Atlanta — Messi dan Salah Soroti Babak Pertama Argentina vs Mesir

Atlanta, 7 Juli 2026 — Babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Mercedes-Benz Stadium menyajikan tensi tinggi sejak menit awal. Lensa

Jul 09, 2026 - 22:23
0 0
Atlanta — Messi dan Salah Soroti Babak Pertama Argentina vs Mesir

Atlanta, 7 Juli 2026 — Babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Mercedes-Benz Stadium menyajikan tensi tinggi sejak menit awal. Lensa Associated Press mengabadikan momen emosional tepat setelah wasit meniup peluit turun minum: penyerang Mesir Mohamed Salah dan kapten Argentina Lionel Messi (kiri) saling bereaksi di tengah lapangan, merefleksikan dinamika panas 45 menit pertama. Kedua megabintang tampak terlibat diskusi singkat—Salah dengan gestur tangan menunjuk ke arah pertahanan Argentina, Messi merespons dengan anggukan tipis. Foto karya Jacob Kupferman itu kini viral, menjadi simbol pertarungan dua ikon sepak bola dunia yang sama-sama belum memastikan tiket perempat final.

Kronologi Babak Pertama

Pertandingan dibuka dengan tempo tinggi. Argentina, yang mengenakan seragam kandang albiceleste, langsung mengambil inisiatif menyerang. Berikut urutan kejadian penting di babak pertama:

  1. Menit 4: Mohamed Salah menusuk dari sisi kanan dan melepaskan tembakan rendah, namun kiper Emiliano Martínez menepis bola ke sudut gawang.
  2. Menit 12: Lionel Messi mengeksekusi tendangan bebas dari jarak 22 meter; bola melengkung tajam dan membentur mistar gawang kiri Mesir.
  3. Menit 18 — Gol! Umpan terobosan Enzo Fernández diterima Julian Alvarez yang lolos dari jebakan offside. Alvarez melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan gawang. Skor 1–0 untuk Argentina.
  4. Menit 23: Mohamed Salah kembali mengancam lewat serangan balik cepat, tetapi tendangan kaki kirinya masih melebar tipis di sisi kiri gawang.
  5. Menit 31: Peluang emas Mesir. Trezeguet melepaskan umpan silang ke kotak penalti, sundulan Mostafa Mohamed ditepis Martínez dengan refleks luar biasa.
  6. Menit 38: Messi menggiring bola melewati dua bek Mesir di kotak penalti, tetapi tembakan akhirnya diblok oleh Ahmed Hegazi.
  7. Menit 41: Salah dijatuhkan di tepi kotak penalti oleh Nicolás Otamendi. Wasit memberikan tendangan bebas dan kartu kuning untuk Otamendi. Eksekusi Salah membentur pagar betis.
  8. Menit 45+2: Tambahan waktu dua menit berakhir. Skor babak pertama 1–0 untuk Argentina.

Statistik Babak Pertama

Data numerik dari FIFA memperlihatkan dominasi Argentina dalam penguasaan bola (58% berbanding 42% milik Mesir). Namun, efektivitas serangan Mesir cukup merepotkan. Berikut rinciannya:

  • Tembakan total: Argentina 8 — Mesir 6
  • Tembakan tepat sasaran: Argentina 3 — Mesir 2
  • Pelanggaran: Argentina 7 (1 kartu kuning) — Mesir 5
  • Tendangan sudut: Argentina 4 — Mesir 1
  • Total operan: Argentina 289 — Mesir 212

Reaksi di Tepi Lapangan

Saat peluit babak pertama berbunyi, kamera AP menangkap gestur Salah yang merentangkan tangan ke arah lini tengah Argentina sambil berbicara kepada Messi. Messi, yang berjalan ke pinggir lapangan, menoleh dan memberikan respons singkat. Ekspresi wajah Messi tampak serius, sementara raut Salah menunjukkan frustrasi dan harapan. Keduanya adalah penentu utama di tim masing-masing—Messi sebagai pengatur serangan Argentina, Salah sebagai ujung tombak serangan balik Mesir. Interaksi singkat itu langsung memicu spekulasi di media sosial: apakah Salah mempertanyakan taktik pertahanan Argentina, ataukah keduanya sekadar saling menyemangati? Pihak tim nasional belum memberikan komentar resmi.

Menanti Babak Kedua

Argentina hanya unggul satu gol, dan Mesir menunjukkan bahwa mereka mampu membalas. Statistik menunjukkan bahwa Mesir berhasil mencatatkan 6 tembakan meski penguasaan bola lebih rendah—sebuah ancaman nyata bagi lini belakang Argentina yang dikomandoi Otamendi. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, kemungkinan akan melakukan penyesuaian untuk mematikan pergerakan Salah. Di kubu Mesir, pelatih Hossam Hassan harus mencari cara memaksimalkan umpan silang ke kotak penalti, yang pada babak pertama beberapa kali merepotkan Martínez. Skor 1–0 belum aman bagi Argentina; Mesir hanya butuh satu gol untuk memaksa perpanjangan waktu. Babak kedua dijanjikan lebih panas.

Pertandingan ini mempertemukan dua mantan peraih Ballon d’Or—Messi (2023) dan Salah (2025)—sebagai ujung tombak tim masing-masing. Apakah Argentina akan mempertahankan keunggulan tipis, atau Mesir mampu membalikkan keadaan? Jawabannya ditentukan dalam 45 menit ke depan. Foto ikonik Jacob Kupferman mungkin akan dikenang sebagai simbol awal dari drama yang lebih besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User