Siswa Sekolah Rakyat Tampil Paduan Suara di Istana Negara

Siswi Sekolah Rakyat Jessie Nababan tampil sebagai anggota paduan suara dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Minggu, 17 Agustus 2026. Pe...

Siswa Sekolah Rakyat Tampil Paduan Suara di Istana Negara

Siswi Sekolah Rakyat Jessie Nababan tampil sebagai anggota paduan suara dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Minggu, 17 Agustus 2026. Penampilan tersebut menandai partisipasi langsung peserta program pendidikan alternatif dalam upacara kenegaraan setelah ia menjalani masa putus sekolah salama empat tahun. Acara yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah, anggota dewan perwakilan, dan undangan negara.

Penampilan dalam Upacara Kenegaraan

Pada pukul 09.15 Waktu Indonesia Barat, Jessie Nababan berdiri bersama 49 pelajar lainnya di area paduan suara yang ditetapkan dalam area upacara. Mereka menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu perjuangan dalam rangkaian prosesi yang disahkan sebagai bagian dari keputusan panitia penyelenggara HUT RI. Lokasi penampilan berada di halaman utama Istana Negara, tepat di sebelah barat podium kehormatan.

Usia Jessie saat ini 16 tahun, dan ia menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat setelah sebelumnya tidak melanjutkan sekolah selama empat tahun akibat keterbatasan ekonomi. Program Sekolah Rakyat yang berbasis di DKI Jakarta ini memberinya akses pendidikan dasar dan menengah yang diselenggarakan berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sebagaimana diperbarui dengan regulasi terkini. Dalam rapat koordinasi yang digelar dua pekan sebelum upacara, panitia menetapkan bahwa paduan suara akan melibatkan siswa dari latar belakang pendidikan nonformal sebagai bentuk pengakuan terhadap keberagaman jalur pendidikan.

"Saya merasa sangat bangga bisa berdiri di Istana Negara dan menyanyikan lagu untuk bangsa kita. Empat tahun saya tidak sekolah, dan program ini mengembalikan harapan saya untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Jessie Nababan, siswi Sekolah Rakyat, usai penampilan.

Kebijakan Pendidikan dan Partisipasi Sipil

Kehadiran siswa Sekolah Rakyat dalam acara kenegaraan tersebut menindaklanjuti kebijakan pemerintah untuk memperkuat peran pendidikan nonformal dalam pembangunan sumber daya manusia. Fraksi-fraksi di dalam dewan perwakilan rakyat dalam pleno terakhirnya menyatakan dukungan terhadap pendanaan program pendidikan alternatif yang menyasar anak-anak putus sekolah. Anggaran yang disalurkan kepada Sekolah Rakyat tahun 2026 mencapai peningkatan sebesar 18 persen dibandingkan tahun anggaran sebelumnya, yang memungkinkan pembukaan kelas-kelas baru di lima wilayah administrasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi menegaskan bahwa penampilan di Istana Negara bukan sekadar simbolis, melainkan pengakuan resmi terhadap capaian peserta didik jalur nonformal. Menurut data yang disampaikan dalam rapat koordinasi teknis pada 5 Agustus 2026, jumlah siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mencapai 12.450 orang, dengan 3.280 di antaranya berada di wilayah DKI Jakarta.

"Partisipasi Jessie dan teman-temannya membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tidak terbatas pada jalur formal semata. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Sekolah Rakyat agar tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal," tegasnya dalam keterangan resmi di lokasi acara.

Harapan dan Rekonstruksi Sosial

Dalam narasi kebijakan publik, keberhasilan Jessie Nababan kembali ke bangku pendidikan setelah vakum selama 1.460 hari menjadi salah satu contrik nyata efektivitas intervensi pemerintah. Program Sekolah Rakyat yang diikuti Jessie diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta dengan kurikulum adaptif yang memadukan pendidikan akademik dan keterampilan hidup. Setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah pertama, Jessie direncanakan akan melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah atas dengan beasiswa yang ditetapkan melalui skema bantuan operasional.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan bahwa pemilihan Jessie sebagai salah satu anggota paduan suara melalui proses audisi internal yang berlangsung selama tiga hari di Balai Kota. Dari 150 siswa Sekolah Rakyat yang mengikuti seleksi, hanya 10 orang yang terpilih untuk tampil di Istana Negara. Proses audisi tersebut diawasi langsung oleh tim juri yang terdiri dari musisi profesional dan perwakilan Sekretariat Negara.

Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara tahun 2026 dihadiri oleh 2.500 undangan resmi, dengan 250 di antaranya merupakan perwakilan dari berbagai sektor pendidikan. Penampilan paduan suara yang melibatkan siswa Sekolah Rakyat berlangsung selama 25 menit sebagai bagian dari rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Pemerintah menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dikembangkan dalam perayaan hari besar kenegaraan mendatang sebagai bentuk afirmasi terhadap akses pendidikan yang inklusif dan merata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User