Start ke-13 Veda Ega di Moto3 Jerman, Uriarte Raih Pole

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akan mengawali balapan Moto3 Jerman 2026 dari posisi ke-13 setelah menjalani sesi kualifikasi yang ketat di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (27/6). Brian Uriarte, pembal...

Jul 12, 2026 - 14:58
0 0

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akan mengawali balapan Moto3 Jerman 2026 dari posisi ke-13 setelah menjalani sesi kualifikasi yang ketat di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (27/6). Brian Uriarte, pembalap asal Spanyol, tampil dominan dengan merebut pole position setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 25,897 detik, unggul 0,213 detik atas David Alonso yang menempati posisi kedua. Ivan Ortola melengkapi baris terdepan dengan menempati posisi ketiga.

Sesi kualifikasi berlangsung dalam kondisi trek yang kering dengan suhu lintasan mencapai 42 derajat Celsius. Ega, yang membela tim Aspar Junior Team, harus menempuh jalur Q1 terlebih dahulu dan berhasil lolos ke Q2 setelah menorehkan catatan waktu 1 menit 26,512 detik. Di fase penentuan, pembalap asal Yogyakarta itu terus memperbaiki catatan waktunya, namun bertabrakan dengan lalu lintas padat di tikungan terakhir sehingga hanya mampu mengantongi posisi start ke-13.

Perjuangan Veda Ega di Tengah Persaingan Ketat

Pada sesi latihan bebas ketiga, Ega sempat menunjukkan potensi dengan menempati peringkat kesembilan. Namun, strategi ban yang kurang optimal pada awal Q2 membuatnya kehilangan momentum. Manajer tim Aspar Junior, Gino Borsoi, menegaskan bahwa catatan waktu Ega pada sektor satu dan dua sebenarnya kompetitif, tetapi gangguan di sektor tiga dan empat menjadi penghambat. “Kami melihat data telemetri bahwa Ega kehilangan sekitar 0,3 detik hanya karena harus mengalah pada pembalap lain saat memasuki tikungan 12. Tanpa insiden itu, ia bisa masuk lima besar,” ujar Borsoi.

Veda Ega sendiri menyatakan tetap optimistis menghadapi balapan hari Minggu. “Posisi 13 memang tidak ideal, tapi Sachsenring terkenal dengan tikungan kiri yang ekstrem dan pengereman keras. Saya akan memanfaatkan slipstream dan mencoba menyalip sejak lap awal. Target saya finis di posisi delapan besar dan mengamankan poin penting untuk klasemen,” kata Ega.

Uriarte Tampil Gemilang, Alonso Ancam di Posisi Kedua

Brian Uriarte, yang baru musim ini bergabung dengan tim Leopard Racing, menunjukkan kematangan dalam mengelola ban soft-soft di lap terbangnya. Catatan 1 menit 25,897 detik menjadi yang tercepat sepanjang akhir pekan, sekaligus memecahkan rekor pribadinya di sirkuit sepanjang 3,671 kilometer ini. “Motor terasa sangat nyaman di tikungan cepat. Tim memberikan set-up yang sempurna. Tapi balapan masih panjang, dan Alonso sangat cepat dalam ritme race,” ujar Uriarte.

David Alonso, juara bertahan Moto3, hanya terpaut tipis dan bertekad merebut kemenangan ketiganya musim ini. Sementara itu, Ivan Ortola yang telah disahkan sebagai pembalap pabrikan KTM untuk musim depan, mengaku akan memanfaatkan posisi ketiga untuk mengamankan podium. Persaingan di baris depan diprediksi berlangsung sengit mengingat karakter Sachsenring yang sempit dan minim titik pengereman.

Data Statistik dan Sejarah Balapan di Sachsenring

Berdasarkan data yang dihimpun, Moto3 Jerman 2026 menjadi seri kedelapan musim ini dan digelar dengan format normal tanpa perubahan jadwal. Sirkuit Sachsenring memiliki 13 tikungan, 10 di antaranya tikungan kiri, sehingga menuntut pengaturan tekanan ban yang presisi. Pada musim 2025, pemenang balapan Moto3 di sirkuit ini start dari posisi kelima, membuktikan bahwa grid belakang bukan halangan mutlak. Ega sendiri pernah menorehkan finis ketujuh di seri yang sama tahun lalu, hasil yang ingin diulanginya musim ini.

Keputusan strategi pemilihan ban akan sangat krusial. Tim Aspar Junior ditetapkan menggunakan kompon medium-soft untuk balapan sepanjang 23 lap, dengan simulasi menunjukkan degradasi ban terkendali pada 10 lap pertama. “Kami sudah menghitung risiko graining, dan kompon ini memberi keseimbangan terbaik antara grip dan durability,” tambah Borsoi dalam rapat koordinasi internal yang digelar Jumat malam.

Agenda Balapan dan Sisa Akhir Pekan

Sesi pemanasan (warm-up) dijadwalkan berlangsung Minggu (28/6) pukul 09.00 waktu setempat, disusul balapan Moto3 pukul 12.00. Fraksi-fraksi pendukung Ega dari Tanah Air sudah memadati tribun sudut Omega, siap memberikan dukungan penuh. Panitia penyelenggara menindaklanjuti permintaan keamanan ekstra menyusul lonjakan penonton yang mencapai 92.000 orang pada hari pertama.

Dengan posisi start yang tidak menguntungkan, Veda Ega diharapkan tetap tenang dan memanfaatkan pengalaman panjangnya di Eropa. Apabila mampu melewati tikungan pertama tanpa insiden, peluang untuk merangsek ke baris depan masih terbuka lebar, mengingat karakter balapan Moto3 yang kerap melahirkan kejutan hingga lap-lap akhir.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User