Perwira Polisi Alami Patah Kaki saat Amankan Demo di DPR Senin Lalu
Jakarta - Seorang perwira menengah di jajaran Polres Metro Jakarta Pusat harus menjalani perawatan medis serius setelah mengalami cedera pada bagian lutut kanan saat bertugas mengamankan aksi unjuk
Jakarta - Seorang perwira menengah di jajaran Polres Metro Jakarta Pusat harus menjalani perawatan medis serius setelah mengalami cedera pada bagian lutut kanan saat bertugas mengamankan aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR RI, Senin (22/6) lalu. Korban adalah AKBP Adri Desas Furyanto, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Metro Jakarta Pusat.
Kabar mengenai insiden ini dibenarkan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung. Menurutnya, AKBP Adri mengalami benturan keras yang menyebabkan retaknya tulang tempurung lutut. Kombes Reynold menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban menderita patah pada patella atau tulang lutut bagian kanan.
“Diagnosis fraktur patella dextra. Adanya keretakan di bagian lutut kanan,” ujar Kombes Reynold saat dihubungi Apaberita.com, Rabu (24/6).
Kondisi Terkini dan Perawatan Intensif
Pasca kejadian, AKBP Adri segera dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan intensif. Hingga kini, perwira dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi itu masih berada di bawah pengawasan tim medis. Kombes Reynold menyampaikan bahwa meskipun kondisi korban stabil, pihak rumah sakit masih melakukan observasi ketat guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
“Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif. Kami berharap beliau bisa segera pulih dan kembali bertugas,” imbuhnya.
Pihak kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kronologi pasti yang menyebabkan AKBP Adri mengalami cedera. Namun dugaan sementara, benturan terjadi saat korban berupaya mengurai massa aksi yang mulai memanas. Tim internal Polres Metro Jakarta Pusat juga tengah melakukan evaluasi prosedur pengamanan untuk meminimalisir risiko serupa di masa mendatang.
Apresiasi dan Imbauan Pimpinan
Kombes Reynold juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan anak buahnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban saat unjuk rasa berlangsung. Ia menekankan bahwa tugas pengamanan demonstrasi selalu memiliki risiko tinggi, namun seluruh personel tetap berkomitmen menjalankan tugas sesuai prosedur dan mengedepankan langkah persuasif.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang hendak menyampaikan pendapat di muka umum agar senantiasa mematuhi aturan hukum yang berlaku dan menjaga ketertiban bersama. Dengan demikian, potensi insiden yang dapat membahayakan petugas maupun peserta aksi dapat dicegah.
Apaberita.com akan terus memantau perkembangan kondisi AKBP Adri Desas Furyanto dan menyampaikan informasi terbaru kepada pembaca. (Buffy/Apaberita.com)
Comments (0)