BGN Evaluasi SPPG Karo dan Terapkan Chemical Test Polri

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Sentra Produksi Pangan Gerakan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sebagai tindak lanjut insiden keracunan yang menimpa progr...

BGN Evaluasi SPPG Karo dan Terapkan Chemical Test Polri

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Sentra Produksi Pangan Gerakan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sebagai tindak lanjut insiden keracunan yang menimpa program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut. Dalam peninjauan langsung ke dapur produksi, Sudaryono menyatakan bahwa BGN akan mengadopsi prosedur chemical test yang telah diterapkan oleh SPPG Kepolisian Republik Indonesia guna menjamin keamanan pangan dan meningkatkan standar gizi bagi penerima manfaat.

Peninjauan Langsung di Sentra Produksi Karo

Sudaryono tiba di lokasi SPPG Karo untuk memastikan seluruh tahapan pengolahan makanan berjalan sesuai protokol keamanan yang ditetapkan. Pemeriksaan tersebut dilakukan pasca terjadinya kasus keracunan massal yang melibatkan pelajar penerima MBG di daerah tersebut. Kepala BGN menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar inspeksi rutin, melainkan bagian dari keputusan Rapat Koordinasi internal untuk memperbaiki sistem pengawasan yang berkelanjutan.

"Kami tidak bisa membiarkan insiden serupa terulang kembali. Setiap SPPG harus memenuhi standar keamanan tertinggi sebelum distribusi makanan dilakukan," tegas Sudaryono dalam keterangan resmi di lokasi. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti temuan lapangan dengan penerbitan kebijakan operasional baru yang mengikat seluruh satuan kerja BGN di tingkat daerah.

Penerapan Chemical Test dan Standar Keamanan

Salah satu keputusan utama yang diambil dalam evaluasi ini adalah penerapan uji chemical test serupa dengan model yang dijalankan SPPG Polri. Mekanisme tersebut dirancang untuk mendeteksi kontaminasi bahan berbahaya, kadaluwarsa bahan baku, serta penyimpangan komposisi gizi sebelum makanan disalurkan ke sekolah-sekolah dan masyarakat penerima. Sudaryono menyatakan bahwa langkah ini diperlukan untuk membangun kepercayaan publik terhadap program MBG yang menjadi prioritas pemerintah.

"Standar gizi tidak bisa dikompromikan. Chemical test dari Polri telah terbukti efektif, dan kami akan menyesuaikannya dalam struktur operasional BGN," ujar Kepala BGN Sudaryono.

Menurut rencana, seluruh dapur SPPG di wilayah rawan akan dilengkapi dengan perangkat uji cepat dan personel yang terlatih dalam prosedur laboratorium sederhana. BGN juga akan membentuk tim inspeksi dadakan yang berwenang melakukan pengecekan berkala tanpa perlu pemberitahuan sebelumnya kepada operator lapangan.

Penegakan Disiplin dan Reformasi Internal BGN

Evaluasi di Karo sekaligus menjadi bagian dari reformasi internal BGN yang telah memecat 261 pegawai bermasalah dalam waktu dekat. Sudaryono menegaskan bahwa tindakan tegas tersebut menunjukkan komitmen badan tersebut untuk membersihkan tubuh organisasi dari praktik tidak profesional yang berpotensi membahayakan keselamatan konsumen. Ia menyatakan bahwa keputusan pemecatan diambil berdasarkan hasil audit kinerja dan temuan pelanggaran disiplin yang signifikan.

"Reformasi ini bersifat menyeluruh, mulai dari sumber daya manusia hingga standar operasional produksi. Tidak ada toleransi bagi mereka yang mengabaikan protokol keamanan pangan," tutur Sudaryono. Ia menambahkan bahwa BGN tengah menyusun sistem rekrutmen baru dengan filter ketat untuk mengganti posisi yang lowong, termasuk verifikasi latar belakang kesehatan dan kompetensi teknis calon pegawai.

Dengan diterapkannya chemical test dan penguatan pengawasan internal, BGN berharap program MBG dapat berjalan sesuai target tanpa ada lagi insiden yang mengancam kesehatan penerima manfaat. Sudaryono menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut akan terus dievaluasi secara berkala melalui mekanisme Rapat Koordinasi pusat dan daerah untuk menjamin akuntabilitas pelaksanaan program.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User