Wayan Koster Tegaskan Bali Dukung Penuh Makan Bergizi Gratis

DENPASAR — Gubernur Bali I Wayan Koster secara tegas membantah tudingan yang menyebut dirinya tidak mendukung serta menghambat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bali. Bantah...

Wayan Koster Tegaskan Bali Dukung Penuh Makan Bergizi Gratis

DENPASAR — Gubernur Bali I Wayan Koster secara tegas membantah tudingan yang menyebut dirinya tidak mendukung serta menghambat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bali. Bantahan tersebut disampaikan Koster dalam keterangan resmi di Denpasar sebagai tanggapan atas kabar yang beredar di ruang publik dalam beberapa waktu terakhir.

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi Bali itu menegaskan bahwa tudingan tersebut sama sekali tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta. Menurut dia, seluruh kebijakan yang diambil pemerintah daerah justru diarahkan untuk memastikan program prioritas nasional itu berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bali, khususnya anak-anak usia sekolah serta ibu hamil.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menyasar anak-anak usia sekolah, ibu hamil, dan balita di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan melalui dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tersebar di berbagai daerah, termasuk di sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Bali.

"Tidak benar ada penghambatan. Saya justru memerintahkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali untuk menindaklanjuti pelaksanaan program ini dengan sungguh-sungguh agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Koster.

Tudingan Dinilai Tidak Berdasar

Koster menyatakan, komunikasi antara Pemerintah Provinsi Bali dengan pemerintah pusat, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) selaku lembaga yang mengoordinasikan pelaksanaan program, berjalan dengan baik. Berbagai rapat koordinasi, kata dia, telah dilakukan untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

Dia menilai, informasi yang menyebut Bali menghambat program MBG merupakan tafsir keliru atas sejumlah kebijakan teknis yang diambil pemerintah daerah. Kebijakan tersebut, lanjutnya, semata-mata dimaksudkan untuk menjaga kualitas pelaksanaan program, bukan untuk memperlambat apalagi menghentikan.

"Kalau ada penyesuaian teknis di lapangan, itu bagian dari upaya kami memastikan program berjalan tertib, akuntabel, dan sesuai dengan karakteristik daerah. Itu bukan penghambatan, melainkan bentuk tanggung jawab," ujarnya.

Sinergi dengan Pembangunan Daerah

Gubernur asal Kabupaten Buleleng itu menjelaskan, pelaksanaan program MBG di Bali disinergikan dengan visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menempatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas. Program nasional tersebut, menurut dia, sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas gizi generasi muda Bali.

Dia menambahkan, Pemerintah Provinsi Bali telah mengambil sejumlah langkah konkret untuk mendukung penyelenggaraan program, mulai dari penyiapan regulasi pendukung, pendataan penerima manfaat, hingga koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Bali. Langkah-langkah tersebut, kata dia, merupakan bukti nyata dukungan daerah terhadap agenda nasional.

"Kami mendukung penuh program pemerintah pusat yang bermanfaat bagi rakyat. Makan Bergizi Gratis adalah program yang baik untuk masa depan anak-anak Bali, sehingga wajib kita kawal bersama," kata dia.

Libatkan Produk Pangan Lokal Bali

Lebih lanjut, Koster menegaskan komitmennya agar pelaksanaan program MBG turut menggerakkan ekonomi daerah. Dia mendorong kebutuhan bahan pangan program tersebut dipasok oleh petani, peternak, dan nelayan lokal Bali, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan penerima makanan bergizi, tetapi juga pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.

Menurut dia, Bali memiliki potensi pangan lokal yang melimpah, mulai dari beras, sayur-mayur, buah-buahan, telur, susu, hingga ikan. Potensi tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan dapur-dapur penyelenggara program sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.

"Saya ingin anak-anak Bali mengonsumsi makanan bergizi yang bersumber dari bumi Bali sendiri. Dengan begitu, program ini sekaligus mengangkat kesejahteraan petani dan pelaku usaha lokal kita," ucapnya.

Ajakan Kawal Program Bersama

Pada bagian akhir keterangannya, Koster meminta masyarakat Bali tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dia mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh adat, dunia pendidikan, dan media massa, untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

Dia juga menyatakan kesiapannya menerima masukan dari berbagai pihak demi penyempurnaan pelaksanaan program di lapangan. Menurut Koster, kritik yang konstruktif akan ditindaklanjuti melalui mekanisme rapat koordinasi bersama instansi terkait.

"Mari kita sukseskan program ini bersama-sama. Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen penuh mendukung setiap kebijakan yang membawa kemaslahatan bagi rakyat," kata Koster menegaskan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User