembang ke arah peluncuran satelit buatan BRIN. Fasilitas ISRO yang telah terbukti andal dalam berbagai misi internasional menjadi pilihan strategis bagi Indonesia untuk meluncurkan satelit perdananya yang sepenuhnya dikembangkan oleh putra-putri bangsa.

Satelit Buatan BRIN, Kemandirian Teknologi Nasional

Peluncuran satelit ini diharapkan menjadi bukti kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi antariksa secara mandiri. Selama ini, Indonesia masih bergantung pada satelit buatan luar negeri untuk berbagai kebutuhan, mulai dari telekomunikasi hingga pemantauan sumber daya alam. Dengan adanya satelit buatan BRIN, Indonesia dapat memangkas ketergantungan tersebut dan memiliki kendali penuh atas data serta sistem yang dihasilkan.

Menurut laporan yang dihimpun media kami, satelit tersebut dirancang untuk mendukung berbagai misi observasi bumi dan komunikasi. Peluncuran dari India dijadwalkan pada minggu pertama Januari 2027, menandai awal baru bagi eksplorasi antariksa Indonesia yang lebih mandiri. BRIN sebelumnya juga telah intens melakukan riset dan pengembangan teknologi satelit melalui Pusat Riset Teknologi Satelit di bawah Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) sebagai bagian dari roadmap penguasaan teknologi antariksa nasional.

Lebih lanjut, kolaborasi dengan ISRO dinilai sebagai langkah efisiensi dan percepatan, mengingat Indonesia belum memiliki infrastruktur peluncuran satelit sendiri. Pemerintah melalui BRIN terus mendorong agar peluncuran ini berjalan lancar sekaligus menjadi katalis bagi pengembangan industri antariksa dalam negeri. Diharapkan, keberhasilan misi ini akan membuka jalan bagi peluncuran-peluncuran satelit buatan Indonesia berikutnya, baik dari India maupun dari potensi kerja sama dengan negara lain.

Dengan peluncuran ini, Indonesia kian memantapkan posisinya di kancah internasional sebagai salah satu negara yang serius menggarap sektor antariksa, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai produsen teknologi satelit yang kompetitif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User