Sirkuit Balaton Park — Marc Marquez Cetak Kemenangan Pertama untuk Ducati
Sorakan ribuan penonton memecah keheningan Sirkuit Balaton Park, Hungaria, saat Marc Marquez melintasi garis finis dengan kecepatan yang memukau. Tim Ducat
Sorakan ribuan penonton memecah keheningan Sirkuit Balaton Park, Hungaria, saat Marc Marquez melintasi garis finis dengan kecepatan yang memukau. Tim Ducati Lenovo langsung melompat dari garasi, mengibarkan bendera merah, dan berpelukan di tepi lintasan. Cuaca cerah dan suhu lintasan 42 derajat Celsius menjadi saksi momen emosional: Marquez menang di seri MotoGP Hungaria 2026, kemenangan perdananya bersama pabrikan asal Borgo Panigale itu. Balapan yang berlangsung pada Minggu, 28 September 2026, ini sekaligus mencatatkan sejarah baru Marquez di era mesin 850 cc.
Kronologi Balapan: Start Kedua, Finis Pertama
Marquez memulai lomba dari posisi start kedua setelah kalah tipis 0,081 detik dari Francesco Bagnaia di sesi kualifikasi. Ketika lampu mulai padam pukul 14.00 waktu setempat, ia langsung melesat ke tikungan pertama dan menyalip Bagnaia. Sejak lap pertama, pembalap nomor 93 itu mengambil alih pucuk pimpinan dan tidak pernah melepaskannya selama 27 lap. Di belakangnya, pertarungan sengit terjadi antara Bagnaia dan Jorge Martin, yang menukangi KTM, namun keduanya tak mampu mempersempit jarak kurang dari 1,5 detik hingga pertengahan lomba.
Lap ke-12 menjadi kunci ketika Marquez mencatatkan waktu tercepat balapan 1 menit 39,821 detik, memperlebar selisih hingga 2,1 detik. Data telemetri menunjukkan keunggulan Ducati Desmosedici GP26 di sektor tikungan cepat, di mana Marquez unggul 0,3 detik per sektor dibandingkan Bagnaia. Balapan nyaris tanpa drama kecuali insiden ringan di tikungan 8 yang memaksa Alex Marquez melebar.
Momen Kemenangan dan Perayaan
Setelah 27 lap dan total jarak 120,6 kilometer, Marquez meraih bendera kotak-kotak dengan catatan waktu 45 menit 12,337 detik. Keunggulan akhir atas Bagnaia di posisi kedua terpaut 2,789 detik, sementara Jorge Martin melengkapi podium dengan selisih 5,103 detik. Tim Ducati langsung menerjang pagar pembatas untuk merayakan sang juara. “Ini kemenangan yang sangat kami tunggu,” ucap Manajer Tim Davide Tardozzi sembari menyeka air mata.
“Saya merasa luar biasa. Motor ini memberikan saya kembali sensasi yang hilang selama beberapa tahun terakhir. Kemenangan ini untuk semua insinyur dan mekanik yang tidak pernah menyerah,” tutur Marquez selepas lomba, dengan suara bergetar karena haru.
Statistik Kunci dan Rekor
Kemenangan ini menambah catatan angka bagi Marquez: kemenangan ke-60 di kelas premier, menjadikannya pembalap keempat dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah. Ini juga menjadi kemenangan ke-109 sepanjang kariernya di semua kelas. Dari sisi kecepatan rata-rata, Marquez mengukir 160,3 km/jam, lebih tinggi 1,2 km/jam dari rata-rata balapan tahun lalu. Selain itu, ia mencatat 4 lap di bawah 1 menit 40 detik, terbanyak di antara semua pembalap.
Bagi Ducati, hasil ini memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen konstruktor dengan 467 poin, unggul jauh dari KTM di tempat kedua. Di klasemen pembalap, Marquez naik ke peringkat ketiga, hanya terpaut 14 poin dari Bagnaia yang tetap memimpin. Balapan berikutnya akan digelar di Sirkuit MotorLand Aragon pada 5 Oktober 2026.
Comments (0)