Siswi Sekolah Rakyat Polewali Mandar Ditetapkan Jadi Paskibraka Nasional 2026
Ismi Ulfaida, siswi Sekolah Rakyat Polewali Mandar, ditetapkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 dalam rangkaian upacara penurunan bendera di Istana Negara, Ja...
Ismi Ulfaida, siswi Sekolah Rakyat Polewali Mandar, ditetapkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 dalam rangkaian upacara penurunan bendera di Istana Negara, Jakarta, pada Minggu, 17 Agustus 2026. Penetapan siswi asal Sulawesi Barat tersebut menandai keikutsertaannya dalam tugas kenegaraan yang diselenggarakan dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam keputusan yang ditetapkan melalui proses seleksi ketat, Ismi terpilih mewakili kontingen pelajar dari satuan pendidikan yang berada di wilayah administrasi Kabupaten Polewali Mandar.
Proses Seleksi dan Penetapan
Penetapan Ismi Ulfaida sebagai Paskibraka Nasional 2026 menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi tingkat pusat yang membahas susunan pasukan upacara bendera dalam rangkaian HUT RI. Dalam rapat tersebut, panitia menyatakan bahwa seleksi dilaksanakan berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta peraturan pelaksanaan upacara kenegaraan. Sebanyak 76 siswa dari berbagai satuan pendidikan di 34 provinsi mengikuti seleksi administrasi, tes kesehatan, wawancara, dan pelatihan fisik intensif selama tujuh hari di Pusdiklat Nasional. Dari jumlah tersebut, hanya 17 siswa yang ditetapkan sebagai anggota inti Paskibraka untuk upacara di Istana Negara.
Ketua Pelaksana seleksi pusat menyatakan bahwa keputusan ini disahkan setelah melalui verifikasi berjenjang yang melibatkan Dinas Pendidikan daerah, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, serta Sekretariat Negara. Ismi tercatat sebagai satu-satunya perwakilan dari jenjang Sekolah Rakyat yang berhasil lolos dalam seleksi Pleno akhir pada 10 Agustus 2026. Proses Pleno tersebut meninjau aspek kedisiplinan, pengetahuan wawasan kebangsaan, dan performa teknis pengibaran bendera yang dilakukan di Lapangan Pancasila, Jakarta Pusat.
Profil dan Prestasi Ismi Ulfaida
Ismi Ulfaida merupakan siswi kelas XII Sekolah Rakyat Polewali Mandar yang telah menunjukkan prestasi gemilang di tingkat daerah maupun nasional. Selama menempuh pendidikan, ia menyandang predikat siswa berprestasi utama di satuan pendidikannya pada periode akademik 2025/2026. Selain aktivitas akademik, ia aktif dalam organisasi intra sekolah dan pernah meraih juara pertama lomba pidato bahasa Indonesia tingkat provinsi Sulawesi Barat. Prestasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penilaian seleksi Paskibraka yang tidak hanya mengukur kemampuan fisik, tetapi juga kompetensi komunikasi dan kepemimpinan.
"Saya bersyukur dapat terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026. Semangat pantang menyerah dan dukungan dari guru-guru di Sekolah Rakyat Polewali Mandar menjadi kekuatan bagi saya untuk terus mengabdi pada bangsa," ujar Ismi Ulfaida, Siswi Sekolah Rakyat Polewali Mandar dan Anggota Paskibraka Nasional 2026.
Dalam Rapat Koordinasi teknis yang digelar pada 12 Agustus 2026, panitia menegaskan bahwa keikutsertaan siswa dari satuan pendidikan non-elit menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan luas kepada seluruh warga negara. Anggaran pelaksanaan pengiriman dan akomodasi kontingen Paskibraka ditetapkan melalui mekanisme dana alokasi khusus yang disalurkan oleh Kementerian Sekretariat Negara. Dana tersebut mencakup biaya transportasi, seragam upacara, konsumsi, dan pendampingan selama masa karantina di Wisma Atlet, Jakarta.
Pelaksanaan Upacara di Istana Negara
Upacara penurunan bendera yang berlangsung di halaman Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2026 dihadiri oleh pejabat tinggi negara, anggota lembaga tinggi negara, serta perwakilan dari berbagai Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat. Ismi Ulfaida bertugas sebagai pengerek bendera dalam formasi yang disusun oleh Komandan Upacara. Tugas tersebut dilaksanakan setelah sebelumnya seluruh anggota Paskibraka menjalani gladi bersih resmi di lokasi pada 15 dan 16 Agustus 2026. Suhu udara di Jakarta yang mencapai 32 derajat Celcius pada siang hari tidak menyurutkan konsentrasi pasukan dalam menjalankan tugas kenegaraan.
Kepala Protokol Istana Kepresidenan yang hadir dalam sesi peninjauan terakhir menyatakan bahwa formasi Paskibraka tahun ini menampilkan komposisi yang beragam secara sosial dan geografis. Keputusan untuk memasukkan siswa dari Sekolah Rakyat dalam barisan pengibar bendera dinilai sebagai bentuk afirmasi pendidikan yang sejalan dengan program pemerintah dalam memeratakan akses pendidikan berkualitas. Upacara tersebut berlangsung selama 45 menit dan diikuti oleh 3.500 undangan yang duduk di tribun utama dan area khusus tamu kehormatan.
Setelah menyelesaikan tugasnya, Ismi Ulfaida bersama kontingen Paskibraka lainnya menerima piagam penghargaan dan tanda pengenal resmi dari panitia pusat. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara jamuan kenegaraan yang digelar di Ruang Bima Istana Negara pada pukul 19.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 di Istana tersebut berlangsung tertib dan sesuai dengan protokol kenegaraan yang berlaku.
Comments (0)