Sep 16, 2026
Jawa Timur

GRESIK — Freeport Resume Operasi Smelter Manyar Usai Longsor Grasberg

Aktivitas industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik, Jawa Timur, kembali menunjukkan denyut nadinya yang megah. PT Freeport Indonesia (PTFI) se

GRESIK — Freeport Resume Operasi Smelter Manyar Usai Longsor Grasberg

Aktivitas industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik, Jawa Timur, kembali menunjukkan denyut nadinya yang megah. PT Freeport Indonesia (PTFI) secara resmi mengumumkan bahwa fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) tembaga Manyar telah beroperasi kembali secara bertahap. Langkah penting ini diambil setelah rantai pasokan konsentrat utama dari area tambang Grasberg di Mimika, Papua Tengah, sempat terganggu akibat insiden longsor beberapa waktu lalu.

Kembalinya operasional smelter raksasa ini menjadi sinyal positif bagi penguatan industri dari hulu ke hilir tambang nasional. Penanganan cepat dan terukur dari tim operasional di area tambang bawah tanah maupun fasilitas pelabuhan Mimika memungkinkan pengiriman material konsentrat tembaga menuju Gresik kembali berjalan sesuai skenario pemulihan perusahaan.

Pemulihan Pasokan Pascalongsor di Tambang Grasberg

Sebelumnya, insiden longsoran lumpur basah yang dipicu oleh curah hujan ekstrem menimpa area operasional tambang Grasberg. Peristiwa alam tersebut sempat merusak sejumlah infrastruktur vital penghubung serta memaksa perusahaan menghentikan sementara proses penambangan dan pengiriman konsentrat demi keselamatan para pekerja.

"Keselamatan pekerja adalah prioritas utama kami. Setelah evaluasi menyeluruh dan pembersihan area terdampak, kami memastikan jalur pasokan konsentrat menuju smelter Manyar kembali aman untuk beroperasi," tegas Tony Wenas, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.

Manajemen PTFI memastikan bahwa pemulihan infrastruktur di Mimika berjalan lancar tanpa mengabaikan standar keselamatan kerja yang ketat. Aliran konsentrat ini sangat krusial, mengingat smelter Manyar bergantung penuh pada pasokan bahan baku hasil ekstraksi bijih tembaga berkualitas tinggi dari bumi Papua.

Kapasitas dan Kontribusi Smelter Tembaga Single-Line Terbesar

Smelter Manyar yang berdiri di atas lahan seluas 100 hektar memegang peranan vital dalam peta industri pertambangan Indonesia. Sebagai smelter tembaga dengan desain single-line terbesar di dunia, fasilitas ini diproyeksikan mampu menyerap seluruh hasil produksi konsentrat tembaga dari tambang Grasberg.

Berikut adalah rincian kapasitas operasional dan nilai strategis Smelter Manyar Gresik:

Parameter Operasional Detail Kapasitas / Volume
Kapasitas Pengolahan Konsentrat 1,7 juta ton per tahun
Hasil Katoda Tembaga Sekitar 600.000 ton per tahun
Fasilitas Pemurnian Logam Mulia (PMR) 50 ton emas dan 200 ton perak per tahun
Nilai Investasi Akumulatif Mencapai US$ 3,7 miliar (sekitar Rp58 triliun)

Dengan beroperasinya kembali fasilitas ini, proses penyulingan katoda tembaga murni berspesifikasi tinggi siap dipasok untuk kebutuhan industri dalam negeri maupun pasar ekspor. Katoda tembaga tersebut menjadi bahan baku utama komponen kendaraan listrik (EV), jaringan transmisi listrik nasional, hingga berbagai produk manufaktur elektronik modern.

Mengawal Ambisi Hilirisasi Tambang Nasional

Beroperasinya kembali smelter Manyar disambut lega oleh para pelaku industri dan pemerintah. Proyek ini merupakan bagian integral dari komitmen PTFI dalam mendukung kebijakan hilirisasi tambang yang dicanangkan pemerintah Indonesia guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

"Hilirisasi bukan sekadar pengolahan bahan mentah, melainkan fondasi utama bagi kemandirian industri nasional dalam menghadapi transisi energi global," ungkap seorang analis ketahanan energi. Keberadaan smelter Manyar diyakini mampu menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor katoda tembaga dan produk turunan logam lainnya secara signifikan.

PTFI optimistis tingkat produksi akan terus dinaikkan (ramp-up) secara bertahap hingga mencapai kapasitas penuh pada akhir tahun ini. Upaya pemantauan terhadap stabilitas cuaca dan kondisi geologis di Grasberg juga terus ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User