Ze Gomes Nilai Madura United Belum Optimal di Awal Pramusim
PAMEKASAN – Pelatih anyar Madura United, Ze Gomes, memberikan penilaian terbuka seusai memimpin sesi latihan perdana tim dalam rangka persiapan menghadapi kompetisi musim 2024/2025. Juru taktik asal...
PAMEKASAN – Pelatih anyar Madura United, Ze Gomes, memberikan penilaian terbuka seusai memimpin sesi latihan perdana tim dalam rangka persiapan menghadapi kompetisi musim 2024/2025. Juru taktik asal Portugal itu menyatakan bahwa performa kolektif para pemain Laskar Sape Kerrab masih berada di bawah ekspektasi dan memerlukan peningkatan signifikan pada pekan-pekan mendatang.
Dalam sesi yang digelar di Lapangan Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Senin pagi, Gomes mencatat sejumlah aspek fundamental yang belum berjalan sesuai dengan rancangan program yang telah ditetapkan oleh staf kepelatihan. Ia mengungkapkan bahwa proses adaptasi terhadap filosofi permainan baru menjadi faktor utama di balik belum optimalnya performa tim.
Evaluasi Menyeluruh pada Sesi Perdana
Ze Gomes menyampaikan bahwa meskipun intensitas para pemain cukup tinggi, masih terdapat kesenjangan antara instruksi yang diberikan dengan eksekusi di lapangan. Pria berusia 46 tahun itu menyoroti tiga komponen krusial: koordinasi antarlini, penguasaan bola dalam fase transisi, dan penyelesaian akhir di area pertahanan lawan.
“Kami belum berada pada jalur yang benar secara kolektif. Ada semangat, tetapi itu saja tidak cukup. Saya ingin melihat koneksi yang lebih presisi antara lini belakang, tengah, dan depan,” ujar Gomes kepada awak media setelah latihan.
Pelatih yang sebelumnya menangani klub Liga Portugal 2 itu juga mengidentifikasi kelemahan dalam pengambilan keputusan saat tekanan tinggi. Data internal tim menunjukkan bahwa hanya 62 persen umpan akurat tercipta dalam sesi latihan bertempo tinggi, angka yang menurut Gomes jauh dari standar minimal yang ia terapkan, yakni 80 persen.
Fokus Pembenahan Fisik dan Taktik
Manajemen Madura United telah menyetujui program pramusim selama enam pekan yang akan dibagi dalam tiga blok latihan. Blok pertama, yang berlangsung hingga pertengahan pekan depan, difokuskan pada pemulihan kebugaran dasar dan adaptasi skema 4-3-3 yang menjadi andalan Gomes.
“Kondisi fisik para pemain bervariasi. Kami membutuhkan waktu setidaknya sepuluh hingga dua belas sesi untuk menyamakan level kebugaran sebelum memasuki tahap taktikal yang lebih kompleks,” jelasnya. Gomes menambahkan bahwa tim pelatih akan menerapkan evaluasi harian berbasis data GPS untuk memantau beban kerja masing-masing pemain.
Dalam rapat koordinasi antara tim kepelatihan dan manajemen pada hari yang sama, diputuskan bahwa skuad akan menjalani dua sesi latihan per hari pada pekan kedua. Keputusan ini diambil untuk mempercepat proses internalisasi filosofi permainan yang menekankan penguasaan bola dan transisi cepat.
Respons Pemain dan Target Musim
Sejumlah pemain senior mengakui bahwa masa transisi di bawah arahan Ze Gomes memerlukan penyesuaian yang tidak instan. Kapten tim, Fachruddin Aryanto, menyatakan bahwa seluruh elemen tim berkomitmen untuk memenuhi target yang telah ditetapkan oleh pelatih kepala.
“Ini baru permulaan. Kami paham ekspektasi pelatih sangat tinggi dan kami akan bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dalam sesi-sesi berikutnya,” ucap Fachruddin.
Ze Gomes menutup sesi dengan menegaskan bahwa target Madura United musim ini tidak berubah: finis di empat besar klasemen akhir BRI Liga 1. Ia optimistis bahwa dengan peningkatan konsistensi dalam latihan serta dukungan penuh dari manajemen, tim akan mampu mencapai performa puncak saat kompetisi resmi bergulir pada awal Juli.
“Jalan masih panjang. Kami akan menggunakan setiap hari pramusim untuk membangun fondasi yang kokoh. Saya percaya tim ini memiliki potensi, yang dibutuhkan sekarang adalah disiplin dan kepercayaan pada proses,” pungkasnya.
Comments (0)