Teheran - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa Israel menargetkan pembunuhan terhadap pemimpin terti

Melalui akun media sosial X yang dipantau Apaberita.com pada Kamis (1/7/2026), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melayangkan kecaman pedas. Ia menyindir hubungan Israel dengan Amerika Serikat d

Jul 08, 2026 - 05:05
0 0
Teheran - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa Israel menargetkan pembunuhan terhadap pemimpin terti

Melalui akun media sosial X yang dipantau Apaberita.com pada Kamis (1/7/2026), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melayangkan kecaman pedas. Ia menyindir hubungan Israel dengan Amerika Serikat dan mengancam akan menghukum Tel Aviv jika melampaui batas.

"POTUS (Presiden AS Donald Trump) telah berkomitmen untuk membungkam 'hewan peliharaan' mereka di Tel Aviv. Jika mereka mengabaikan majikan mereka, Iran akan memberi mereka pelajaran. Ancaman apa pun terhadap rakyat dan kepemimpinan kami akan dibalas dengan tanggapan keras dan segera,"

Ancaman Langsung Terhadap Kepala Negara

Pernyataan Israel Katz yang secara terbuka menyebut nama Mojtaba Khamenei sebagai target merupakan eskalasi retorika yang jarang terjadi. Selama ini, konflik antara Iran dan Israel lebih banyak diwarnai oleh serangan siber, sabotase fasilitas nuklir, serta konfrontasi tidak langsung melalui proksi di kawasan. Kini, ancaman langsung terhadap pemimpin tertinggi membuka babak baru ketegangan yang berpotensi memicu konflik berskala lebih luas.

Sindiran "hewan peliharaan" yang dilontarkan Araghchi merujuk pada dukungan kuat Washington terhadap Israel. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan ragu memberikan pelajaran jika Israel bertindak di luar kendali Amerika Serikat. Peringatan ini menunjukkan keyakinan Teheran bahwa setiap ancaman terhadap kepemimpinan mereka tidak akan dibiarkan begitu saja.

Ketegangan Kawasan Meningkat

Laporan Apaberita.com mencatat bahwa hubungan Iran-Israel kembali memasuki fase paling berbahaya dalam beberapa tahun terakhir. Ancaman pembunuhan terhadap Mojtaba Khamenei, yang menggantikan ayahnya Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi, dipandang sebagai provokasi yang dapat memicu respons militer langsung.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian Pertahanan Israel maupun Gedung Putih terkait pernyataan Araghchi. Namun demikian, ketegangan di Timur Tengah terus memanas seiring dengan meningkatnya pertukaran ancaman antara kedua negara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User