Veda Ega Pratama Hanya Finis Kedelapan di Moto3 Italia 2026

MUGELLO — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus puas hanya meraih delapan poin dari seri kesembilan Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Mengendarai motor Honda

Jul 09, 2026 - 21:57
0 0
Veda Ega Pratama Hanya Finis Kedelapan di Moto3 Italia 2026
MUGELLO — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus puas hanya meraih delapan poin dari seri kesembilan Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Mengendarai motor Honda NSF250RW untuk tim Honda Team Asia, Veda finis di posisi kedelapan pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (11/10/2026). Balapan yang disiarkan langsung oleh Trans7 dan dihelat di hadapan 65.000 penonton itu kembali menegaskan reputasi Mugello sebagai sirkuit yang belum bersahabat bagi pembalap berusia 20 tahun tersebut.

Jalannya Balapan: Start yang Berat dan Duel Sengit

  1. Start dari posisi ke-13 – Veda harus memulai balapan dari baris kelima setelah sesi kualifikasi yang kurang optimal pada Sabtu (10/10). Ketika lampu merah padam, ia kehilangan traksi pada roda belakang dan sempat melorot ke posisi 16 di tikungan pertama.
  2. Lap 1-5: Perjuangan menembus grup tengah – Dengan gaya membalap agresif, Veda langsung merebut tiga posisi di lap pembuka. Pada lap ketiga, ia sudah berada di posisi 12 dan mulai menempel grup yang dipimpin pembalap Italia, Luca Rossi. Saling salip terjadi di sepanjang tikungan Casanova-Savelli, membuat Veda naik ke posisi 10 pada lap kelima.
  3. Lap 6-12: Insiden dan momentum – Pada lap ketujuh, sebuah insiden melibatkan tiga pembalap di tikungan Palagio memecah rombongan tengah. Veda mengambil keuntungan dengan memacu motornya ke posisi 7. Ia sempat mencatatkan waktu lap pribadi terbaik 1 menit 58,3 detik pada lap ke-9.
  4. Lap 13-17: Duel posisi ke-7 – Posisi ketujuh menjadi rebutan sengit antara Veda, Daniel Gomez dari tim Leopard Racing, dan Yuki Tanaka dari Sic58 Squadra Corse. Ketiganya bergantian memimpin di trek lurus utama. Veda berhasil mempertahankan posisi ketujuh hingga lap ke-16 berkat strategi slipstream yang rapi.
  5. Lap 18-20: Kehilangan grip ban belakang – Memasuki lima lap terakhir, ban belakang kompon lunak pilihan Veda mulai kehilangan daya cengkeram. Pada lap terakhir, Gomez dan Tanaka secara bersamaan menyalip Veda di tikungan San Donato. Veda tak mampu membalas dan akhirnya finis di posisi kedelapan, hanya terpaut 0,2 detik dari Tanaka di posisi ketujuh.

Analisis: Ketertinggalan Tenaga Honda NSF250RW

Hasil ini kembali menunjukkan kelemahan fundamental paket motor Honda di lintasan yang mengandalkan tenaga seperti Mugello. Mesin NSF250RW terbukti kalah akselerasi dibandingkan motor-motor KTM RC4 yang mendominasi papan atas. Performa Honda di Mugello konsisten menjadi titik lemah sejak awal musim 2026. Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengakui bahwa timnya masih bekerja keras menutup celah performa.

“Veda sudah tampil maksimal hari ini. Sayangnya, karakter sirkuit Mugello yang panjang dan banyak trek lurus membuat kami kehilangan waktu sekitar 0,1 detik per lap hanya dari akselerasi,” ujar Aoyama usai balapan.

Sementara itu, Veda mengaku frustrasi namun tetap mengambil sisi positif. “Saya mencoba menjaga ban sampai akhir, tapi tujuh lap terakhir benar-benar berat. Delapan poin tetap penting untuk klasemen,” katanya.

Dampak Klasemen Sementara

Dengan tambahan delapan poin, Veda kini mengoleksi total 74 poin dan menduduki peringkat ke-11 klasemen sementara Moto3 2026. Ia tertinggal 12 poin dari peringkat 10 yang ditempati Luca Rossi, dan 85 poin dari pemimpin klasemen, David Alonso, yang kembali memenangi balapan di Mugello.

Seri selanjutnya akan digelar di Sirkuit Assen, Belanda, akhir bulan ini. Trek yang lebih teknis itu dinilai lebih sesuai dengan karakter motor Honda dan gaya membalap Veda. Target naik ke posisi delapan klasemen musim ini masih terbuka lebar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User