Seskab Teddy Umumkan Perluasan Akses Magang Nasional 2026, Difabel dan Lulusan Profesi Kini Bisa Mendaftar
Apaberita.com, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa pendaftaran program Magang Nasional 2026 akan resmi dibuka pada 15 Juli mendatang. Kabar penting yang diu
Apaberita.com, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa pendaftaran program Magang Nasional 2026 akan resmi dibuka pada 15 Juli mendatang. Kabar penting yang diumumkan adalah perluasan kriteria peserta, di mana untuk pertama kalinya lulusan pendidikan profesi dan penyandang disabilitas dapat mengikuti program magang berskala nasional tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Teddy saat memberikan keterangan kepada awak media di Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026). Dalam kesempatan itu, Teddy menegaskan bahwa langkah perluasan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk membuka akses pengembangan karir yang lebih setara bagi seluruh warga negara.
“Ada tambahan juga, jadi selain dari mahasiswa yang baru lulus S1, tapi juga nanti ada beberapa yang dapat ikut program ini, yaitu dari (pendidikan) profesi, kemudian dari saudara-saudara kita penyandang difabel, disabilitas,” ujar Teddy kepada wartawan di lokasi.
Dengan kebijakan baru ini, Magang Nasional 2026 tidak hanya menjadi milik sarjana strata satu. Lulusan dari berbagai jalur pendidikan profesi, seperti dokter, apoteker, arsitek, hingga berbagai profesi lainnya yang memiliki gelar profesi, kini memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan pengalaman kerja terstruktur di instansi pemerintah maupun perusahaan mitra. Begitu pula dengan para penyandang difabel yang selama ini kerap menghadapi tantangan lebih dalam memasuki dunia kerja formal.
Selain perluasan kriteria peserta, pemerintah juga meningkatkan kuota penerimaan secara signifikan. Teddy memaparkan bahwa Magang Nasional tahun ini akan menampung hingga 150.000 peserta. Jumlah ini melonjak 50 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya menyediakan 100.000 tempat. Peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja muda yang membutuhkan jembatan menuju pekerjaan tetap.
Informasi lengkap mengenai skema pendaftaran, persyaratan, serta perusahaan dan instansi yang menjadi lokasi magang akan segera diumumkan secara daring melalui kanal resmi pemerintah. Teddy mengimbau para lulusan baru, baik dari jalur akademik, profesi, maupun para penyandang disabilitas, untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan dan memantau informasi lebih lanjut menjelang tanggal 15 Juli 2026. Ia menekankan bahwa program Magang Nasional dirancang bukan hanya untuk memberikan pelatihan teknis, tetapi juga untuk membangun jejaring profesional yang kuat bagi para peserta di masa depan.
Comments (0)