Trump Klaim Bujuk Israel Sepakati Gencatan Senjata dengan Hizbullah

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya telah berperan aktif dalam mendorong otoritas Israel untuk menyetujui perpanjangan gencatan senjata dengan kelom

Jul 08, 2026 - 05:56
0 0
Trump Klaim Bujuk Israel Sepakati Gencatan Senjata dengan Hizbullah

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya telah berperan aktif dalam mendorong otoritas Israel untuk menyetujui perpanjangan gencatan senjata dengan kelompok Hizbullah. Pengakuan tersebut disampaikan menyusul kesepakatan antara Israel dan Hizbullah yang diumumkan pada Jumat (19/6) sore waktu setempat untuk melanjutkan periode penghentian permusuhan.

Menurut laporan yang dihimpun Apaberita.com dari berbagai sumber, Trump menyatakan bahwa ia melakukan kontak telepon langsung dengan pihak Israel pada Jumat pagi sebelum pengumuman resmi dirilis. Dalam percakapan tersebut, presiden AS itu disebut-sebut membujuk para pemimpin Israel untuk menggunakan pendekatan yang lebih pragmatis.

"Saya mengatakan kepada mereka, gunakan akal sehat kalian. Ini saatnya untuk mengambil langkah yang tepat demi stabilitas kawasan," ujar Trump dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh media kami, Sabtu (20/6/2026).

Trump menilai kesepakatan ini sebagai perkembangan positif yang dapat meredakan ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon. Dalam wawancara eksklusif dengan stasiun televisi Amerika, NBC News, ia bahkan menyebut hasil diplomasi ini sebagai tambahan yang manis dalam upaya penciptaan perdamaian di Timur Tengah.

Perpanjangan gencatan senjata ini menjadi signifikan mengingat eskalasi yang sempat terjadi antara pasukan Israel dan milisi Hizbullah dalam beberapa pekan terakhir. Kedua pihak sebelumnya sempat terlibat baku tembak di wilayah perbatasan yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sipil.

Pemerintahan Trump, melalui pernyataan resmi Gedung Putih, menegaskan bahwa diplomasi langsung semacam ini merupakan bagian dari komitmen AS untuk menjaga stabilitas di kawasan. Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak Israel mengenai detail pembicaraan tersebut, sumber-sumber diplomatik menyebutkan bahwa tekanan dari Washington memang menjadi faktor kunci dalam keputusan Tel Aviv.

Kesepakatan ini juga diharapkan dapat membuka jalan bagi negosiasi yang lebih luas mengenai status wilayah perbatasan dan penghentian permusuhan secara permanen. Beberapa pengamat Timur Tengah yang dihubungi Apaberita.com menilai bahwa keterlibatan langsung Trump menunjukkan perubahan pendekatan dari sekadar mediasi tidak langsung menjadi intervensi yang lebih personal.

Israel sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klaim Trump tersebut. Namun, seorang pejabat senior Israel yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa komunikasi tingkat tinggi antara kedua negara memang berlangsung intensif sebelum pengumuman gencatan senjata. Masyarakat internasional pun menyambut baik perkembangan ini dan berharap agar kedua belah pihak dapat menjaga momentum perdamaian yang telah terbangun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User