Arlington, Texas — Ronaldo Menangis, Spanyol Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Arlington, Texas — Megabintang Portugal Cristiano Ronaldo tak kuasa membendung air mata di tengah lapangan AT&T Stadium, Senin (6/7/2026) malam, setelah ti

Jul 09, 2026 - 22:40
0 0
Arlington, Texas — Ronaldo Menangis, Spanyol Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Arlington, Texas — Megabintang Portugal Cristiano Ronaldo tak kuasa membendung air mata di tengah lapangan AT&T Stadium, Senin (6/7/2026) malam, setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026 di babak 16 besar. Spanyol memastikan tiket perempat final lewat kemenangan dramatis 2-1 atas Portugal, memupus harapan sang kapten yang berlaga di edisi keenam dan kemungkinan terakhir turnamen bergengsi tersebut.

Babak Pertama: Portugal Unggul Lebih Dulu

Laga sarat gengsi ini disaksikan 80.421 penonton yang memadati stadion berkapasitas lebih dari 80.000 kursi. Sejak peluit awal, tensi tinggi langsung terasa. Portugal, yang lolos sebagai juara Grup F, menerapkan formasi 4-3-3 ofensif, sementara Spanyol mengandalkan penguasaan bola khas umpan-umpan pendek cepat.

  1. Menit 17: Peluang emas Spanyol melalui tendangan Lamine Yamal dari luar kotak penalti. Bola melambung tipis di atas mistar gawang Diogo Costa.
  2. Menit 23: Portugal memecah kebuntuan. Berawal dari kerja sama satu-dua Bernardo Silva dan Joao Felix di sisi kiri, bola silang mendatar dikirim ke tiang jauh. Cristiano Ronaldo yang lolos dari kawalan Aymeric Laporte melompat dan menanduk bola ke sudut kiri gawang Unai Simon. Skor berubah 1-0 untuk Portugal. Gol tersebut menambah koleksi Ronaldo menjadi 131 gol di level internasional, memperpanjang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
  3. Menit 38: Spanyol nyaris menyamakan melalui sundulan Alvaro Morata yang membentur tiang kanan.
  4. Babak pertama usai: Portugal unggul 1-0.

Babak Kedua: Kebangkitan Spanyol dan Gol Penentu

Masuk babak kedua, pelatih Spanyol Luis de la Fuente memasukkan Nico Williams untuk menambah kecepatan di sisi sayap. Strategi itu berbuah hasil.

  1. Menit 52: Spanyol menyamakan kedudukan. Umpan silang Alex Baena dari sisi kanan gagal diantisipasi sempurna oleh bek veteran Portugal, Pepe. Bola liar jatuh di kaki Lamine Yamal yang tanpa ragu melepaskan tembakan kaki kiri mendatar dari dalam kotak penalti. Diogo Costa tak mampu menjangkau, skor menjadi 1-1. Yamal, yang saat itu berusia 18 tahun 358 hari, menjadi pencetak gol termuda Spanyol di fase gugur Piala Dunia.
  2. Menit 67: Ronaldo mendapat peluang dari tendangan bebas melengkung, tetapi Unai Simon menepis dengan gemilang.
  3. Menit 78: Gol kemenangan Spanyol tercipta. Kesalahan fatal bek kanan Diogo Dalot yang kehilangan bola di area pertahanan sendiri dimanfaatkan oleh Nico Williams. Penyerang Athletic Bilbao itu menusuk ke dalam kotak dan melepaskan tembakan keras ke pojok kanan atas gawang Portugal. Skor 2-1 untuk Spanyol.
  4. Menit 88: Portugal nyaris menyamakan. Tendangan jarak jauh Bruno Fernandes membentur tiang gawang. Bola muntah disambut Ronaldo, tetapi sontekannya melambung.
  5. Menit 90+5: Wasit meniup peluit panjang. Spanyol menang 2-1.

Air Mata Sang Legenda

Begitu laga usai, kamera televisi langsung menyorot Cristiano Ronaldo yang terduduk di lapangan sambil menutup wajah dengan kedua tangan. Air mata mengalir deras, bahkan saat rekan-rekannya mencoba menghiburnya. Kapten Portugal berusia 41 tahun 5 bulan itu kemudian berjalan pelan ke arah bench sambil sesekali mendongak ke langit.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, dalam konferensi pers usai laga menyebut bahwa Ronaldo telah memberikan segalanya untuk tim. “Dia adalah kesatria sejati. Tidak ada pemain yang lebih pantas mengangkat trofi daripada dia, tetapi sepak bola tidak selalu berjalan sesuai harapan. Saya bangga menjadi pelatihnya,” ujar Martinez.

Sementara itu, Spanyol akan menghadapi pemenang laga Brasil versus Ghana di perempat final pada 12 Juli 2026. Kemenangan ini menjaga asa La Roja meraih gelar dunia kedua setelah trofi 2010.

Pertandingan ini juga mencatatkan sejumlah statistik penting: Portugal mendominasi penguasaan bola 52% berbanding 48%, namun Spanyol unggul dalam tembakan tepat sasaran 7 berbanding 4. Sepanjang turnamen, Ronaldo hanya mampu mencetak dua gol dari empat penampilan—angka terendah dalam karier Piala Dunianya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User