Trump Puji Prabowo Subianto di KTT Perdamaian Gaza

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka memuji Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai “sosok luar biasa” dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian ...

Jul 12, 2026 - 10:16
0 1
Trump Puji Prabowo Subianto di KTT Perdamaian Gaza

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka memuji Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai “sosok luar biasa” dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang diselenggarakan secara hibrida dari Washington, D.C., pada Selasa (15/5/2025). Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Trump di hadapan lebih dari 40 kepala negara dan pemerintahan yang mengikuti forum virtual tersebut. KTT yang digagas bersama oleh Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar itu bertujuan mengamankan gencatan senjata permanen serta merancang peta jalan rekonstruksi Jalur Gaza pasca-konflik berkepanjangan.

Dalam sambutan pembukaannya, Trump menyinggung sejumlah negara yang menurutnya telah menunjukkan komitmen nyata di lapangan. “Hari ini saya ingin memberikan penghormatan khusus kepada Presiden Prabowo. Beliau adalah pemimpin yang luar biasa, dan Indonesia di bawah kepemimpinannya telah menjadi mitra yang sangat konstruktif dalam upaya perdamaian di Gaza,” ujar Trump. Pernyataan itu disiarkan langsung oleh kanal komunikasi resmi KTT dan menjadi sorotan utama media internasional.

Data Keterlibatan Indonesia di Gaza

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI, Indonesia telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap ketiga senilai Rp150 miliar untuk Gaza sejak awal 2025. Bantuan tersebut mencakup bahan pangan, obat-obatan, tenda pengungsian, serta dukungan logistik untuk rumah sakit lapangan di perbatasan Rafah. Selain itu, Indonesia mengirimkan tim medis yang terdiri atas 120 tenaga kesehatan dan telah merawat lebih dari 3.000 warga Gaza sejak Februari 2025.

Dalam pidatonya di KTT yang sama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak akan berhenti pada bantuan kemanusiaan semata. “Indonesia akan terus berada di garis depan, tidak hanya sebagai donor, tetapi sebagai fasilitator dialog antarpihak. Kami siap mengirimkan kapal rumah sakit dan menambah personel medis pada Juni mendatang,” ujar Prabowo. Ia juga menyerukan agar akses bantuan tanpa hambatan segera dijamin oleh semua pihak yang bertikai.

Resonansi di Kalangan Pemimpin Dunia

Pernyataan Trump dan komitmen Indonesia mendapat tanggapan positif dari sejumlah tokoh global. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres, menyambut baik keterlibatan aktif Indonesia. “Indonesia telah menjadi contoh bagaimana negara dengan mayoritas Muslim dapat menjadi jembatan perdamaian, bukan sekadar pengamat,” kata Guterres dalam sesi diskusi panel KTT.

Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, dalam pernyataan terpisah, menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas “dukungan yang tidak pernah surut”. Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, yang hadir mendampingi Presiden Prabowo dalam forum virtual dari Istana Kepresidenan Jakarta, menegaskan bahwa diplomasi Indonesia di Gaza bersifat “prinsipil dan berkelanjutan”. Ia merujuk pada Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan penghapusan penjajahan di atas dunia.

Dampak bagi Hubungan Strategis Jakarta-Washington

Pengakuan dari Presiden Trump dinilai akan memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Amerika Serikat. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Budi Gunawan, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (16/5/2025), menyatakan bahwa pujian tersebut mencerminkan kepercayaan tinggi Washington terhadap kepemimpinan Indonesia di kawasan. “Pengakuan ini akan membuka jalan bagi peningkatan investasi AS di sektor energi terbarukan, infrastruktur digital, dan keamanan maritim,” ujar Budi.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Washington direncanakan pada kuartal ketiga 2025 untuk membahas kelanjutan kerja sama strategis, termasuk di bidang pertahanan. Kedua negara tengah merundingkan perpanjangan nota kesepahaman kerja sama militer yang akan mencakup latihan bersama dan transfer teknologi.

Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo pada Senin (14/5/2025) malam telah memutuskan untuk meningkatkan alokasi dana hibah Gaza dalam APBN Perubahan 2025. Keputusan itu akan disahkan melalui Peraturan Presiden sebelum akhir Mei. Langkah ini, menurut Budi, adalah bukti nyata keseriusan Indonesia yang diakui oleh komunitas internasional, termasuk oleh Presiden Trump.

KTT Perdamaian Gaza ini ditutup dengan seruan bersama agar seluruh pihak menghormati gencatan senjata dan segera memulai rekonstruksi di bawah pengawasan PBB. Indonesia, bersama negara-negara ASEAN lainnya, dijadwalkan mengirimkan misi pemantau kemanusiaan pada Juli 2025. “Kita ingin memastikan bahwa setiap bantuan sampai kepada yang berhak, dan setiap upaya diplomasi menghasilkan perdamaian yang berkeadilan,” tutup Presiden Prabowo.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User