UPGRIS Gelar Lomba Komik Strip Peksimida 2026, 23 Kampus Berpartisipasi
Semarang – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menjadi tuan rumah tangkai Lomba Komik Strip dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) 2026. Kegiat
Semarang – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menjadi tuan rumah tangkai Lomba Komik Strip dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampus IV UPGRIS, Jalan Gajah Raya, Semarang, pada 3 hingga 5 Juli 2026 ini diikuti oleh 23 mahasiswa dari 23 perguruan tinggi berbeda di Jawa Tengah dan sekitarnya. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini dinilai membawa manfaat positif bagi pengembangan diri para peserta.
Kronologi Pelaksanaan Lomba Komik Strip
Rangkaian kegiatan Lomba Komik Strip Peksimida 2026 memiliki tahapan yang terstruktur, dimulai sejak masa pendaftaran hingga puncak acara.
- 23 Mei–23 Juni 2026: Masa pendaftaran peserta dibuka secara luas. Mahasiswa dari berbagai kampus mengirimkan karya komik strip dengan tiga pilihan format: web toon, tayangan Instagram (10 slide), atau media kertas ukuran A4.
- 3 Juli 2026: Pelaksanaan hari pertama lomba di Kampus IV UPGRIS. Peserta melakukan presentasi atau proses kreatif sesuai ketentuan panitia.
- 4–5 Juli 2026: Hari kedua dan ketiga lomba dilanjutkan dengan penjurian dan penilaian karya. Proses ini mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan panitia untuk menentukan juara 1, 2, 3, serta juara harapan 1, 2, dan 3.
Peserta dari 23 Kampus
Sebanyak 23 mahasiswa mewakili 23 kampus berbeda dalam kompetisi ini. Keikutsertaan kampus-kampus tersebut menunjukkan antusiasme tinggi terhadap seni ilustrasi dan narasi visual. Berikut daftar lengkap peserta berdasarkan institusi:
UPGRIS, Binus, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Pancasakti Tegal, Universitas Tidar, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Universitas Widya Dharma Klaten, Universitas Muhammadiyah Surakarta, ISI Surakarta, Universitas An Nur Purwodadi, Universitas Muhammadiyah Kudus, Udinus Semarang, Unisbank Semarang, Unwahas Semarang, Unimus Semarang, Unissula Semarang, UKSW, Unnes, Amikom, Universitas Muria Kudus, Universitas Harkat Negeri Tegal, dan UNS.
Apresiasi dan Manfaat bagi Mahasiswa
Rektor UPGRIS Dr Sapto Budoyo ST MT menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan lomba ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif yang jauh melampaui sekadar mencari pemenang.
“Bukan sekadar menentukan siapa yang berdiri sebagai pemenang, tetapi ruang aktualisasi diri, ruang pembelajaran, ruang kolaborasi, dan ruang perjumpaan berbagai kreativitas mahasiswa,” ujar Sapto.
Ia menambahkan, lomba ini menegaskan bahwa mahasiswa perlu didukung tidak hanya dengan hard skill akademik, tetapi juga soft skill di luar bidang studi utama. “Penghasilan seseorang tidak hanya didukung dari sisi akademik, tetapi juga kemampuan dari luar akademik,” tegasnya. Menurutnya, para peserta adalah talenta-talenta terbaik dari kampus masing-masing. “Melalui kegiatan ini, bakal lahir calon-calon kreator masa depan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” sambungnya.
Kriteria Penilaian dan Target ke Peksiminas
Ketua Panitia Komik Strip 2026, Maria Ulfa, memaparkan bahwa mekanisme penilaian dilakukan secara terukur dengan bobot yang jelas. Hal ini memastikan transparansi dan objektivitas bagi seluruh peserta.
Kriteria penilaian meliputi:
- Kesesuaian dengan tema: 15 persen.
- Komunikatif: 25 persen.
- Penguasaan teknis visualisasi: 30 persen.
- Keunikan dan orisinalitas: 30 persen.
Format karya yang dapat dikirimkan cukup variatif, yakni web toon, tayangan Instagram dengan sepuluh slide, dan media cetak A4. Ajang Peksimida ini juga menjadi batu loncatan menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026, sehingga para pemenang berpotensi melaju ke tingkat yang lebih tinggi.
Comments (0)