Wuling Genap 9 Tahun, Luncurkan City Car Listrik Aira ev

Jakarta, 17 Mei 2025 — PT SGMW Motor Indonesia, pemegang merek Wuling di Tanah Air, memperingati sembilan tahun perjalanan industrinya di Indonesia dengan meluncurkan kendaraan listrik murni city ca...

Jul 13, 2026 - 14:46
0 0

Jakarta, 17 Mei 2025 — PT SGMW Motor Indonesia, pemegang merek Wuling di Tanah Air, memperingati sembilan tahun perjalanan industrinya di Indonesia dengan meluncurkan kendaraan listrik murni city car terbaru, Aira ev, dalam sebuah acara bertajuk “Tumbuh Bersama Sebagai Keluarga” di Jakarta Convention Center, Sabtu (17/5). Peluncuran ini menjadi tonggak kedua setelah sukses pasar Air ev pada 2022 dan menegaskan komitmen Wuling dalam memacu adopsi kendaraan rendah emisi di segmen perkotaan.

Sembilan Tahun Menjejak Pasar Otomotif Nasional

Wuling mengawali operasi komersial di Indonesia pada 2015 dengan peresmian pabrik seluas 60 hektare di Cikarang, Jawa Barat. Dalam kurun waktu hampir satu dasawarsa, pabrik yang memiliki kapasitas produksi 120.000 unit per tahun itu telah meluncurkan delapan model kendaraan, mulai dari Confero, Cortez, Almaz, hingga Air ev yang menjadi pionir mobil listrik lokal berinsentif pemerintah. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, sepanjang 2024 Wuling menjual 26.703 unit dari total penjualan nasional 1,1 juta unit, dengan Air ev menyumbang sekitar 45 persen dari penjualan wholesales merek tersebut.

Presiden Direktur PT SGMW Motor Indonesia, Shi Guoyong, menyatakan bahwa angka produksi kumulatif Wuling sejak 2017 telah menembus 235.000 unit, dengan lebih dari 32.000 unit di antaranya merupakan kendaraan listrik. “Kami memandang Indonesia bukan sekadar pasar, melainkan rumah produksi kedua setelah Tiongkok. Filosofi ‘Tumbuh Bersama Sebagai Keluarga’ persis menggambarkan hubungan kami dengan konsumen, mitra pemasok, dan pemerintah yang terus mendukung ekosistem industri hijau,” ujarnya.

Aira ev: City Car Listrik yang Dirancang untuk Kawasan Perkotaan

Aira ev hadir dengan dimensi panjang di bawah 3,3 meter, menjadikannya ideal untuk mobilitas perkotaan yang padat. Mobil ini dibekali motor listrik sinkron magnet permanen 30 kW yang menghasilkan torsi puncak 110 Nm, serta baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26,7 kWh. Berdasarkan uji WLTP, Aira ev mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam satu pengisian penuh. Fitur pengisian cepat mendukung pengisian dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 35 menit melalui soket DC CCS2.

Dari sisi kenyamanan dan keselamatan, Aira ev menyematkan layar sentuh 10,1 inci dengan konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay, sistem pengereman ABS dan EBD, dua kantung udara depan, serta sensor parkir belakang. Shi Guoyong menegaskan, mobil ini diproduksi di fasilitas Cikarang dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang telah melampaui 40 persen. “Kami bangga Aira ev ciptakan lapangan kerja langsung bagi 1.200 teknisi Indonesia dan membuka peluang baru bagi 32 pemasok komponen lokal,” tambahnya.

Harga on-the-road Jakarta untuk Aira ev varian standar dipatok Rp 239 juta, sedangkan varian premium dibanderol Rp 259 juta. Dengan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen dan subsidi kendaraan listrik dari pemerintah yang mencapai Rp 7 juta per unit untuk kendaraan produksi lokal dengan TKDN di atas 40 persen, harga pembelian dapat lebih rendah lagi. Pemesanan dibuka mulai hari ini melalui 116 diler resmi Wuling di seluruh Indonesia.

Dukungan Pemerintah dan Strategi Pasar

Peluncuran Aira ev turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Wuling yang menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik dan menyebutkan bahwa investasi otomotif rendah emisi di dalam negeri telah mencapai Rp 18,3 triliun sepanjang 2024. “Aira ev membuktikan bahwa industri dalam negeri sanggup menghasilkan kendaraan listrik berteknologi terkini dan kompetitif secara harga. Ini sejalan dengan peta jalan Kemenperin menuju target 400.000 unit kendaraan listrik mengaspal di Indonesia pada 2030,” kata Taufiek.

Wuling pun mengumumkan rencana penambahan infrastruktur pendukung berupa 50 stasiun pengisian cepat baru di 20 kota besar, melengkapi 130 titik pengisian yang telah dioperasikan melalui kemitraan dengan badan usaha milik negara dan swasta. Manajemen juga membidik segmen pengguna pertama mobil listrik di kalangan keluarga muda dan profesional perkotaan, dengan menawarkan program after-sales berupa garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer serta layanan roadside assistance 24 jam.

Acara peluncuran sekaligus perayaan sembilan tahun ini ditutup dengan deklarasi simbolis bertajuk “Satu Keluarga Satu Pohon”, di mana Wuling berkomitmen menanam 9.000 bibit mangrove di pesisir utara Jakarta sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan perusahaan. Dengan demikian, Aira ev tidak hanya memperluas lini kendaraan listrik merek berlogo lima berlian tersebut, tetapi juga mempertegas peran Wuling dalam transisi energi nasional yang semakin konkret.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User