SURABAYA, apaberita.com — Suasana tenang pada Rabu sore (9/9/2026) di kawasan Sukolilo mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Sebuah kendaraan mewah Toyota Alphard dilaporkan melaju tak terkendali dan menabrak belasan kendaraan di sepanjang Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Insiden tabrakan beruntun tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada belasan kendaraan roda dua maupun roda empat, serta menyebabkan sejumlah pengguna jalan mengalami luka-luka.
Peristiwa mencekam ini terjadi saat arus lalu lintas di kawasan Menur Pumpungan sedang padat oleh masyarakat yang pulang beraktivitas. Berdasarkan keterangan warga setempat, pengemudi mobil mewah tersebut terlihat melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menghantam belasan kendaraan yang melintas di jalur yang sama maupun dari arah berlawanan secara membabi buta.
Kronologi Insiden Mencekam di Menur Pumpungan
Awal mula insiden tragis ini diduga dimulai ketika mobil Alphard berwarna hitam tersebut pertama kali menyenggol sebuah sepeda motor tak jauh dari area perempatan jalan. Bukannya menghentikan laju kendaraan untuk bertanggung jawab, pengemudi justru diduga panik dan menekan pedal gas lebih dalam demi melarikan diri dari kejaran massa.
"Mobil itu melaju sangat kencang dan tampak tidak terkendali dari arah barat. Setelah menabrak motor pertama, bukannya berhenti tapi malah menambah kecepatan hingga menyapu kendaraan lain di depannya," ungkap Sugeng (45), salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Langkah pengemudi yang nekat tersebut justru memicu kepanikan massal di sepanjang jalan. Dalam hitungan menit, mobil tersebut menghantam puluhan kendaraan lain yang berusaha menghindar. Benturan keras berkali-kali terdengar, membuat warga dan pengguna jalan berhamburan menyelamatkan diri dari terkaman mobil berukuran besar tersebut. Kepulan asap dan serpihan bagian kendaraan tampak berserakan di sepanjang jalan raya.
Kepanikan Warga dan Pengejaran Massa
Melihat tindakan pengemudi yang terus memacu kendaraannya meski telah memakan banyak korban, warga sekitar dan sejumlah pengendara sepeda motor berinisiatif melakukan pengejaran. Aksi pengejaran dramatis ini berlangsung hingga beberapa ratus meter sebelum akhirnya laju mobil Alphard tersebut berhasil terhenti setelah tersangkut pembatas jalan dan dikepung massa yang murka.
Berikut adalah beberapa fakta kunci terkait tragedi kecelakaan beruntun di Menur Pumpungan:
- Jumlah Kendaraan Terdampak: Diperkirakan belasan kendaraan roda dua dan roda empat mengalami kerusakan parah hingga sedang.
- Lokasi Kejadian: Ruas Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.
- Kondisi Arus Lalu Lintas: Sempat mengalami kelumpuhan total selama beberapa jam akibat penanganan evakuasi.
- Tindakan Pengamanan: Pengemudi Alphard langsung dievakuasi oleh kepolisian guna mengantisipasi amuk massa yang emosi.
Warga yang emosi sempat merusak bagian kaca dan bodi mobil mewah tersebut. Beruntung, jajaran kepolisian dari Polsek Sukolilo dan Satlantas Polrestabes Surabaya bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian sehingga emosi warga dapat diredam sebelum situasi semakin tidak terkendali.
Penyelidikan Polisi dan Evakuasi Korban
Petugas kepolisian bersama tim medis yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan darurat. Korban luka-luka segera dievakuasi menggunakan armada ambulans ke rumah sakit terdekat, termasuk RSUD Dr. Soetomo Surabaya, guna mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mendata seluruh korban cedera akibat kecelakaan ini.
"Kami telah mengamankan pengemudi kendaraan Alphard beserta unit kendaraannya ke Polrestabes Surabaya. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penanganan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pengumpulan data saksi. Pengemudi akan menjalani tes urine dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan apakah ada pengaruh alkohol atau zat terlarang," tegas petugas kepolisian di lokasi.
Akibat peristiwa ini, jalur Jalan Menur Pumpungan mengalami kemacetan parah dari kedua arah. Petugas Satlantas terpaksa melakukan rekayasa lalu lintas dan menyiagakan mobil derek untuk memindahkan kendaraan yang rusak parah agar jalur utama tersebut dapat kembali dilalui oleh masyarakat.
Masyarakat mengimbau agar pihak kepolisian menindak tegas pengemudi yang ugal-ugalan dan menuntut pertanggungjawaban penuh atas seluruh kerugian material maupun biaya pengobatan para korban yang terdampak insiden nahas ini.
Comments (0)