Walkot Bandung Farhan Kembali Bertugas Usai Dirawat di RS

BANDUNG — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kembali menjalankan aktivitas pemerintahan di Balai Kota pada Kamis (30/4/2026) setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif di rumah sakit akibat gangg...

Jul 13, 2026 - 16:39
0 0
Walkot Bandung Farhan Kembali Bertugas Usai Dirawat di RS

BANDUNG — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kembali menjalankan aktivitas pemerintahan di Balai Kota pada Kamis (30/4/2026) setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif di rumah sakit akibat gangguan kesehatan. Kepala daerah tersebut tiba di kantor sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Kota Bandung, Farhan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung pada Selasa malam (28/4/2026) setelah mengeluhkan pusing berputar hebat yang disertai gangguan pencernaan. Tim dokter yang menanganinya mendiagnosis vertigo berat yang diperparah oleh infeksi saluran pencernaan, sehingga memerlukan observasi dan penanganan selama lebih dari 36 jam.

Kronologi dan Penanganan Medis

Sekretaris Daerah Kota Bandung Hikmat Ginanjar menuturkan bahwa pihaknya menerima laporan kondisi Wali Kota pada Selasa sekitar pukul 21.00 WIB. "Beliau mengalami vertigo setelah seharian beraktivitas. Tim medis RSUD langsung melakukan penanganan dan memutuskan perlunya perawatan, termasuk pemberian cairan infus serta obat-obatan," jelasnya kepada awak media di Balai Kota, Kamis (30/4/2026).

Pihak keluarga menyatakan bahwa Farhan tidak memiliki riwayat penyakit kronis yang serius, namun jadwal kerja yang padat selama beberapa pekan terakhir diduga memicu kelelahan yang kemudian berdampak pada kondisi kesehatannya. Dokter spesialis penyakit dalam yang menangani, dr. Reza Pratama, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya infeksi ringan pada saluran cerna yang disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu. "Kondisinya sudah stabil dan tidak memerlukan tindakan lanjutan. Kami menyarankan pengaturan pola istirahat dan asupan gizi yang lebih terjaga," ujar dr. Reza.

Pemerintahan Tetap Berjalan

Pemerintah Kota Bandung memastikan bahwa kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik tidak mengalami gangguan selama Wali Kota menjalani perawatan. Wakil Wali Kota Bandung Erwin Yusuf mengambil alih koordinasi sementara, termasuk memimpin Rapat Pimpinan yang membahas evaluasi program 100 hari kerja dan persiapan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kota yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.

"Sesuai ketentuan Pasal 65 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Wakil Wali Kota melaksanakan tugas dan wewenang wali kota apabila wali kota berhalangan sementara," tegas Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bandung Dedi Kusnadi saat dikonfirmasi mengenai prosedur pelaksanaan tugas selama kepala daerah menjalani perawatan. Pihaknya menambahkan bahwa tidak ada pelimpahan wewenang secara tertulis karena masa perawatan tergolong singkat dan koordinasi internal tetap berjalan lancar.

Rapat Perdana Pasca-Pemulihan

Agenda pertama Farhan setelah kembali ke Balai Kota adalah memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), perwakilan Bulog, dinas perdagangan, dan dinas ketahanan pangan. Dalam rapat tersebut, Wali Kota menegaskan pentingnya pemantauan harga bahan pokok menjelang musim panen dan meminta jajarannya mengantisipasi potensi lonjakan permintaan.

"Saya sudah fit kembali dan siap melanjutkan program-program prioritas. Saya berterima kasih atas koordinasi seluruh jajaran yang tetap solid selama saya menjalani perawatan," ucap Farhan di hadapan peserta rapat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim medis RSUD Kota Bandung yang dinilainya memberikan pelayanan profesional dan responsif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Anhar Hadian menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi kesehatan Wali Kota dan jajaran pejabat eselon II sebagai bagian dari program deteksi dini penyakit tidak menular (PTM). "Hasil medical check up untuk Wali Kota secara umum menunjukkan parameter yang normal, hanya terdapat indikasi kelelahan yang perlu dimitigasi dengan manajemen waktu istirahat," jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi menyampaikan harapan agar kejadian ini menjadi momentum evaluasi beban kerja kepala daerah dan penguatan sistem pendukung kesehatan bagi seluruh aparatur pemerintahan. Fraksi-fraksi di DPRD, melalui pernyataan para juru bicaranya, turut mendoakan pemulihan menyeluruh bagi Wali Kota dan menegaskan komitmen melanjutkan sinergi legislatif-eksekutif.

Masyarakat Kota Bandung menyambut positif kembalinya Wali Kota ke aktivitas pemerintahan. Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan tokoh pemuda menyampaikan pesan dukungan melalui berbagai saluran publik. Hal ini menandakan soliditas hubungan antara pemerintah kota dengan elemen sipil yang selama ini menjadi ciri khas tata kelola pemerintahan di ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User