Ziarah ke Makam Dua Mantan Menteri Awali HUT KemenPAN-RB

JAKARTA, 27 Juli 2026 – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membuka rangkaian peringatan hari jadinya yang ke-67 dengan melakukan ziarah ke makam dua mantan men...

Ziarah ke Makam Dua Mantan Menteri Awali HUT KemenPAN-RB

JAKARTA, 27 Juli 2026 – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membuka rangkaian peringatan hari jadinya yang ke-67 dengan melakukan ziarah ke makam dua mantan menteri yang pernah memimpin lembaga tersebut. Menteri PANRB Rini Widyantini, didampingi seluruh pejabat eselon I, mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin (27/7/2026) pagi. Kegiatan ini ditegaskan oleh Rini sebagai wujud penghormatan atas jasa para pendahulu yang telah membangun fondasi birokrasi nasional.

Kedua mantan menteri yang diziarahi adalah Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Syafruddin yang menjabat Menteri PANRB periode 2014–2019, serta Tjahjo Kumolo yang memegang amanah pada periode 2019–2022. Syafruddin wafat pada 2020, sedangkan Tjahjo Kumolo berpulang pada 2022. Keduanya dimakamkan di area TMP Kalibata. Prosesi ziarah dimulai pukul 08.15 WIB, diawali peletakan karangan bunga oleh Menteri Rini di masing-masing pusara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh rohaniwan, dan diakhiri dengan tabur bunga oleh seluruh rombongan.

Napak Tilas Pengabdian

Usai prosesi doa, Rini Widyantini menyampaikan refleksi singkat mengenai kiprah almarhum Syafruddin dan Tjahjo Kumolo. “Ziarah ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud rasa terima kasih kami atas pengabdian dan dedikasi almarhum dalam membangun birokrasi Indonesia yang bersih, profesional, dan berintegritas,” ujar Rini di sela kegiatan. Ia menekankan, kebijakan reformasi birokrasi berbasis merit yang dirintis Syafruddin serta penguatan integritas aparatur sipil negara dan digitalisasi pelayanan publik yang digagas Tjahjo Kumolo merupakan warisan yang harus dijaga.

Rini menambahkan, nilai-nilai yang ditinggalkan kedua tokoh tersebut selaras dengan arah pembangunan birokrasi yang tengah ditempuh Kementerian PANRB saat ini. “Apa yang telah dirintis oleh almarhum Bapak Syafruddin dan Bapak Tjahjo Kumolo merupakan pondasi penting bagi kita semua. Tugas kami adalah melanjutkan dan mengembangkannya agar birokrasi kian adaptif dan berkelas dunia,” tuturnya.

Simbol Komitmen Reformasi Birokrasi

Ziarah ini telah menjadi tradisi tahunan yang diselenggarakan Kementerian PANRB untuk mengenang jasa para pendahulu. Menteri Rini menyatakan bahwa peringatan hari jadi ke-67 tahun ini mengusung tema “Birokrasi Berkelas Dunia untuk Indonesia Maju”, yang menegaskan kembali komitmen institusi dalam menjalankan reformasi birokrasi yang berkelanjutan. “Hari jadi ke-67 ini harus kita maknai sebagai titik tolak untuk bekerja lebih keras. Hasil yang telah dicapai para pendahulu harus kita jaga, sekaligus kita tingkatkan agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rini didampingi oleh Sekretaris Kementerian PANRB, para Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur, Deputi Reformasi Birokrasi, serta seluruh Staf Ahli Menteri. Kehadiran pejabat utama kementerian ini, menurut Rini, merupakan simbol kesinambungan visi dan misi yang telah diwariskan oleh para mantan menteri.

Rangkaian Puncak Peringatan HUT

Selain ziarah, Kementerian PANRB telah menyiapkan sejumlah agenda dalam rangka perayaan hari jadi ke-67 yang puncaknya akan dilaksanakan pada pekan depan. Rangkaian acara meliputi seminar nasional dengan tema reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan digital, pameran inovasi pelayanan publik dari berbagai daerah, serta penganugerahan penghargaan bagi aparatur sipil negara (ASN) teladan yang telah menunjukkan kinerja dan dedikasi tinggi. Kementerian juga akan menggelar bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.

Rini mengajak seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara untuk menjadikan momentum hari jadi ini sebagai penyemangat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara. “Reformasi birokrasi bukan hanya program, tetapi gerakan moral yang harus terus diperjuangkan. Mari kita jadikan peringatan ini sebagai energi baru untuk bekerja lebih ikhlas, lebih cepat, dan lebih baik,” pungkas Menteri PANRB.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User