Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa

JAKARTA — Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada malam ...

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa

JAKARTA — Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada malam hari, ketika kepulan asap terlihat keluar dari salah satu lantai gedung yang menjadi pusat pengelolaan pendapatan daerah ibu kota itu. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 13 unit mobil pemadam beserta 65 personel ke lokasi kejadian. Api dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya dan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.

"Begitu laporan diterima, petugas langsung bergerak ke lokasi. Sebanyak 13 unit beserta 65 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merambat ke ruangan lain, dan proses penanganan kini telah memasuki tahap pendinginan. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujar Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta dalam keterangannya di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan petugas keamanan gedung, kepulan asap pertama kali terlihat dari salah satu ruangan pada malam hari, seusai jam operasional kantor. Sebagian besar pegawai telah meninggalkan gedung, sehingga proses evakuasi berlangsung cepat dan tertib. Petugas keamanan kemudian memutus aliran listrik gedung sebagai langkah antisipasi sebelum melaporkan kejadian tersebut ke pos pemadam kebakaran terdekat.

Sejumlah unit pemadam dari sektor Tanah Abang dan wilayah sekitarnya tiba di lokasi tidak lama setelah laporan diterima. Petugas langsung melakukan penyemprotan ke titik api. Dalam waktu kurang dari satu jam, kobaran api berhasil dijinakkan. Proses pendinginan dilanjutkan guna memastikan tidak ada bara yang tersisa di dalam gedung.

Situasi di sekitar Jalan Abdul Muis sempat dipadati kendaraan pemadam serta warga yang menyaksikan proses penanganan. Kepolisian setempat turut mengatur arus lalu lintas agar mobilisasi petugas tidak terganggu.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada hubungan arus pendek listrik di salah satu ruangan. Kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar titik kejadian dan akan berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik guna memastikan sumber api.

"Penyebab pasti masih kami dalami bersama pihak kepolisian. Untuk sementara, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Adapun kerugian materiel masih dalam pendataan," ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta kepada wartawan.

Bagian gedung yang terdampak ditutup sementara untuk keperluan pemeriksaan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan akan menindaklanjuti hasil penyelidikan dengan perbaikan menyeluruh terhadap instalasi listrik serta sistem keselamatan gedung, termasuk pengecekan alat pemadam api ringan dan jalur evakuasi.

Layanan Perpajakan Dipastikan Tetap Berjalan

Kepala Bapenda DKI Jakarta menegaskan bahwa dokumen penting, arsip, serta server data perpajakan dalam kondisi aman dan tidak terdampak kebakaran. Seluruh data wajib pajak tersimpan dalam sistem yang memiliki cadangan, sehingga administrasi pendapatan daerah tidak terganggu.

"Kami pastikan pelayanan perpajakan tetap berjalan. Data dan dokumen aman. Masyarakat dapat tetap memenuhi kewajiban perpajakannya melalui kanal daring, seperti pajakonline.jakarta.go.id, maupun layanan elektronik lain yang telah tersedia," tegasnya.

Sebagai informasi, Bapenda DKI Jakarta merupakan perangkat daerah yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Lembaga ini mengelola berbagai jenis pajak daerah, antara lain Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, serta pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, dan parkir.

Untuk pelayanan tatap muka di gedung tersebut, Bapenda DKI Jakarta menyatakan akan melakukan penyesuaian sementara sembari menunggu hasil penilaian kelayakan bangunan. Adapun pelayanan di kantor-kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di seluruh wilayah Jakarta dipastikan beroperasi normal karena berada di lokasi yang berbeda.

Bapenda DKI Jakarta juga akan menggelar Rapat Koordinasi internal guna menindaklanjuti penanganan pascakebakaran, termasuk pendataan kerugian dan percepatan pemulihan operasional gedung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh layanan pendapatan daerah tetap berjalan sebagaimana mestinya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User