Aug 29, 2026
Politik

Telin Teken Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

NUSA DUA, BALI — PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang berkiprah di pasar telekomunikasi global, menandatangani empat kerja sama strate...

Telin Teken Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

NUSA DUA, BALI — PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang berkiprah di pasar telekomunikasi global, menandatangani empat kerja sama strategis dalam rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 yang digelar di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Keempat kesepakatan itu mencakup penguatan kapasitas konektivitas internasional, penerapan standar arsitektur digital yang terbuka dan interoperable, serta integrasi kapabilitas jaringan dan pusat data.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam sejumlah instrumen hukum, meliputi Letter of Intent (LOI) dengan PEACE Cable International Network Co., Limited (PEACE), penandatanganan Open API & Open Digital Architecture (ODA) Manifesto bersama TM Forum, Memorandum of Understanding (MoU) dengan SM+, serta MoU dengan PT Graha Telekomunikasi Indonesia (GTI) yang berada di bawah Remala Group dalam kelompok usaha Djarum Group.

Empat Perjanjian Diteken dalam Satu Gelaran

Kesepakatan dengan PEACE diarahkan pada pengembangan kapasitas jaringan koneksi internasional guna menjawab lonjakan kebutuhan lalu lintas data antarnegara. Sementara itu, deklarasi bersama TM Forum menegaskan komitmen Telin terhadap arsitektur digital terbuka, sehingga berbagai platform dan penyedia layanan dapat saling terhubung tanpa hambatan teknis. Adapun kerja sama dengan SM+ dan GTI difokuskan pada pengoptimalan infrastruktur konektivitas, termasuk proyek serat optik dan kapasitas kabel laut.

Penandatanganan MoU antara Telin dan PT Graha Telekomunikasi Indonesia (GTI) untuk BSCS Fiber Pair Project dilakukan sebagai wujud perluasan kolaborasi strategis dalam mengoptimalkan infrastruktur konektivitas internasional. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan konektivitas digital yang kian tinggi, sebagaimana disampaikan manajemen dalam rangkaian acara yang berlangsung di Nusa Dua, Bali.

Menghubungkan Berbagai Pemain dalam Ekosistem Digital

Chief Executive Officer Telin, Abdul Rahman Ansyori, menegaskan bahwa keempat kerja sama tersebut dirancang untuk memperkuat kapabilitas layanan perusahaan sekaligus membuka peluang bisnis baru di pasar global. Ia menyatakan industri digital tengah bergerak menuju ekosistem yang semakin saling terhubung, seiring kebutuhan pelanggan yang terus bertumbuh.

"Membangun kapabilitas global bukan lagi soal memperluas jaringan, tetapi bagaimana kami menghubungkan berbagai teknologi, platform, dan pemain di dalam ekosistem untuk menciptakan lebih banyak pilihan serta nilai bagi pelanggan," ujar Abdul Rahman Ansyori.

Menurut Abdul Rahman Ansyori, keempat kemitraan yang diteken pada BATIC 2026 merefleksikan arah strategis tersebut. Telin, lanjutnya, berkomitmen berada di titik temu berbagai kapabilitas digital guna membuka ruang pertumbuhan baru bagi perusahaan, TelkomGroup, maupun mitra-mitra bisnisnya.

Perluasan Jaringan hingga Mesir dan Prancis

Kemitraan dengan PEACE Cable International Network Co., Limited menjadi salah satu tonggak penting dalam agenda ekspansi Telin. Melalui kerja sama ini, jangkauan jaringan internasional Telin diperluas hingga kawasan Timur Tengah dan Eropa, mencakup Mesir dan Prancis, sejalan dengan meningkatnya permintaan kapasitas konektivitas antarbenua.

PEACE sendiri dikenal sebagai penyelenggara jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Dengan bergabungnya Telin dalam kolaborasi ini, kapasitas rute internasional diharapkan bertambah signifikan, mendukung kebutuhan layanan data, cloud, hingga konektivitas enterprise di lintas kawasan.

Menjaga Posisi di Titik Temu Kapabilitas

Langkah Telin dinilai sejalan dengan tren industri telekomunikasi global yang beralih dari persaingan infrastruktur semata menuju kompetisi ekosistem. Dengan mengadopsi standar terbuka seperti Open API dan Open Digital Architecture, operator dapat menawarkan layanan yang lebih fleksibel dan interoperable lintas platform.

Melalui empat kemitraan strategis tersebut, Telin menargetkan penguatan posisi sebagai operator global yang menghubungkan berbagai pemain industri, mulai dari penyedia jaringan, pusat data, hingga penyedia aplikasi. Rangkaian kerja sama ini juga diharapkan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam peta konektivitas dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User