Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91%
Kulon Progo, Apaberita.com – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meninjau langsung pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY
Kulon Progo, Apaberita.com – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meninjau langsung pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pengerjaan fisik gedung telah mencapai 91 persen dan dijadwalkan rampung sepenuhnya pada pertengahan Juli 2026.
"Jadi pada hari ini kita mengecek kesiapan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kulon Progo. Pembangunan gedungnya, insyaallah, pertengahan Juli beres. Sekarang (progresnya) sudah 91 persen," ujar Agus Jabo dalam keterangannya yang diterima Apaberita.com, Rabu (1/7/2026).
Saat berada di lokasi, Wamensos juga menyempatkan diri untuk melihat langsung ruang-ruang kelas yang nantinya akan ditempati oleh para siswa jenjang Sekolah Dasar (SD). Di salah satu ruang kelas, seluruh meja dan kursi belajar sudah tertata dengan rapi dan siap digunakan. Kondisi ini menegaskan bahwa gedung tersebut hampir sepenuhnya siap untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Sekolah Rakyat sendiri merupakan program prioritas Kementerian Sosial dalam upaya menyediakan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan prasejahtera. Program ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan formal yang berkualitas. Pembangunan gedung permanen di Kulon Progo menjadi salah satu percontohan nasional yang diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia.
Kementerian Sosial menargetkan seluruh bangunan utama Sekolah Rakyat di Kulon Progo dapat beroperasi penuh pada tahun ajaran baru. Dengan progres yang sudah mencapai 91 persen, optimisme untuk memenuhi tenggat waktu tersebut semakin besar. Selain ruang kelas, fasilitas pendukung lain seperti perpustakaan, ruang guru, dan toilet juga disebut dalam tahap penyelesaian akhir.
Peninjauan langsung oleh Wamensos ini juga bertujuan untuk memastikan kualitas material bangunan sesuai standar yang ditetapkan. Dalam keterangan resminya, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para penerima manfaat. "Kita ingin memastikan anak-anak bisa belajar di tempat yang layak," demikian dinyatakan dalam keterangan tersebut.
Dengan rampungnya gedung permanen ini, Sekolah Rakyat Kulon Progo diharapkan mampu menampung ratusan siswa dari jenjang SD hingga menengah secara bertahap. Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan inklusif, khususnya bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses bangku sekolah karena kendala biaya.
Informasi lebih lanjut mengenai proses penerimaan siswa dan jadwal operasional Sekolah Rakyat akan disampaikan oleh Kementerian Sosial dalam waktu dekat, seiring dengan rampungnya seluruh fasilitas pendukung.
Comments (0)