Truk Bawa Galon Hantam 8 Kendaraan di Sibolangit
Sebuah truk pengangkut galon air mineral mengalami kegagalan sistem pengereman (rem blong) hingga menabrak delapan kendaraan lain di jalur wisata Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pa...
Sebuah truk pengangkut galon air mineral mengalami kegagalan sistem pengereman (rem blong) hingga menabrak delapan kendaraan lain di jalur wisata Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin pagi. Kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Tanah Merah, Kecamatan Sibolangit tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan sejumlah pengendara lain mengalami luka-luka.
Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Pancur Batu, Inspektur Polisi Satu Polan Harahap, menyatakan kecelakaan maut itu bermula dari truk golongan III dengan nomor polisi BK 9955 QC yang bergerak dari arah Berastagi menuju Medan. “Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, truk pembawa galon air mineral tersebut diduga mengalami rem blong saat menuruni jalanan menanjak di kawasan Tanah Merah,” ujarnya dalam keterangan resmi di lokasi kejadian. Truk yang tidak terkendali tersebut lalu menghantam sederetan kendaraan yang berada di depannya.
Kronologi Kecelakaan Beruntun
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Truk bermuatan galon kosong itu pertama-tama menabrak sebuah mobil minivan berwarna putih. Benturan keras berikutnya mengenai sebuah sepeda motor dan mobil penumpang lain di barisan depan. Total, ada delapan kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut, terdiri dari tiga mobil pribadi, dua unit truk pengangkut barang, dan tiga unit sepeda motor.
Saksi mata, Riko Sihombing, yang saat itu sedang dalam perjalanan, menggambarkan situasi pasca-kecelakaan. “Suara benturan sangat keras. Saya melihat truk besar itu terus melaju hingga ujung kendaraan paling depan karena tidak bisa berhenti. Debu dan asap langsung memenuhi jalan,” katanya. Kondisi jalan yang menurun dan berkelok di kawasan tersebut memang kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas, terutama bagi kendaraan berat dengan muatan berlebih.
Korban Jiwa dan Evakuasi
Dari tiga korban meninggal dunia, dua di antaranya dikonfirmasi sebagai pengendara sepeda motor yang terhimpit di antara kendaraan. Identitas korban yang telah berhasil dikenali adalah Andi Saputra (34 tahun) dan Dewi Sartika (28 tahun), keduanya warga Kecamatan Pancur Batu. Korban meninggal ketiga adalah pengemudi mobil minivan, Budi Santoso (41 tahun), yang mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum daerah Pancur Batu.
Petugas dari Unit Lantas Polsek Pancur Batu bersama tim Medis Puskesmas Sibolangit tiba di lokasi kejadian dalam waktu 15 menit setelah laporan diterima. “Proses evakuasi korban luka maupun meninggal dilakukan dengan hati-hati karena kondisi kendaraan yang ringsek parah dan saling bertumpuk,” ungkap Kapolsek Pancur Batu, Komisaris Polisi Sonny Siregar. Korban luka-luka, berjumlah tujuh orang, segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Penyelidikan dan Pengaturan Lalu Lintas
Kapolsek Sonny Siregar menegaskan bahwa pihaknya sudah mengamankan sopir truk berinisial MR (42 tahun) untuk diperiksa lebih lanjut. “Sopir truk tidak mengalami cedera fisik yang signifikan. Ia sedang dimintai keterangan terkait kronologi kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan sebelum berangkat dari Berastagi,” tegasnya. Penyelidikan awal mengarah pada dugaan kelalaian dalam memastikan kelaikan kendaraan, khususnya sistem pengereman.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur utama Sibolangit-Berastagi sempat tersendat selama lebih dari empat jam. Petugas kepolisian menerapkan sistem buka-tutup secara selektif untuk memperlancar proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. “Kami mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama bagi kendaraan berat yang melintasi daerah tanjakan,” imbau Kompol Sonny Siregar. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengecekan berkala terhadap kondisi teknis kendaraan angkutan barang sebelum melakukan perjalanan di jalur dengan kontur jalan menantang seperti di kawasan Tanah Merah, Sibolangit.
Comments (0)