YASOP dan Artha Graha Peduli Bentuk Karakter 360 Siswa Lewat Aksi Sosial

Apaberita.com, Balige – Kolaborasi antara Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YASOP), Artha Graha Peduli (AGP), dan Paryasop kembali menghadirkan Program YASOP Peduli 2026. Mengusung semangat “Dari

Jul 08, 2026 - 04:49
0 0
YASOP dan Artha Graha Peduli Bentuk Karakter 360 Siswa Lewat Aksi Sosial

Apaberita.com, Balige – Kolaborasi antara Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YASOP), Artha Graha Peduli (AGP), dan Paryasop kembali menghadirkan Program YASOP Peduli 2026. Mengusung semangat “Dari Hati untuk Sesama”, inisiatif ini tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, namun juga menjadi wahana nyata pembentukan karakter bagi generasi muda. Sebanyak 360 siswa-siswi Asrama Yasop diterjunkan langsung membagikan ratusan paket sembako kepada kepala keluarga di empat wilayah: Hinalang, Sangkar Ni Huta, Pagar Batu, dan Kota Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Minggu (5/7).

Setiap paket bantuan berisi beras, gula, minyak goreng, mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya. Menariknya, penyaluran tidak dilakukan secara terpusat, melainkan door-to-door. Para siswa mendatangi rumah warga satu per satu, memberi, berinteraksi, dan merasakan langsung arti kepedulian.

Menanamkan Kepemimpinan dan Gotong Royong

Bagi YASOP, kegiatan ini merupakan kurikulum hidup yang tak tergantikan. “Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang peduli. Melayani masyarakat secara langsung mengajarkan kepemimpinan, gotong royong, dan pengabdian sejak dini,” ungkap perwakilan yayasan saat diwawancarai Apaberita.com di sela-sela kegiatan. Para alumni yang tergabung dalam Paryasop turut mendampingi adik-adik mereka di lapangan, memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus menjadi teladan nyata.

Pemerintah Kabupaten Toba turut hadir memberikan dukungan penuh. Bupati Toba, Effendi P. Napitupulu, mengapresiasi program yang dinilainya berdampak ganda.

YASOP Peduli tidak hanya membawa manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter generasi muda Toba. Sinergi seperti ini yang harus terus kita rawat bersama,

ujarnya kepada Apaberita.com di lokasi.

Dengan model penyaluran door-to-door, para siswa tidak hanya belajar tentang teori kepedulian sosial di ruang kelas, melainkan merasakan sendiri bagaimana menjalin empati dan solideritas dengan warga. Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter sejati lahir dari pengalaman melayani yang tulus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User