Aksi penipuan yang dilakukan seorang perempuan muda asal Tangerang Selatan akhirnya kandas setelah hampir setahun beroperasi. HCTW (20) ditangkap setelah ketahuan menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang. Yang mengejutkan, pelaku mengaku sudah lebih dari 20 kali melancarkan aksi serupa di berbagai tempat di wilayah Tangerang Selatan, Banten.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, modus yang digunakan HCTW terbilang sederhana namun cukup efektif menipu para pemilik toko. Ia menawarkan perhiasan yang tampak seperti emas asli deng

Jul 08, 2026 - 04:35
0 0
Aksi penipuan yang dilakukan seorang perempuan muda asal Tangerang Selatan akhirnya kandas setelah hampir setahun beroperasi. HCTW (20) ditangkap setelah ketahuan menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang. Yang mengejutkan, pelaku mengaku sudah lebih dari 20 kali melancarkan aksi serupa di berbagai tempat di wilayah Tangerang Selatan, Banten.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, modus yang digunakan HCTW terbilang sederhana namun cukup efektif menipu para pemilik toko. Ia menawarkan perhiasan yang tampak seperti emas asli dengan harga yang menggiurkan. Dengan memanfaatkan penampilannya yang meyakinkan, pelaku berhasil mengelabui banyak penjual emas selama berbulan-bulan tanpa ada yang curiga.

Awal Mula Terbongkar

Kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah video yang merekam aksi diduga penipuan emas palsu viral di media sosial. Video tersebut menjadi petunjuk awal bagi aparat untuk menyelidiki lebih lanjut. Namun, titik balik penangkapan terjadi saat HCTW menjalankan aksinya untuk terakhir kali di toko emas Pamulang.

Pemilik toko yang mulai curiga dengan kualitas logam yang dijual segera melakukan pemeriksaan lebih teliti. Setelah dipastikan bahwa emas tersebut palsu, pemilik toko langsung mengamankan pelaku dan menghubungi pihak berwajib. Dari hasil pemeriksaan sementara, HCTW terbukti sudah menjual emas imitasi di sedikitnya 20 toko emas berbeda selama setahun terakhir.

Kronologi Penipuan

Menurut keterangan yang diperoleh Apaberita.com, HCTW menjalankan aksinya secara berpindah-pindah. Ia menyasar toko-toko emas kecil hingga menengah yang mungkin tidak memiliki alat uji logam yang canggih. Setiap kali bertransaksi, pelaku selalu berusaha tampil tenang dan natural, sehingga tidak mudah dicurigai.

Total kerugian yang dialami para korban masih dalam penghitungan polisi. Namun, mengingat pelaku sudah 20 kali beraksi, jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami apakah ada korban lain yang belum melapor serta kemungkinan adanya jaringan di belakang aksi ini.

Usia pelaku yang baru 20 tahun menjadi perhatian tersendiri. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana seorang perempuan muda bisa dengan lancar menjalankan penipuan berskala ini selama setahun tanpa ketahuan. Kasus ini menjadi pengingat bagi para pemilik toko emas untuk lebih waspada dan dilengkapi dengan alat uji keaslian emas yang memadai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User