Tel Aviv - Sebut AS Naif, Israel Mungkin Bertindak Sendiri Melawan Iran

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, melontarkan kecaman tajam terhadap Amerika Serikat atas pendekatan yang dinilainya terlalu lunak terhadap program nuklir Iran. Politisi garis keras

Jul 07, 2026 - 23:57
0 0
Tel Aviv - Sebut AS Naif, Israel Mungkin Bertindak Sendiri Melawan Iran

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, melontarkan kecaman tajam terhadap Amerika Serikat atas pendekatan yang dinilainya terlalu lunak terhadap program nuklir Iran. Politisi garis keras itu menyebut Washington “sangat naif” jika mempercayai Teheran akan meninggalkan ambisi atomnya secara sukarela. Dalam sinyalemen yang mempertegas ketegangan di Timur Tengah, Ben-Gvir bahkan mengisyaratkan bahwa Israel mungkin akan mengambil langkah unilateral untuk menghadapi ancaman dari Republik Islam tersebut.

Peringatan Keras dari Ben-Gvir

Pernyataan kontroversial itu disampaikan Ben-Gvir dalam sebuah wawancara dengan televisi Israel, Channel 7, yang dipantau oleh Apaberita.com pada Rabu (24/6/2026). Sang menteri dengan tegas meragukan itikad baik Iran dalam perundingan nuklir yang selama ini berjalan alot.

“Amerika sangat naif jika mereka berpikir Iran akan meninggalkan program nuklirnya dan membatalkannya, dan melepaskan impian mereka untuk menghancurkan Israel,” ujar Ben-Gvir.

Tidak berhenti di situ, Ben-Gvir menegaskan bahwa keamanan bangsa Yahudi tidak bisa disandarkan pada jaminan atau diplomasi pihak asing, termasuk sekutu dekat seperti Washington. “Menjadi tanggung jawab Israel untuk menghadapi ancaman Iran ini dan bertindak sendiri melawannya,” tegasnya dalam wawancara tersebut.

Bayang-Bayang Eskalasi Militer

Isyarat “bertindak sendiri” yang dilontarkan Ben-Gvir bukanlah retorika baru dari koalisi pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang didominasi sayap kanan. Israel selama bertahun-tahun menempatkan program nuklir Iran sebagai ancaman eksistensial nomor satu. Pernyataan ini muncul ketika Teheran terus memperkaya uranium hingga tingkat kemurnian yang semakin mendekati kapasitas senjata, sementara pengawasan internasional oleh IAEA kian terbatas. Kebuntuan perundingan antara Iran dan kekuatan dunia, termasuk AS, membuat opsi militer preventif kembali mencuat di kalangan pengambil kebijakan Tel Aviv.

Itamar Ben-Gvir sendiri dikenal sebagai figur ultranasionalis yang acap kali mendesak pemerintah untuk bersikap lebih agresif. Ia memandang bahwa hanya kekuatan militer dan determinasi tanpa kompromi yang bisa melindungi Israel dari apa yang ia sebut sebagai “impian Teheran untuk menghancurkan negara Yahudi.” Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Gedung Putih maupun Kementerian Luar Negeri AS mengenai pernyataan terbaru menteri keamanan nasional Israel tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User