Varian Max Mendominasi Pemesanan Changan Nevo Q05 di GIIAS 2026

JAKARTA — PT Changan International Indonesia mencatatkan tren positif melalui peluncuran SUV listrik terbarunya, Changan Nevo Q05, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 ...

Varian Max Mendominasi Pemesanan Changan Nevo Q05 di GIIAS 2026

JAKARTA — PT Changan International Indonesia mencatatkan tren positif melalui peluncuran SUV listrik terbarunya, Changan Nevo Q05, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Dari total sekitar 400 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang terkumpul selama pameran, mayoritas konsumen memilih varian tertinggi, yakni Nevo Q05 Max.

Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi, menyatakan bahwa model Nevo Q05 mendominasi total pemesanan kendaraan yang didapatkan perusahaan selama gelaran otomotif tahunan tersebut. Dalam keterangannya di ICE BSD, Tangerang, ia mengungkapkan bahwa kontribusi Nevo Q05 mencapai hampir 80 persen dari keseluruhan SPK yang masuk.

"Kemarin itu kita dapat sekitar 400 SPK in total ya. Nevo-nya hampir 80 persenan atau sekitar 300-an unit. Dan sebagian besar di yang tipe atas, yang Max," kata Ridjal saat ditemui di ICE BSD, Tangerang.

Pilihan konsumen Indonesia yang cenderung menyukai tipe tertinggi bukan tanpa alasan. Meskipun secara harga terpaut sekitar Rp 50 juta, varian Max dibekali berbagai kelengkapan fitur kenyamanan serta fitur keselamatan aktif yang lebih lengkap dibandingkan varian Pro. Perbedaan ini menjadi pertimbangan utama bagi pembeli yang mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan berkendara dalam satu paket kendaraan listrik.

Spesifikasi Teknis Identik pada Kedua Varian

Dari sektor teknis, kapasitas baterai, hingga performa jangkauan berkendara, kedua varian ini sebenarnya membawa spesifikasi yang persis sama. SUV listrik dengan wheelbase 2.735 mm ini sanggup menempuh jarak hingga 462 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Baterainya juga telah didukung pengisian daya cepat DC Fast Charging dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 15 menit, serta memiliki fitur Vehicle-to-Load (V2L) untuk menyuplai daya ke perangkat elektronik luar.

Dengan demikian, perbedaan mendasar antara varian Pro dan Max tidak terletak pada aspek penggerak maupun jarak tempuh, melainkan pada kelengkapan fitur pendukung keselamatan dan kenyamanan. Hal ini sejalan dengan kecenderungan pasar otomotif nasional yang semakin matang dalam memilih kendaraan listrik berdasarkan nilai tambah fitur, bukan sekadar harga dasar.

Keunggulan Varian Max dalam Fitur Keselamatan dan Kenyamanan

Varian Max hadir dengan paket fitur keselamatan aktif yang lebih komprehensif, termasuk sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut yang mencakup adaptive cruise control, lane keeping assist, hingga autonomous emergency braking. Sementara itu, varian Pro hanya dilengkapi fitur keselamatan standar seperti ABS, EBD, dan dual airbag.

Dari sisi kenyamanan, varian Max menawarkan kursi pengemudi dengan penyesuaian elektrik, sunroof panoramik, serta sistem audio premium yang tidak tersedia pada varian Pro. Perbedaan fitur inilah yang dinilai menjadi faktor penentu keputusan pembelian, terutama bagi konsumen yang menjadikan SUV listrik sebagai kendaraan utama keluarga.

Akomodasi bagasi keduanya pun sangat lapang dengan kapasitas standar 540 liter, kompartemen bawah lantai 90 liter, hingga fleksibilitas pelipatan kursi belakang yang menciptakan ruang hingga 1.380 liter, ditambah 27 kompartemen penyimpanan kecil yang tersebar di kabin. Kapasitas ini menegaskan posisi Nevo Q05 sebagai SUV listrik yang mengutamakan kepraktisan tanpa mengorbankan ruang untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.

Strategi Pemasaran dan Respons Pasar

Ridjal Mulyadi menegaskan bahwa dominasi pemesanan varian Max menunjukkan pemahaman konsumen Indonesia yang semakin baik terhadap teknologi kendaraan listrik. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus menindaklanjuti tren ini dengan memastikan ketersediaan unit varian Max di seluruh diler resmi Changan di Indonesia.

Menurut catatan perusahaan, sejak peluncuran perdana di GIIAS 2026, Changan Nevo Q05 telah menerima respons positif dari berbagai kalangan, mulai dari konsumen perkotaan hingga mereka yang membutuhkan kendaraan dengan jarak tempuh jauh. Keputusan untuk memprioritaskan varian Max juga dinilai sebagai sinyal bahwa pasar Indonesia siap menerima kendaraan listrik dengan spesifikasi tinggi dan fitur keselamatan mutakhir.

Dengan capaian ini, Changan Indonesia optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan penjualan kendaraan listrik di dalam negeri. Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi teknologi dan memperluas jaringan layanan purna jual guna mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional yang semakin berkembang.

Ke depan, Changan berencana memperkenalkan varian dan model tambahan untuk memperkaya lini produknya di Indonesia. Namun, untuk saat ini, fokus utama perusahaan adalah memenuhi pesanan yang telah masuk serta memastikan pengalaman kepemilikan yang memuaskan bagi para konsumen Nevo Q05 varian Max yang telah menjadi favorit di pasar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User