Siti Muntamah Resmi Maju Pilkada Bandung dengan Dukungan PKS

BANDUNG — Peta kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Kota Bandung semakin mengerucut. Siti Muntamah, yang dikenal luas dengan sapaan Ummi Oded, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk bertarung sebag...

Siti Muntamah Resmi Maju Pilkada Bandung dengan Dukungan PKS

BANDUNG — Peta kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Kota Bandung semakin mengerucut. Siti Muntamah, yang dikenal luas dengan sapaan Ummi Oded, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk bertarung sebagai bakal calon Wali Kota Bandung. Kepastian ini diperoleh setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan surat rekomendasi dukungan resmi kepada istri mendiang Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, tersebut.

Keputusan strategis ini diumumkan dalam sebuah acara deklarasi yang digelar di Sekretariat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, pada Selasa (25/6/2024). Penyerahan surat tugas dilakukan langsung oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, didampingi oleh jajaran pengurus teras DPW PKS Jawa Barat. Momen ini sekaligus menepis spekulasi publik mengenai langkah politik Ummi Oded pasca-kepergian sang suami yang menjabat sebagai Wali Kota Bandung periode 2018–2021.

“Hari ini saya menerima amanah dari Partai Keadilan Sejahtera untuk melanjutkan perjuangan di Kota Bandung. Ini bukan tentang ambisi pribadi, melainkan tentang melanjutkan estafet program dan cita-cita besar membangun Bandung yang lebih sejahtera,” ujar Siti Muntamah di hadapan kader dan simpatisan yang hadir.

Mesin Politik PKS Bergerak Penuh

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, menegaskan bahwa dukungan kepada Siti Muntamah merupakan hasil dari proses penjaringan yang ketat dan mendalam. Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) menilai rekam jejak almarhum Oded M. Danial yang lekat dengan nilai-nilai kerakyatan merupakan modalitas besar yang akan direplika oleh sang istri. PKS optimistis figur Ummi Oded mampu merekatkan koalisi masyarakat akar rumput.

Berdasarkan data internal partai, PKS memiliki basis massa yang solid di Bandung. Pada Pemilu Legislatif 2024, partai berlambang bulan sabit kembar ini berhasil meraup suara signifikan dan menempatkan kader-kadernya di DPRD Kota Bandung. Syaikhu menyatakan mesin partai dari tingkat ranting hingga cabang akan diinstruksikan untuk bekerja maksimal memenangkan pasangan yang kelak akan diusung.

“Kami melihat Ummi Oded memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Beliau adalah pendamping setia almarhum Mang Oded selama bertahun-tahun, memahami seluk-beluk birokrasi dan persoalan warga. Kami tidak sekadar mencari calon kepala daerah, tetapi negarawan yang paham kebutuhan warganya,” kata Ahmad Syaikhu.

Mengusung Narasi Keberlanjutan

Dalam pernyataan visinya, Siti Muntamah menekankan pentingnya keberlanjutan program-program strategis yang telah dirintis oleh pendahulunya. Konsep ‘Bandung Juara’ yang menjadi roh pembangunan di era kepemimpinan Oded M. Danial akan menjadi pijakan utama. Namun demikian, Ummi Oded menegaskan akan melakukan penyesuaian dan inovasi sesuai dengan dinamika kebutuhan masyarakat Bandung pasca-pandemi.

Beberapa isu krusial yang menjadi fokus perhatian bakal calon wali kota ini meliputi penanganan kemacetan, pengelolaan sampah, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Data menunjukkan bahwa tingkat kemacetan di Kota Bandung kembali meningkat pasca-pelonggaran pembatasan, sementara volume sampah harian menembus angka 1.500 ton yang perlu penanganan struktural.

Tim pemenangan Ummi Oded yang baru saja terbentuk menyatakan tengah melakukan pemetaan potensi suara di lima wilayah pemilihan. Mereka menargetkan untuk merebut kembali simpati pemilih muslim perkotaan dan emak-emak yang menjadi basis loyal almarhum Oded M. Danial.

Dinamika Koalisi dan Peta Pesaing

Meski telah mengantongi dukungan resmi dari PKS, langkah Siti Muntamah belum berhenti sampai di situ. Peraturan perundang-undangan mengharuskan setiap pasangan calon diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik dengan minimal 20 persen kursi di DPRD. Saat ini, Tim Koalisi Ummi Oded tengah membuka komunikasi intensif dengan sejumlah partai politik lain yang memiliki kesamaan platform, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat.

Di sisi lain, konstelasi politik di Kota Bandung semakin dinamis. Sejumlah nama kuat telah menyatakan minat untuk maju. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung dijadwalkan akan membuka pendaftaran resmi pada Agustus 2024 mendatang. Para pengamat politik lokal menilai, masuknya Ummi Oded akan mengubah konfigurasi perolehan suara secara signifikan, mengingat tingginya elektabilitas figur Oded M. Danial di mata warga Bandung.

Dalam sesi tanya jawab seusai deklarasi, Ummi Oded menyampaikan bahwa ia tidak gentar menghadapi kompetisi. Modal sosial berupa solidaritas puluhan ribu warga yang dirasakan saat musibah wafatnya suaminya menjadi energi spiritual tersendiri. “Saya merasa ini panggilan. Insya Allah, amanah ini akan saya emban dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User