Trump Ragukan Pencalonan Max Miller, Blanche Menuju Konfirmasi Senat
WASHINGTON — Dua perkembangan politik penting mewarnai Gedung Putih pada Senin (3/8/2026) waktu setempat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan
WASHINGTON — Dua perkembangan politik penting mewarnai Gedung Putih pada Senin (3/8/2026) waktu setempat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menelepon anggota Kongres dari Partai Republik, Max Miller, untuk menyampaikan keraguan atas peluang pemilihannya kembali. Pada momentum yang hampir bersamaan, calon Jaksa Agung Todd Blanche selangkah lebih dekat menuju pemungutan suara konfirmasi penuh di Senat setelah membatalkan program dana kontroversial senilai 1,776 miliar dolar AS (sekitar Rp28,9 triliun).
Trump Telepon Miller: "Situasinya Tidak Terlihat Bagus"
Tiga sumber yang mengetahui percakapan tersebut mengungkapkan, Trump menghubungi Miller pada Senin malam dan berulang kali menegaskan bahwa jalan menuju pemilihan kembali akan sangat berat bagi sang anggota Kongres dari Ohio itu.
"Situasinya tidak terlihat bagus," kata Trump kepada Miller, menurut tiga sumber tersebut.
Telepon itu datang di tengah merebaknya laporan bahwa Miller melakukan kekerasan terhadap mantan istrinya, Emily Moreno, dan anak mereka. Miller membantah seluruh tudingan tersebut. Kepada Trump, ia menegaskan tetap akan bertahan dalam bursa pencalonan dan mengklaim jajak pendapat internalnya menunjukkan posisi yang solid.
Baik juru bicara Gedung Putih maupun juru bicara Miller menolak memberikan komentar terkait percakapan privat tersebut.
Nada Berbeda di Depan Publik
Sikap Trump dalam percakapan tertutup itu berbeda dengan pernyataannya di depan publik. Beberapa jam sebelum menelepon Miller, Trump justru tidak menunjukkan sikap menjauh dan menyebut situasi yang menimpa mantan anak buahnya itu sebagai "hal yang sangat menyedihkan."
"Saya kenal Max, dia orang baik. Maksud saya, saya selalu berpikir dia orang yang sangat baik. Dan saya akan membiarkan keluarga menyelesaikannya," ujar Trump. "Ini tuduhan. Dan saya akan membiarkan mereka menyelesaikannya."
Hingga berita ini diturunkan, Trump menahan diri untuk tidak mengkritik Miller secara terbuka ataupun memintanya mundur dari pencalonan — meski secara privat ia menyampaikan keraguan yang cukup gamblang.
Kronologi Kedekatan Miller dengan Lingkaran Trump
- 2022 — Miller, mantan ajudan Gedung Putih era Trump, menikahi Emily Moreno, putri Senator Republik Bernie Moreno, di klub golf milik Trump di Bedminster, New Jersey.
- Akhir 2022 — Miller memenangkan kursi distrik kongres ke-7 Ohio dengan dukungan resmi dari Trump.
- 2024 — Miller dan Emily berpisah sebelum resmi bercerai.
- 2026 — Miller menghadapi persaingan ketat dalam pemilihan kembali di tengah tuduhan kekerasan terhadap mantan istri dan anaknya.
Blanche Batalkan Dana "Anti-Weaponization" 1,776 Miliar Dolar
Dari sisi lain Washington, Pelaksana Tugas Jaksa Agung Todd Blanche diperkirakan melaju ke pemungutan suara konfirmasi penuh di Senat setelah pada Minggu (2/8/2026) mencabut perintah pembentukan dana "anti-weaponization" — dana kompensasi bagi pihak-pihak yang mengklaim menjadi korban "perangkat hukum" atau lawfare pemerintah.
Langkah Blanche itu berhasil meluluhkan dua senator Republik yang sebelumnya menahan dukungan, yakni John Cornyn (Texas) dan Thom Tillis (Carolina Utara). Keduanya memastikan akan memilih untuk meloloskan nominasi Blanche setelah menegosiasikan sebuah dokumen yang mengikat secara hukum — dokumen yang secara resmi mengakhiri dana tersebut sekaligus membatasi perlindungan terhadap audit.
"Kami menantikan pemungutan suara untuk meloloskan nominasinya dari Komite Yudisial Senat dalam waktu dekat," bunyi pernyataan bersama kedua senator.
Asal-usul Dana Kontroversial Itu
Dana tersebut lahir dari penyelesaian gugatan Trump terhadap Dinas Pajak AS (IRS) terkait kebocoran catatan pajaknya. Berikut kronologinya:
- 19 Mei — Pemerintah menerbitkan perintah penyelesaian yang memuat permintaan maaf resmi kepada Trump dan putra-putranya, sekaligus membentuk dana kompensasi bagi individu yang mengklaim dirugikan oleh "lawfare" pemerintah.
- Perjanjian terpisah — Sebuah kesepakatan lain memberikan pelepasan (release) yang bersifat retroaktif bagi Trump, keluarganya, dan Trump Organization.
- 2 Agustus — Blanche menandatangani perintah pencabutan dana, membuka jalan bagi konfirmasinya di Senat.
Kementerian Kehakiman Enggan Menjawab Lugas
Juru bicara Kementerian Kehakiman tidak menjawab secara langsung pertanyaan apakah Trump, putra-putranya, dan Trump Organization telah menyetujui pencabutan dana itu secara tertulis. Sang juru bicara hanya merujuk pada perintah Blanche tertanggal 2 Agustus serta kesaksian sebelumnya bahwa perintah 19 Mei "hanya berlaku bagi penggugat dan tergugat, dan pelepasannya bersifat retroaktif semata."
Apa Artinya bagi Trump?
Dua peristiwa ini memperlihatkan kalkulus politik yang tengah dimainkan Trump menjelang pemilihan sela. Di satu sisi, ia mulai menghitung jarak dengan sekutu yang terjerat skandal domestik tanpa memutuskan hubungan secara terbuka. Di sisi lain, pembatalan dana 1,776 miliar dolar menjadi kompromi politik yang melicinkan jalan orang kepercayaannya memimpin Kementerian Kehakiman secara definitif.
[SOCIAL_TWEET]: Trump telepon Max Miller: "Situasinya tidak terlihat bagus." Sementara Todd Blanche menuju konfirmasi Senat usai batalkan dana Rp28,9 triliun. #Trump #PolitikAS #MaxMiller[SOCIAL_TG]: 📞 Trump telepon Max Miller: pencalonanmu dalam masalah. ⚖️ Todd Blanche selangkah menuju konfirmasi Senat usai cabut dana kontroversial 1,776 miliar dolar. Dua drama politik dalam satu malam di Washington. Selengkapnya di Apaberita.com
Comments (0)